Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo merilis target penjualan mobil baru 2023 yang angkanya tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyebutkan target penjualan mobil baru tahun ini. Jongkie Sugiarto selaku Ketua I Gaikindo berharap rapor 2023 sama seperti sebelumnya.
Sekadar informasi target penjualan kendaraan bermotor (KBM) pada 2022 sempat mengalami revisi. Dari sebelumnya 900 ribu unit kendaraan bertambah di penghujung tahun menjadi 960 ribu.
Hal tersebut dilakukan berdasarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus membaik. Daya beli masyarakat pasca pandemi dikatakan terus mengalami peningkatan.
“Penjualan KBM 2023 diharapkan sapat sama seperti tahun lalu. Karena pertumbuhan ekonomi 2023 juga akan mirip-mirip,” kata Jongkie seperti dikutip Antara.
Lebih lanjut disebutkan Gaikindo bahwa iklim pembelanjaan di sektor otomotif masih relatif tinggi. Bermodalkan fakta di atas maka pihaknya mematok target sebesar 975 pada tahun ini.
Dalam menentukan target tahunan Gaikindo dikatakan sangat hati-hati dan pihaknya mengajak seluruh pihak untuk ikut terlibat merumuskan.
Mengenai suplai komponen yang beberapa masih terdampak ditambah kondisi perekonomian dunia belum stabil. Penentuan target dikatakan cukup menyita perhatian.
Adapun harapan pencapaian penjualan kendaraan bermotor di Tanah Air sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Indonesia disebutkan memiliki pergerakan ekonomi stabil dan cenderung positif.
“Kita harapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bertahan di angka 5 persen atau lebih,” ucapnya kemudian.
Meskipun sudah menetapkan target tahun ini, namun pihak Gaikindo masih belum membuka data 2022. Disampaikan Jongkie bahwa angka Desember 2022 masih belum lengkap datanya.
Pasar otomotif 2022 terus mengalami pertumbuhan positif. Bahkan hingga Oktober tahun lalu jumlahnya sudah menyentuh angka 851.413 unit.
Adapun pencapaian tersebut di atas sudah mendekati hasil satu tahun penuh pada 2021. Gaikindo mencatat rapor perniagaan mobil baru 2021 mencapai 887.202 unit.
Pada 2022 perniagaan mobil baru di Indonesia mengalami pertumbuhan didukung oleh adanya subsidi pemerintah. Berkat program PPnBM DTP 100 persen penjualan mobil mengalami peningkatan cukup tinggi.
Kemudian tahun ini kebijakannya tidak lagi diberikan sehingga patut diwaspadai. Selain itu ancaman resesi yang menghantui disertai kendala suplai menjadi tantangan tersendiri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
19 Juni 2026, 17:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit