Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Penjualan Honda Oktober 2024 naik tipis dibandingkan bulan lalu dengan Brio masih menjadi tulang punggung
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah mengalami tekanan pada bulan lalu, penjualan Honda Oktober 2024 mengalami sedikit perbaikan. Tercatat pabrikan asal Jepang tersebut berhasil melepas 8.048 unit atau naik 5,8 persen dari pencapaian September.
Namun perlu diketahui bahwa hasil tersebut masih lebih rendah ketimbang Agustus 2024. Ketika itu mereka mencatatkan Retail Sales sebanyak 8.515 unit.
Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, penjualan pada beberapa model khususnya SUV mengalami peningkatan. Hal ini terlihat pada beberapa model seperti HR-V laku 1.318 unit atau naik 13 persen dari September.
Sementara itu Honda WR-V tercatat melepas 1.099 unit atau naik 10 persen dibanding bulan sebelumnya. BR-V juga diketahui mencatatkan hasil positif setelah tumbuh 16 persen karena melepas 785 unit dan CR-V 175 unit.
Namun tulang punggung penjualan Honda sampai sekarang masih ditopang oleh Brio. Model tersebut menguasai 56 persen dari total penjualan perusahaan setelah melepas 4.491 unit.
Sedangkan model Honda lainnya mencatatkan total penjualan sebesar 180 unit.
Honda mengaku bahwa positifnya angka penjualan tidak lepas dari beragam promo dan acara yang diselenggarakan. Mereka menilai bahwa kemudahan pelanggan dalam mendapatkan kendaraan menjadi salah satu faktor penting.
“Kami terus berupaya menggerakkan pasar dengan mendekatkan diri kepada konsumen melalui berbagai inisiatif. Salah satunya adalah penyelenggaraan event yang memberikan pengalaman interaktif serta program penjualan guna memudahkan konsumen memiliki produk,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) dalam siaran pers (13/11).
Pasar Otomotif Masih Penuh Tekanan
Meski penjualan kendaraan khususnya Whole Sales di Indonesia pada Oktober 2024 mengalami perbaikan, tekanan pada pasar sebenarnya masih sangat terasa. Hal ini membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) merevisi target penjualan mereka.
Asosiasi tersebut kini hanya menargetkan untuk bisa menjual sebanyak 850.000 unit kendaraan hingga akhir tahun. Angka itu dinilai banyak pihak masih masuk akal untuk dicapai.
“Revisi target dapat dipahami sebagai langkah realistis di tengah kondisi pasar dan ekonomi sekarang ini. Kami akan terus memonitor perkembangan serta menyesuaikan produksi agar lebih efektif,” ungkap Yusak Billy pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Untuk memastikan permintaan terjaga, dirinya juga menegaskan telah menyiapkan beragam strategi. Salah satunya dengan memberikan promo penjualan menjelang akhir tahun 2024.
“Banyak sekali program penjualan yang memudahkan dan meringankan konsumen hingga akhir tahun,” tegasnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
25 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 19:00 WIB
14 Maret 2026, 18:54 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026