Pemerintah Sebut Industri Kendaraan Listrik Terus Tumbuh

Pemerintah klaim industri kendaraan listrik terus tumbuh meski penjualan mobil secara umum mengalami tekanan

Pemerintah Sebut Industri Kendaraan Listrik Terus Tumbuh
Adi Hidayat

KatadataOTO – Meski pasar otomotif di Indonesia mengalami tekanan cukup besar di 2024 tetapi Kementerian Perindustrian mengklaim industri kendaraan listrik terus tumbuh. Ini bisa dilihat dari banyaknya perusahaan global yang tertarik berinvestasi.

Pertumbuhan itu disebut karena pemerintah memberikan beragam kemudahan dalam berinvestasi. Sehingga perusahaan pun tertarik buat masuk ke Tanah Air dan memproduksi kendaraan secara lokal.

“Kita sudah menyaksikan ada banyak produk-produk lokal yang sebenarnya sudah diproduksi di Indonesia. Walaupun beberapa bagian masih diimpor tapi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sudah cukup tinggi karena ada beberapa sudah mendekati 40 persen,” ujar Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian dalam siaran pers (02/12).

Ia mengungkap bahwa pemerintah telah melakukan perubahan target nilai TKDN. Sebelumnya minimum 40 persen sampai tahun 2023 diperpanjang jadi hingga 2026.

Airlangga coba Aletra L8
Photo : KatadataOTO

Kemudian dari minimum 60 persen di 2029 jadi setidaknya 80 persen pada 2030 dan seterusnya. 

“Kita ingin semua produsen otomotif bisa membangun pabrik di Indonesia karena punya dampak sosial dan ekonomi tinggi termasuk penyerapan lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Kemudahan itu diberikan karena pemerintah sadar bahwa pabrik otomotif di Indonesia memiliki rantai pasok yang didukung industri kecil dan menengah. Akibatnya ada banyak tenaga kerja terlibat sehingga perlu mendapat perhatian.

Selain itu, melihat penetrasi pasar mobil maupun motor listrik dalam dua tahun terakhir, Wamenperin menilai pasar otomotif akan dikuasai oleh kendaraan motor listrik dalam waktu sekitar lima tahun.

“Karena itu, kita juga harus mulai menyusun langkah transisi dari industri berbahan fosil kemudian elektrik atau kombinasi keduanya. Ini yang perlu betul-betul dipikirkan pemerintah sebagai regulator agar industri tidak mengalami kontraksi,” kata Faisol.

Aion V
Photo : KatadataOTO

Hal senada pun diungkap Rachmat Kaimuddin, Ketua Satgas Transisi Energi Nasional yang menyebut bahwa beberapa negara tetangga sudah menyiapkan peralihan menuju mobil listrik. Sehingga, kemungkinan pasar otomotif dikuasai oleh EV adalah sebuah keniscayaan.

“Jadi statistik yang saya selalu bawa adalah puncak penjualan kendaraan konvensional itu di tahun 2017. Sejak itu penjualan mobil konvensional di dunia sudah turun jadi langkah transisi pasti harus kita tempuh,” tegas Rachmat.


Terkini

mobil
Daihatsu

Peminat Mobil Daihatsu Bertumbuh 9,1 Persen saat Pasar Lesu

Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026

mobil
Hyundai

Hyundai dan Shell Kembali Berkolaborasi Layani Konsumen

Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan

review
Toyota Lan Cruiser

Toyota Land Cruiser 300 HEV, Test di Medan Mini Dakar

KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir

mobil
Industri komponen

EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi

Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 September 2026 Kembali Dimulai

Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 September

SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 September, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat

news
Polytron

Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air

Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia