All Train Circuit BYD, Tempat Unjuk Kebolehan NEV
16 Januari 2026, 06:24 WIB
Wuling BinguoEV kini sudah dilengkapi beragam pengembangan baru termasuk Fast Charging agar pengisian daya lebih cepat
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Wuling BinguoEV resmi mendapat beragam pengembangan guna memperkuat posisinya di Indonesia. Semua perubahan dilakukan untuk memastikan mobil bisa optimal dalam menjawab kebutuhan pelanggan.
Tak hanya dari tampilan, Wuling melakukan pengembangan untuk meningkatkan fungsionalitasnya sesuai kebutuhan pasar sehingga diharapkan penjualan mobil bisa lebih optimal di masa depan.
“Wuling BinguoEV sudah sukses menjawab kebutuhan pelanggan di Indonesia. Kami pun melakukan penyegaran dengan mempertimbangkan masukan dari konsumen,” ungkap Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors di Cikarang (11/07).
Meski demikian, pengembangannya memang tidak bisa dilihat secara sepintas. Pasalnya Wuling hanya melakukan pengembangan minor khususnya pada sisi eksterior.
“Kami masih mempertahankan desain ikonik yang hanya dengan siluetnya saja, orang sudah tahu bahwa kendaraan tersebut adalah Wuling BinguoEV,” ungkapnya kemudian.
Wuling BinguoEV hadir dalam dua varian yaitu Pro dan Lite yang memiliki keunggulan berbeda. Sementara itu varian Premium Range kini sudah tidak lagi diproduksi.
Seluruh opsi kini dibekali baterai berkapasitas 31,9 kWh, cukup untuk digunakan dalam perjalanan sejauh 333 km. Selain itu BinguoEV juga sudah dilengkapi dengan fitur pengisian daya cepat (DC Charging).
Berkat fitur ini, daya baterai bisa terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 35 menit. Kehadirannya tentu memudahkan pelanggan yang harus melakukan pengisian daya di SPKLU.
Kedua varian juga sudah dilengkapi beberapa fitur lain seperti Smart Start & Keyless Entry, USB Port, Multifunction Steering Switch, Full Color Instrument and Head Unit, 4-speaker serta Smartphone Interconnection.
Fitur keselamatannya juga cukup lengkap yaitu airbag, Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Electronic Parking Brake (EPB) dengan AVH, Parking & Rear Camera, ISOFIX, TPMS hingga Immobilizer.
Namun untuk Wuling BinguoEV Pro sudah ditambah lampu LED pada sisi depan dan belakang, serta dilengkapi rear defogger. Pabrikan juga telah memasangkan dop two tone sehingga tampilannya terlihat lebih dinamis.
Masuk ke dalam kabin, jok dan lingkar kemudi sudah dilapisi kulit sintetis berwarna Caramel Latte. Posisi duduk juga sudah dapat diatur secara elektrik.
Sementara itu Wuling BinguoEV Lite dirancang untuk pelanggan yang ingin membeli kendaraan listrik dengan biaya lebih terjangkau. Berbeda dari varian Pro, pada tipe ini mobil masih mengandalkan lampu bohlam halogen serta penutup pelek single tone.
Kesan sederhana juga cukup terasa di dalam kabin karena interior masih menggunakan bahan fabric berwarna Mocha Latte.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 06:24 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
15 Januari 2026, 13:00 WIB
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan