TAF Optimis Momen Lebaran Bisa Gairahkan Penjualan Mobil
26 Februari 2026, 13:00 WIB
Penjualan Daihatsu November 2023 masih mengalami tekanan sehingga terjadi penurunan tipis dibanding bulan lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Daihatsu November 2023 kembali mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data yang kami dapatkan, retailsales pabrikan asal Jepang tersebut hanya meraih 14.729 unit.
Jumlah itu menurun tipis 542 unit dibanding perolahan bulan yang berhasil mencatat angka 15.271 unit.
Meski mengalami penurunan, angka penjualan untuk periode Januari-November 2023 masih tetap positif. Total mereka berhasil melepas sedikitnya 179.000 unit atau naik 3.8 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berkat ini maka Daihatsu berhasil menguasai market share retailsales otomotif nasional hingga 19.7 persen. Catatan tersebut 0.7 persen lebih baik dibanding periode sebelumnya yang hanya sebesar 19 persen.
Sama seperti bulan-bulan sebelumnya, kontribusi penjualan kendaraan masih didukung oleh tiga model utama yaitu Sigra, Gran Max Pick Up dan Terios. Sementara untuk model lain berada di bawahnya.
Dalam keterangan resmi disampaikan bahwa Daihatsu Sigra menjadi model terlaris dalam 11 bulan terakhir. Mobil Low Cost Green Car (LCGC) tersebut terjual 58.298 unit atau berkontribusi 32.6 persen dari total perolehan.
Selanjutnya ada Gran Max Pick Up yang telah terjual sebanyak 39.789 unit. Jumlah tersebut cukup untuk menyumbang 22.2 persen.
Di peringkat ketiga ada Terios yang diminat hingga 23.088 unit atau sekitar 12.9 persen. Sayangnya Daihatsu tidak menyampaikan perolehan dari beberapa model lain seperti Xenia, Ayla dan Rocky.
“Menjelang tutup akhir tahun 2023 penerimaan masyarakat tetap terhadap Daihatsu tetap menunjukkan tren positif dengan capaian retailsales lebih dari 179 ribu unit atau naik sebesar 3.8 persen dibandingkan tahun 2022,” ujar Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.
Meski penjualan mobil mulai berat tetapi Gaikindo optimis bahwa target di 2023 yaitu sebesar 1 juta unit dapat tercapai. Terlebih catatan wholesales untuk Januari-November sudah sekitar 920.000 unit.
“Mudah-mudahan bisa sampai di 1 juta. Karena sampai dengan November kemarin sudah 920 ribuan (wholesales),” ucap Kukuh saat dihubungi KatadataOTO (11/12).
Menurutnya perlambatan penjualan kendaraan disebabkan pengetatan kredit yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan.
“70 sampai 80 persen orang beli mobil pakai kredit. Jika syaratnya berat atau diperketat sedikit saja akan mengurangi pembelian kendaraan bermotor roda empat,” pungkas Kukuh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 09:00 WIB
23 Februari 2026, 08:00 WIB
20 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
27 Februari 2026, 09:00 WIB
SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang
27 Februari 2026, 08:00 WIB
AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Ekspor mobil CBU di Indonesia pada 2025 mengoptimalkan kemampuan produksi di RI yakni 2,59 juta unit per tahun
27 Februari 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, masyarakat tetap bisa mengakses fasilitas SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
27 Februari 2026, 06:00 WIB
Lokasinya lebih terbatas di akhir pekan, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini 27 Februari
27 Februari 2026, 06:00 WIB
Pengawasan ganjil genap Jakarta dilakukan secara ketat menggunakan beragam fasilitas termasuk kamera ETLE
26 Februari 2026, 17:00 WIB
Pakai bahasa desain yang berbeda di area gril, Toyota Fortuner versi penyegaran tampil elegan dan tangguh
26 Februari 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Xpander memiliki banyak keunggulan yang membuat kendaraan ini diterima oleh keluarga modern RI