Festival Vokasi Satu Hati 2026 Jaring Talenta Muda Siap Kerja
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Penjualan Honda Oktober 2024 naik tipis dibandingkan bulan lalu dengan Brio masih menjadi tulang punggung
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah mengalami tekanan pada bulan lalu, penjualan Honda Oktober 2024 mengalami sedikit perbaikan. Tercatat pabrikan asal Jepang tersebut berhasil melepas 8.048 unit atau naik 5,8 persen dari pencapaian September.
Namun perlu diketahui bahwa hasil tersebut masih lebih rendah ketimbang Agustus 2024. Ketika itu mereka mencatatkan Retail Sales sebanyak 8.515 unit.
Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, penjualan pada beberapa model khususnya SUV mengalami peningkatan. Hal ini terlihat pada beberapa model seperti HR-V laku 1.318 unit atau naik 13 persen dari September.
Sementara itu Honda WR-V tercatat melepas 1.099 unit atau naik 10 persen dibanding bulan sebelumnya. BR-V juga diketahui mencatatkan hasil positif setelah tumbuh 16 persen karena melepas 785 unit dan CR-V 175 unit.
Namun tulang punggung penjualan Honda sampai sekarang masih ditopang oleh Brio. Model tersebut menguasai 56 persen dari total penjualan perusahaan setelah melepas 4.491 unit.
Sedangkan model Honda lainnya mencatatkan total penjualan sebesar 180 unit.
Honda mengaku bahwa positifnya angka penjualan tidak lepas dari beragam promo dan acara yang diselenggarakan. Mereka menilai bahwa kemudahan pelanggan dalam mendapatkan kendaraan menjadi salah satu faktor penting.
“Kami terus berupaya menggerakkan pasar dengan mendekatkan diri kepada konsumen melalui berbagai inisiatif. Salah satunya adalah penyelenggaraan event yang memberikan pengalaman interaktif serta program penjualan guna memudahkan konsumen memiliki produk,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) dalam siaran pers (13/11).
Pasar Otomotif Masih Penuh Tekanan
Meski penjualan kendaraan khususnya Whole Sales di Indonesia pada Oktober 2024 mengalami perbaikan, tekanan pada pasar sebenarnya masih sangat terasa. Hal ini membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) merevisi target penjualan mereka.
Asosiasi tersebut kini hanya menargetkan untuk bisa menjual sebanyak 850.000 unit kendaraan hingga akhir tahun. Angka itu dinilai banyak pihak masih masuk akal untuk dicapai.
“Revisi target dapat dipahami sebagai langkah realistis di tengah kondisi pasar dan ekonomi sekarang ini. Kami akan terus memonitor perkembangan serta menyesuaikan produksi agar lebih efektif,” ungkap Yusak Billy pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Untuk memastikan permintaan terjaga, dirinya juga menegaskan telah menyiapkan beragam strategi. Salah satunya dengan memberikan promo penjualan menjelang akhir tahun 2024.
“Banyak sekali program penjualan yang memudahkan dan meringankan konsumen hingga akhir tahun,” tegasnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 18:02 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 08:00 WIB
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan