Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru di 2026 Masih Akan Berlanjut
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Polytron yang hanya ratusan unit membuat mereka lebih realistis dalam menjual mobil listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil Polytron di Indonesia masih terbilang kecil. Sejak memulai penjualannya di Juli 2025, pabrikan asal Kudus ini baru berhasil mencatat retail sales sebanyak 208 unit.
Angka terbesarnya ada pada Oktober 2025 dengan penjualan sebesar 103 unit. Jumlah itu kemudian mengalami penurunan di November 2025 karena hanya mampu mengirim 58 unit ke pelanggan.
Meski masih terbilang rendah, Diantika, General Manager Corporate Communication Polytron menilai hal tersebut masih wajar. Pasalnya mereka memang masih baru memulai penjualan sehingga belum banyak masyarakat yang mengenal produk mereka.
“Berbeda dibanding motor listrik, mobil G3 dan G3+ masih terbilang baru di Indonesia. Sehingga banyak orang yang belum mengenalnya,” ungkapnya pada KatadataOTO.
Selain itu ketatnya persaingan dengan pabrikan asal Cina memberi dampak yang cukup signifikan terhadap penjualan. Pasalnya produk asing tersebut dibanderol dalam beragam keunggulan mulai dari teknologi hingga harga.
“Untuk di mobil persaingannya memang cukup ketat karena sekarang persaingannya tidak sebatas produk tapi juga harga. Sementara kami masih baru mulai di tahun ini dan masih belajar untuk bisa bersaing di dalamnya,” ungkapnya.
Meski demikian dirinya menilai apa yang sudah dilakukan Polytron sudah sangat baik. Terlebih mereka merupakan salah satu merek lokal namun mampu bersaing dengan pabrikan global.
“Tapi bukan berarti kami diam saja karena tahun depan Polytron akan melakukan gebrakan baru sehingga diharapkan penjualannya bisa lebih baik,” tegasnya.
Perlu diketahui bahwa saat ini Polytron memiliki mobil listrik G3 dan G3+. Model tersebut ditawarkan dengan harga Rp 299 jutaan sampai Rp 339 jutaan bila menggunakan skema sewa baterai.
Sementara bila ingin membelinya beserta baterai maka pelanggan harus membayar Rp 419 juta sampai Rp 459 jutaan.
Mobil listrik Polytron dibekali baterai berkapasitas 51,9 kWh, tawarkan jarak tempuh 402 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Tersedia opsi fast charging yang memungkinkan baterai diisi dalam waktu singkat, 20 persen ke 70 persen kurang dari 30 menit.
Motor elektrik pada Polytron G3 diklaim menghasilkan tenaga 150 kW atau setara 201 hp dengan torsi puncak 320 Nm, disalurkan ke roda depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
04 Juni 2026, 07:37 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta