Pemerintah Minta Wuling Hadirkan MPV Listrik Buat Dorong Industri

Pemerintah minta Wuling hadirkan MPV listrik untuk mendorong industri otomotif yang saat ini melambat

Pemerintah Minta Wuling Hadirkan MPV Listrik Buat Dorong Industri
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pemerintah dorong Wuling untuk segera meluncurkan mobil listrik berkapasitas tujuh orang penumpang. Hal ini disebabkan pasar di Indonesia lebih menyukai kendaraan berkapasitas besar dibanding model lain.

Potensinya dinilai sangat tinggi mengingat pasar kendaraan listrik masih bisa tumbuh di tengah lesunya pemintaan masyarakat terhadap mobil.

“Selama kalian membawa produk yang sesuai pasar, maka jangan khawatir. Indonesia adalah pusatnya 7-seater jadi bawalah modelnya ke sini dengan harga terjangkau,” ungkap M. Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Usulan itu pun disambut positif oleh Wuling selaku salah satu produsen mobil listrik di Tanah Air. Mereka pun berkomitmen untuk segera menjawab tantangan agar bisa terus memenuhi kebutuhan pelanggan.

Wuling
Photo : KatadataOTO

“Memang pasar Indonesia paling besar ada di segmen MPV atau kita 7-seater dan kami pun sudah memiliki platformnya. Ya harapannya bisa membawa model tersebut secepatnya,” ungkap Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors pada media beberapa waktu lalu.

Bila Wuling sudah menghadirkan kendaraan listrik 7-seater maka bukan tidak mungkin penjualan EV di Tanah Air bakal melonjak. Pasalnya selama ini pilihan masyarakat untuk mobil tersebut memang masih sangat sedikit.

Produksi Tembus 167 Ribu Unit

Perlu diketahui bahwa Wuling baru saja merayakan hari jadinya yang ke-8 di Indonesia. Selama kehadirannya di Tanah Air mereka telah mencatatkan beragam pencapaian mulai dari tingginya angka penjualan hingga banyaknya jaringan untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pembelian.

Tak tanggung-tanggung, mereka telah berhasil memproduksi 167 ribu kendaraan di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 6.800 unit diantaranya sudah diekspor guna memenuhi kebutuhan pasar di 18 negara.

Wuling
Photo : KatadataOTO

Catatan Wuling Motors di Indonesia sendiri dimulai saat peresmian fasilitas pabrik pada bulan Juli tahun 2017. Berdiri di atas lahan seluas 60 hektare di kawasan Cikarang, Bekasi, mereka langsung didukung oleh rantai pasokan lokal, ekosistem penjualan, dan layanan purnajual yang kuat.

Saat ini, Wuling menawarkan sembilan model yang mencakup empat produk berbasis ICE, satu mobil hybrid serta empat EV. Seluruh model tersebut diproduksi di Indonesia.


Terkini

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Raup 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Populer

Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026

news
Sim keliling bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Agustus, Cek Syarat dan Biayanya

Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend, Hari Ini 21 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Agustus 2026 Kembali Berlaku

Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan

mobil
BAIC

Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik

BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan

mobil
Freelander 8

SUV Freelander 8 Mejeng di Uni Emirate Arab Jelang Debut Global

Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK