10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Gaikindo merilis target penjualan mobil baru 2023 yang angkanya tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyebutkan target penjualan mobil baru tahun ini. Jongkie Sugiarto selaku Ketua I Gaikindo berharap rapor 2023 sama seperti sebelumnya.
Sekadar informasi target penjualan kendaraan bermotor (KBM) pada 2022 sempat mengalami revisi. Dari sebelumnya 900 ribu unit kendaraan bertambah di penghujung tahun menjadi 960 ribu.
Hal tersebut dilakukan berdasarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus membaik. Daya beli masyarakat pasca pandemi dikatakan terus mengalami peningkatan.
“Penjualan KBM 2023 diharapkan sapat sama seperti tahun lalu. Karena pertumbuhan ekonomi 2023 juga akan mirip-mirip,” kata Jongkie seperti dikutip Antara.
Lebih lanjut disebutkan Gaikindo bahwa iklim pembelanjaan di sektor otomotif masih relatif tinggi. Bermodalkan fakta di atas maka pihaknya mematok target sebesar 975 pada tahun ini.
Dalam menentukan target tahunan Gaikindo dikatakan sangat hati-hati dan pihaknya mengajak seluruh pihak untuk ikut terlibat merumuskan.
Mengenai suplai komponen yang beberapa masih terdampak ditambah kondisi perekonomian dunia belum stabil. Penentuan target dikatakan cukup menyita perhatian.
Adapun harapan pencapaian penjualan kendaraan bermotor di Tanah Air sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Indonesia disebutkan memiliki pergerakan ekonomi stabil dan cenderung positif.
“Kita harapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bertahan di angka 5 persen atau lebih,” ucapnya kemudian.
Meskipun sudah menetapkan target tahun ini, namun pihak Gaikindo masih belum membuka data 2022. Disampaikan Jongkie bahwa angka Desember 2022 masih belum lengkap datanya.
Pasar otomotif 2022 terus mengalami pertumbuhan positif. Bahkan hingga Oktober tahun lalu jumlahnya sudah menyentuh angka 851.413 unit.
Adapun pencapaian tersebut di atas sudah mendekati hasil satu tahun penuh pada 2021. Gaikindo mencatat rapor perniagaan mobil baru 2021 mencapai 887.202 unit.
Pada 2022 perniagaan mobil baru di Indonesia mengalami pertumbuhan didukung oleh adanya subsidi pemerintah. Berkat program PPnBM DTP 100 persen penjualan mobil mengalami peningkatan cukup tinggi.
Kemudian tahun ini kebijakannya tidak lagi diberikan sehingga patut diwaspadai. Selain itu ancaman resesi yang menghantui disertai kendala suplai menjadi tantangan tersendiri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika