Penjualan Lesu, VinFast Mau Tunda Produksi di Pabrik AS

Seharusnya produksi mulai Juli 2024, VinFast dikabarkan bakal tunda operasional pabrik di AS karena penjualan lesu

Penjualan Lesu, VinFast Mau Tunda Produksi di Pabrik AS

KatadataOTO – Merek otomotif Vietnam, VinFast tengah gencar memasarkan kendaraan listrik di pasar global termasuk Amerika Serikat. Rencana tersebut nampaknya terhambat oleh penjualan yang terbilang lesu.

Dilansir dari Carscoops, Jumat (31/5) sepanjang 2023 VinFast hanya menjual kurang dari 1.000 unit di AS. Padahal mereka sudah membangun fasilitas perakitan senilai 4 miliar USD di Carolina Utara.

VinFast sendiri mulai berinvestasi di AS pada 2022, dimulai sebelum resmi menjual lini mobil listriknya. Seiring waktu merek itu terlihat kesulitan 

Untuk diketahui pabrik tersebut diklaim mampu merakit 150.000 unit kendaraan setiap tahun. Awalnya direncanakan mulai beroperasi Juli 2024.

VinFast
Photo : VinFast

Namun sejumlah sumber mengindikasikan bahwa VinFast bakal menunda produksi di fasilitas tersebut sampai 2025. 

Sumber lain yakni juru bicara regional di Carolina Utara mengungkapkan, VinFast telah melakukan revisi ukuran pabrik sebanyak dua kali berturut-turut. Terakhir diajukan perubahan pada April namun masih dalam peninjauan.

Sebelum kabar penundaan produksi itu mencuat, pihak VinFast ungkap penjualan di awal 2024 memang cenderung lambat. Pabrikan masih punya target ambisius tahun ini yaitu 100.000 unit mobil listrik secara global.

Selain AS, VinFast juga tengah melakukan ekspansi ke pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia dilanjutkan pembangunan pabrik di India pada 2026.

Rencana VinFast di Indonesia

Pada awal 2024, Surachman Nugroho, Sales and Network Director VinFast Indonesia mengatakan pabrik bakal didirikan di kawasan Bekasi seluas lebih dari 200 hektar.

“Ground Breaking akan dilakukan tahun ini dan rencananya pabrik ini akan menjadi basis produksi model setir kanan yang akan memenuhi kebutuhan unit di beberapa negara,” ucap dia beberapa waktu lalu.

 Hal itu turut dikonfirmasi oleh Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves.

VinFast akan dirikan pabrik
Photo : KatadataOTO

“Sepengetahuan saya adalah VinFast. Ada beberapa pabrikan lain mereka itu kerja sama dengan existing companies di Indonesia,” kata Rachmat.

Menyasar perusahaan taksi online VinFast akan dijual tanpa baterai seharga Rp 315 jutaan. Berlaku metode sewa baterai mulai Rp 1,5 jutaan sampai Rp 2,6 jutaan.


Terkini

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit