Gaikindo Buka Target Penjualan Mobil Baru 2023
04 Januari 2023, 12:26 WIB
Pengamat otomotif mengingatkan adanya dampak negatif ketika beli mobil bensin dipersulit oleh pemerintah
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Beberapa waktu lalu Luhut B. Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan akan mempersulit konsumen beli mobil bermesin bensin. Hal ini dilakukan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Langkah tersebut pun dinilai Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sebagai langkah berani untuk mengenalkan kendaraan listrik dari masyarakat. Namun ada banyak hal yang harus dipertimbangkan bila kebijakan itu benar-benar hendak dilakukan.
“Efektivitasnya sangat tergantung pada implementasinya. Jika langkah ini didukung dengan infrastruktur pengisian listrik memadai, insentif yang tepat dan edukasi kepada masyarakat maka pembatasan penjualan mobil bermesin bensin akan memberikan dorongan bagi perkembangan industri electric vehicle di Indonesia,” ungkapnya pada TrenOto (22/06).
Tetapi perlu diperhatikan pula dampak negatif pembatasan kendaraan bensin khususnya pada industri otomotif secara keseluruhan. Pasalnya saat ini penjualan industri otomotif masih sangat didominasi oleh teknologi mesin bakar konvensional.
“Jika pelarangan atau pembatasan penjualan dilakukan tanpa persiapan yang matang, ini dapat berdampak negatif pada industri otomotif termasuk penurunan penjualan, pengurangan lapangan kerja dan perubahan signifikan dalam rantai pasok,” tambahnya kemudian.
Oleh karena itu ia pun menyarankan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan ulang pembatasan. Tujuannya tak lain agar perubahan bisa dilakukan secara bertahap.
Selain itu ia menyarankan agar insentif juga diberikan untuk kendaraan elektrifikasi selain electric vehicle. Melalui langkah tersebut masyarakat bisa merasakan transisi teknologi yang lebih halus.
“Meskipun mobil atau motor tersebut tidak sepenuhnya listrik namun mereka memberikan langkah transisi yang lebih ramah lingkungan. Insentif dapat mendorong adopsi electric vehicle dan membantu mengurangi emisi secara bertahap sebelum beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa pembelian kendaraan bensin dipersulit oleh pemerintah. Hal ini disampaikan Luhut pada ajang TikTok Southeast Asia Impact Forum beberapa waktu lalu.
Dengan meningkatkan kesulitan untuk membeli mobil atau motor bermesin konvensional maka diharapkan masyarakat segera berpindah ke electric vehicle. Sehingga industri bisa tumbuh serta mengurangi polusi udara khususnya di Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Januari 2023, 12:26 WIB
Terkini
08 April 2026, 11:00 WIB
Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota
08 April 2026, 09:00 WIB
Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan
08 April 2026, 07:00 WIB
Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari
08 April 2026, 06:00 WIB
GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta
07 April 2026, 16:41 WIB
Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG
07 April 2026, 15:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
07 April 2026, 15:00 WIB
Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia
07 April 2026, 13:00 WIB
Sean Gelael diklaim bakal turun gunung buat meramaikan ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika