Pos Siaga Daihatsu Bakal Terbuka Buat Pelanggan Merek Lain
26 Maret 2025, 09:07 WIB
Penjualan Daihatsu November 2023 masih mengalami tekanan sehingga terjadi penurunan tipis dibanding bulan lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Daihatsu November 2023 kembali mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data yang kami dapatkan, retailsales pabrikan asal Jepang tersebut hanya meraih 14.729 unit.
Jumlah itu menurun tipis 542 unit dibanding perolahan bulan yang berhasil mencatat angka 15.271 unit.
Meski mengalami penurunan, angka penjualan untuk periode Januari-November 2023 masih tetap positif. Total mereka berhasil melepas sedikitnya 179.000 unit atau naik 3.8 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berkat ini maka Daihatsu berhasil menguasai market share retailsales otomotif nasional hingga 19.7 persen. Catatan tersebut 0.7 persen lebih baik dibanding periode sebelumnya yang hanya sebesar 19 persen.
Sama seperti bulan-bulan sebelumnya, kontribusi penjualan kendaraan masih didukung oleh tiga model utama yaitu Sigra, Gran Max Pick Up dan Terios. Sementara untuk model lain berada di bawahnya.
Dalam keterangan resmi disampaikan bahwa Daihatsu Sigra menjadi model terlaris dalam 11 bulan terakhir. Mobil Low Cost Green Car (LCGC) tersebut terjual 58.298 unit atau berkontribusi 32.6 persen dari total perolehan.
Selanjutnya ada Gran Max Pick Up yang telah terjual sebanyak 39.789 unit. Jumlah tersebut cukup untuk menyumbang 22.2 persen.
Di peringkat ketiga ada Terios yang diminat hingga 23.088 unit atau sekitar 12.9 persen. Sayangnya Daihatsu tidak menyampaikan perolehan dari beberapa model lain seperti Xenia, Ayla dan Rocky.
“Menjelang tutup akhir tahun 2023 penerimaan masyarakat tetap terhadap Daihatsu tetap menunjukkan tren positif dengan capaian retailsales lebih dari 179 ribu unit atau naik sebesar 3.8 persen dibandingkan tahun 2022,” ujar Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.
Meski penjualan mobil mulai berat tetapi Gaikindo optimis bahwa target di 2023 yaitu sebesar 1 juta unit dapat tercapai. Terlebih catatan wholesales untuk Januari-November sudah sekitar 920.000 unit.
“Mudah-mudahan bisa sampai di 1 juta. Karena sampai dengan November kemarin sudah 920 ribuan (wholesales),” ucap Kukuh saat dihubungi KatadataOTO (11/12).
Menurutnya perlambatan penjualan kendaraan disebabkan pengetatan kredit yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan.
“70 sampai 80 persen orang beli mobil pakai kredit. Jika syaratnya berat atau diperketat sedikit saja akan mengurangi pembelian kendaraan bermotor roda empat,” pungkas Kukuh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Maret 2025, 09:07 WIB
25 Maret 2025, 09:00 WIB
23 Maret 2025, 19:00 WIB
14 Maret 2025, 12:00 WIB
13 Maret 2025, 14:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi