Gaikindo Godok Aturan Baru untuk Tertibkan Peredaran Truk Cina
27 Desember 2025, 11:00 WIB
Gaikindo merilis target penjualan mobil baru 2023 yang angkanya tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyebutkan target penjualan mobil baru tahun ini. Jongkie Sugiarto selaku Ketua I Gaikindo berharap rapor 2023 sama seperti sebelumnya.
Sekadar informasi target penjualan kendaraan bermotor (KBM) pada 2022 sempat mengalami revisi. Dari sebelumnya 900 ribu unit kendaraan bertambah di penghujung tahun menjadi 960 ribu.
Hal tersebut dilakukan berdasarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus membaik. Daya beli masyarakat pasca pandemi dikatakan terus mengalami peningkatan.
“Penjualan KBM 2023 diharapkan sapat sama seperti tahun lalu. Karena pertumbuhan ekonomi 2023 juga akan mirip-mirip,” kata Jongkie seperti dikutip Antara.
Lebih lanjut disebutkan Gaikindo bahwa iklim pembelanjaan di sektor otomotif masih relatif tinggi. Bermodalkan fakta di atas maka pihaknya mematok target sebesar 975 pada tahun ini.
Dalam menentukan target tahunan Gaikindo dikatakan sangat hati-hati dan pihaknya mengajak seluruh pihak untuk ikut terlibat merumuskan.
Mengenai suplai komponen yang beberapa masih terdampak ditambah kondisi perekonomian dunia belum stabil. Penentuan target dikatakan cukup menyita perhatian.
Adapun harapan pencapaian penjualan kendaraan bermotor di Tanah Air sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Indonesia disebutkan memiliki pergerakan ekonomi stabil dan cenderung positif.
“Kita harapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bertahan di angka 5 persen atau lebih,” ucapnya kemudian.
Meskipun sudah menetapkan target tahun ini, namun pihak Gaikindo masih belum membuka data 2022. Disampaikan Jongkie bahwa angka Desember 2022 masih belum lengkap datanya.
Pasar otomotif 2022 terus mengalami pertumbuhan positif. Bahkan hingga Oktober tahun lalu jumlahnya sudah menyentuh angka 851.413 unit.
Adapun pencapaian tersebut di atas sudah mendekati hasil satu tahun penuh pada 2021. Gaikindo mencatat rapor perniagaan mobil baru 2021 mencapai 887.202 unit.
Pada 2022 perniagaan mobil baru di Indonesia mengalami pertumbuhan didukung oleh adanya subsidi pemerintah. Berkat program PPnBM DTP 100 persen penjualan mobil mengalami peningkatan cukup tinggi.
Kemudian tahun ini kebijakannya tidak lagi diberikan sehingga patut diwaspadai. Selain itu ancaman resesi yang menghantui disertai kendala suplai menjadi tantangan tersendiri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 11:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
24 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak