Penjualan Masih Kecil, Polytron Akui Ketatnya Persaingan Pasar EV

Penjualan Polytron yang hanya ratusan unit membuat mereka lebih realistis dalam menjual mobil listrik

Penjualan Masih Kecil, Polytron Akui Ketatnya Persaingan Pasar EV
Adi Hidayat

KatadataOTO – Penjualan mobil Polytron di Indonesia masih terbilang kecil. Sejak memulai penjualannya di Juli 2025, pabrikan asal Kudus ini baru berhasil mencatat retail sales sebanyak 208 unit.

Angka terbesarnya ada pada Oktober 2025 dengan penjualan sebesar 103 unit. Jumlah itu kemudian mengalami penurunan di November 2025 karena hanya mampu mengirim 58 unit ke pelanggan.

Meski masih terbilang rendah, Diantika, General Manager Corporate Communication Polytron menilai hal tersebut masih wajar. Pasalnya mereka memang masih baru memulai penjualan sehingga belum banyak masyarakat yang mengenal produk mereka.

“Berbeda dibanding motor listrik, mobil G3 dan G3+ masih terbilang baru di Indonesia. Sehingga banyak orang yang belum mengenalnya,” ungkapnya pada KatadataOTO.

Polytron G3
Photo: KatadataOTO

Selain itu ketatnya persaingan dengan pabrikan asal Cina memberi dampak yang cukup signifikan terhadap penjualan. Pasalnya produk asing tersebut dibanderol dalam beragam keunggulan mulai dari teknologi hingga harga.

“Untuk di mobil persaingannya memang cukup ketat karena sekarang persaingannya tidak sebatas produk tapi juga harga. Sementara kami masih baru mulai di tahun ini dan masih belajar untuk bisa bersaing di dalamnya,” ungkapnya.

Meski demikian dirinya menilai apa yang sudah dilakukan Polytron sudah sangat baik. Terlebih mereka merupakan salah satu merek lokal namun mampu bersaing dengan pabrikan global.

“Tapi bukan berarti kami diam saja karena tahun depan Polytron akan melakukan gebrakan baru sehingga diharapkan penjualannya bisa lebih baik,” tegasnya.

Perlu diketahui bahwa saat ini Polytron memiliki mobil listrik G3 dan G3+. Model tersebut ditawarkan dengan harga Rp 299 jutaan sampai Rp 339 jutaan bila menggunakan skema sewa baterai.

Sementara  bila ingin membelinya beserta baterai maka pelanggan harus membayar Rp 419 juta sampai Rp 459 jutaan.

Mobil listrik Polytron dibekali baterai berkapasitas 51,9 kWh, tawarkan jarak tempuh 402 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.

Polytron
Photo: KatadataOTO

Tersedia opsi fast charging yang memungkinkan baterai diisi dalam waktu singkat, 20 persen ke 70 persen kurang dari 30 menit.

Motor elektrik pada Polytron G3 diklaim menghasilkan tenaga 150 kW atau setara 201 hp dengan torsi puncak 320 Nm, disalurkan ke roda depan.


Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 27 April 2026, Didukung ETLE

ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 April 2026

Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi

news
SIM Keliling Bandung

Simak 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 27 April 2026

Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara

otosport
Alex Marquez

Hasil MotoGP Spanyol 2026: Alex Menang, Marc Marquez Crash

Alex Marquez berhasil tampil mendominasi balapan di sirkuit Jerez dalam seri lanjutan MotoGP Spanyol 2026

mobil
Jetour

Jetour Nilai Mobil Listrik Kompak Cocok untuk Pasar RI

Konsumen Indonesia dinilai lebih menyukai mobil listrik berukuran kecil, Jetour masih melakukan studi

mobil
Changan

Changan Lumin 4 Pintu Bakal Sapa Indonesia

Changan Lumin versi 4 pintu diyakini akan menyapa Indonesia untuk konsumen yang membutuhkan ruang lebih lapang

mobil
Lepas

Persiapan Lepas L6 PHEV Mengaspal di Indonesia, Tes Jalan di Cina

Lepas L6 PHEV tengah melakukan Global Journey of Elegant Driving usai dikenalkan di Beijing Auto Show 2026

otosport
Motul

Motul Investasi di FIM EWC World Endurance Championship

Motul berkolaborasi dengan EMP untuk terlibat di ajang balap motor ketahanan FIM EWC World Endurance Championship