Penjelasan BYD soal Pedal Rem M6 yang Kurang Nyaman

Terasa lebih tinggi dari pedal gas, ini penjelasan BYD soal pedal rem M6 yang kurang nyaman digunakan

Penjelasan BYD soal Pedal Rem M6 yang Kurang Nyaman
Serafina Ophelia

KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) meluncurkan MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik pertama di Indonesia yakni M6 pada perhelatan GIIAS 2024. Tidak lama berselang KatadataOTO bersama rekan media lain berkesempatan mencoba unitnya.

Berkendara dari Jakarta ke Bandung, secara keseluruhan BYD M6 terasa nyaman untuk ukuran MPV listrik murni harga Rp 300 jutaan. Namun konfigurasi pedal rem M6 ternyata membuat sensasi berkendara jadi kurang enak.

Saat kami coba posisi pedal rem M6 terasa lebih tinggi dari pedal gas. Membuat deselerasi jadi agak mengagetkan apalagi di kondisi pengemudi harus melakukan rem mendadak.

Hal serupa juga dialami oleh beberapa pengemudi lain di kala melakukan pengetesan. Ketika dikonfirmasi pihak BYD mengungkapkan bahwa BYD M6 yang dipakai Test Drive memang belum banyak disesuaikan dan baru saja sampai RI dari negara asalnya.

Pedal Rem BYD M6
Photo : Dok. Ratih

Pengemudi juga bisa mencoba mode berkendara lain agar rem bisa terasa nyaman. Seperti Comfort dan Sport.

“Sebenarnya bisa kita sesuaikan, kita tidak pakai vakum lagi tetapi motor sehingga hasilnya jadi lebih responsif diklaimnya seperti itu,” ucap Adzhar Ibrahim, Aftersales PT BYD Motor Indonesia di Bandung beberapa waktu lalu.

Ia turut mengungkapkan belum banyak waktu bagi teknisi melakukan penyesuaian mobil karena langsung dipakai Test Drive.

Namun dipastikan bahwa BYD M6 sudah berada dalam kondisi terbaik sebelum nanti sampai ke tangan konsumen dalam waktu beberapa bulan.

“Misalkan ada masukan (rem) kurang enak bisa kita sesuaikan,” tegas Adzhar.

Sekadar informasi BYD M6 sudah bisa dipesan dengan harga mulai Rp 379 jutaan buat tipe terendah Standard 7-seater. Di atasnya adal Superior 7-seater Rp 419 jutaan.

Sensasi Berkendara Jakarta-Bandung Pakai BYD M6, Tanpa Ngecas
Photo : KatadataOTO

Buat konsumen yang ingin kabin lebih lapang dan menggunakan Captain Seat pada baris kedua, ada pilihan M6 Superior Captain 6-seater sebagai tipe tertinggi seharga Rp 429 jutaan.

Mendapatkan respon positif dari konsumen, BYD berkomitmen mengirimkan unit dipesan paling tidak 75 hari setelah SPK. Beberapa diler menjanjikan kompensasi uang apabila terlewat dari waktu yang disepakati.

Selain BYD M6, saat ini pilihan MPV ramah lingkungan dengan banyak peminat adalah Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dengan banderol mulai Rp 470 jutaan sampai Rp 633 jutaan.


Terkini

mobil
BYD Atto 1

Harga BYD Atto 1 Masih di Bawah Rp 200 Juta Tanpa Insentif

Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026

mobil
Jetour

Jetour Pamer Keunggulan T2 Mulai Dari Rangka Hingga Fitur

Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini

news
Kecelakaan

Kunci Tekan Fatalitas Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2026

Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik

mobil
Changan Deepal S07

Changan Deepal S07, Teman Berkendara yang Aman dan Nyaman

Lebih dari sekadar mobil listrik secara umum di pasar otomotif Indonesia, Changan Deepal S07 lebih unggul

news
ganjil genap jakarta

Ganjil Genap Jakarta 11 Maret 2026, Siap Atasi Macet di Jakarta

Pembatasan ganjil genap Jakarta di Ibu Kota kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 11 Maret 2026

Ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan untuk memanfaatkan SIM keliling Jakarta, simak detailnya

news
SIM Keliling Bandung

Pengendara Wajib Catat Lokasi SIM Keliling Bandung 11 Maret 2026

ITC Kebon Pala menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang bisa didatangi oleh para pengendara

mobil
BYD

10 Merek Mobil Cina Terlaris Februari 2026, BYD Naik 42,9 Persen

BYD masih menjadi merek mobil Cina terlaris di Indonesia pada periode Februari 2026 disusul Jaecoo dan Wuling