Hyundai Ioniq 5 Ditawarkan Dengan Sistem Sewa Mulai Rp 15 Juta
12 Februari 2026, 11:00 WIB
Seharusnya produksi mulai Juli 2024, VinFast dikabarkan bakal tunda operasional pabrik di AS karena penjualan lesu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek otomotif Vietnam, VinFast tengah gencar memasarkan kendaraan listrik di pasar global termasuk Amerika Serikat. Rencana tersebut nampaknya terhambat oleh penjualan yang terbilang lesu.
Dilansir dari Carscoops, Jumat (31/5) sepanjang 2023 VinFast hanya menjual kurang dari 1.000 unit di AS. Padahal mereka sudah membangun fasilitas perakitan senilai 4 miliar USD di Carolina Utara.
VinFast sendiri mulai berinvestasi di AS pada 2022, dimulai sebelum resmi menjual lini mobil listriknya. Seiring waktu merek itu terlihat kesulitan
Untuk diketahui pabrik tersebut diklaim mampu merakit 150.000 unit kendaraan setiap tahun. Awalnya direncanakan mulai beroperasi Juli 2024.
Namun sejumlah sumber mengindikasikan bahwa VinFast bakal menunda produksi di fasilitas tersebut sampai 2025.
Sumber lain yakni juru bicara regional di Carolina Utara mengungkapkan, VinFast telah melakukan revisi ukuran pabrik sebanyak dua kali berturut-turut. Terakhir diajukan perubahan pada April namun masih dalam peninjauan.
Sebelum kabar penundaan produksi itu mencuat, pihak VinFast ungkap penjualan di awal 2024 memang cenderung lambat. Pabrikan masih punya target ambisius tahun ini yaitu 100.000 unit mobil listrik secara global.
Selain AS, VinFast juga tengah melakukan ekspansi ke pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia dilanjutkan pembangunan pabrik di India pada 2026.
Pada awal 2024, Surachman Nugroho, Sales and Network Director VinFast Indonesia mengatakan pabrik bakal didirikan di kawasan Bekasi seluas lebih dari 200 hektar.
“Ground Breaking akan dilakukan tahun ini dan rencananya pabrik ini akan menjadi basis produksi model setir kanan yang akan memenuhi kebutuhan unit di beberapa negara,” ucap dia beberapa waktu lalu.
Hal itu turut dikonfirmasi oleh Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves.
“Sepengetahuan saya adalah VinFast. Ada beberapa pabrikan lain mereka itu kerja sama dengan existing companies di Indonesia,” kata Rachmat.
Menyasar perusahaan taksi online VinFast akan dijual tanpa baterai seharga Rp 315 jutaan. Berlaku metode sewa baterai mulai Rp 1,5 jutaan sampai Rp 2,6 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint
12 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun banyak pesaing seperti rental mobil lokal, Trac berkomitmen kembangkan penyewaan mobil perorangan
12 Februari 2026, 19:00 WIB
Target Mitsubishi meraup 3.000 pemesanan di IIMS 2026 didukung dua model SUV yakni Xpander dan Destinator
12 Februari 2026, 18:00 WIB
Meskipun pasarnya masih kecil, Mitsubishi L100 EV disebut punya peminat di area kota dan terjual 100 unit
12 Februari 2026, 17:00 WIB
Diler baru Mitsubishi Fuso yang berada di Sukoharjo dinilai bisa memenuhi kebutuhan para konsumen di Tanah Air
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Astra Honda Motor mengaku tetap akan mendukung pemerintah mengenai keputusan insentif motor listrik tahun ini
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Nissan Serena diberi diskon Rp 40 juta di IIMS 2026 untuk memudahkan pelanggan melakukan pembelian kendaraan
12 Februari 2026, 14:00 WIB
Mitsubishi Destinator anniversary edition di ajang IIMS 2026 dan ditawarkan dengan selisih harga Rp 8 juta