Pengamat : Beli Mobil Bensin Dipersulit, Ada Dampak Negatif

Pengamat otomotif mengingatkan adanya dampak negatif ketika beli mobil bensin dipersulit oleh pemerintah

Pengamat : Beli Mobil Bensin Dipersulit, Ada Dampak Negatif
Adi Hidayat

TRENOTO – Beberapa waktu lalu Luhut B. Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan akan mempersulit konsumen beli mobil bermesin bensin. Hal ini dilakukan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Langkah tersebut pun dinilai Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sebagai langkah berani untuk mengenalkan kendaraan listrik dari masyarakat. Namun ada banyak hal yang harus dipertimbangkan bila kebijakan itu benar-benar hendak dilakukan.

“Efektivitasnya sangat tergantung pada implementasinya. Jika langkah ini didukung dengan infrastruktur pengisian listrik memadai, insentif yang tepat dan edukasi kepada masyarakat maka pembatasan penjualan mobil bermesin bensin akan memberikan dorongan bagi perkembangan industri electric vehicle di Indonesia,” ungkapnya pada TrenOto (22/06).

Photo : TrenOto

Tetapi perlu diperhatikan pula dampak negatif pembatasan kendaraan bensin khususnya pada industri otomotif secara keseluruhan. Pasalnya saat ini penjualan industri otomotif masih sangat didominasi oleh teknologi mesin bakar konvensional.

“Jika pelarangan atau pembatasan penjualan dilakukan tanpa persiapan yang matang, ini dapat berdampak negatif pada industri otomotif termasuk penurunan penjualan, pengurangan lapangan kerja dan perubahan signifikan dalam rantai pasok,” tambahnya kemudian.

Baca juga : Beli Mobil Bensin Dipersulit, Begini Tanggapan Toyota

Oleh karena itu ia pun menyarankan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan ulang pembatasan. Tujuannya tak lain agar perubahan bisa dilakukan secara bertahap.

Selain itu ia menyarankan agar insentif juga diberikan untuk kendaraan elektrifikasi selain electric vehicle. Melalui langkah tersebut masyarakat bisa merasakan transisi teknologi yang lebih halus.

“Meskipun mobil atau motor tersebut tidak sepenuhnya listrik namun mereka memberikan langkah transisi yang lebih ramah lingkungan. Insentif dapat mendorong adopsi electric vehicle dan membantu mengurangi emisi secara bertahap sebelum beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik,” pungkasnya.

Photo : Toyota

Sebelumnya diberitakan bahwa pembelian kendaraan bensin dipersulit oleh pemerintah. Hal ini disampaikan Luhut pada ajang TikTok Southeast Asia Impact Forum beberapa waktu lalu.

Dengan meningkatkan kesulitan untuk membeli mobil atau motor bermesin konvensional maka diharapkan masyarakat segera berpindah ke electric vehicle. Sehingga industri bisa tumbuh serta mengurangi polusi udara khususnya di Jakarta.


Terkini

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini 25 Mei, Bisa Datang ke ITC

Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil

news
Ganjil Genap Jakarta

Jelang Liburan, Simak Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 Mei 2026

Jelang libur Idul Adha 2026, skema Ganjil Genap Jakarta masih tetap berlaku untuk meminimalisir kepadatan

mobil
Jaecoo

Jaecoo Percepat Pengiriman J5 EV, Terjual 16 Ribu Unit

16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025

mobil
Chery dan Lepas Trimegah BSD

Diler Chery dan Lepas di BSD Resmi Dibuka, Gandeng Trimegah Group

Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City

mobil
BYD M6 DM

BYD Pastikan Konsumen M6 DM Tidak Bayar Dobel Untuk Perawatan

Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc

mobil
Honda Prelude

20 Unit Honda Prelude Diserahkan ke Konsumen

PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026

otosport
Joan Mir

Joan Mir Pisah dengan Honda di 2027, Diisukan ke Gresini

Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan

mobil
T-OPT

Toyota Hadirkan T-OPT, Suku Cadang Harga Terjangkau di INAPA 2026

Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry