Mercedes-Benz EQE Terbakar Saat Diparkir, Baterai jadi Sorotan

Mercedes-Benz EQE terbakar saat diparkir dan tidak dalam kondisi charging, begini penjelasan pengamat

Mercedes-Benz EQE Terbakar Saat Diparkir, Baterai jadi Sorotan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Belum lama ini kembali terjadi insiden mobil listrik terbakar. Satu unit Mercedes-Benz di area parkir apartemen di Korea Selatan, meski sedang tidak dalam kondisi pengisian daya.

Kejadian tersebut menghasilkan kobaran api yang besar dan membuat 21 orang harus dilarikan ke rumah sakit karena luka ringan. Lalu ada 70 kendaraan terkena dampak dan mengalami kerusakan.

Tujuh anak dan satu pemadam kebakaran dibawa ke rumah sakit karena menghirup asap hasil kebakaran itu. Sementara itu sekitar 209 penghuni harus dievakuasi dari lingkungan apartemen.

Berdasarkan penjelasan pihak pemadam kebakaran Incheon, api membara mulai pukul 6:15 waktu setempat di lantai parkir basement pertama.

Cicilan Mobil Listrik Mercedes-Benz EQE dan EQS Mulai Rp30 Jutaan
Photo : Istimewa

Alhasil 177 petugas tanggap darurat dikirim ke lokasi kejadian. Butuh waktu sekitar delapan jam buat pemadam kebakaran menjinakkan api pada mobil listrik itu.

Perlu diketahui ini bukan kali pertama mobil listrik Mercedes-Benz EQE terbakar. Pada Juli 2023 unit serupa terbakar saat diparkir di garasi rumah.

Mobil tersebut merupakan pinjaman dari pihak Mercedes-Benz saat mobil konsumen harus masuk bengkel untuk servis. Sama seperti insiden di Korea Selatan, disebutkan bahwa EQE yang terbakar tidak sedang di-charging.

Mercedes-Benz EQE sendiri merupakan salah satu mobil yang dipasarkan di Indonesia. Namun hingga saat ini tidak ditemukan kejadian serupa.

Meski penyebabnya beragam, pengamat mengungkapkan bahwa hal tersebut mulai sering terjadi pada baterai dengan material Lithium-Ion.

“Tesla 3, Tesla Model S, Tesla Model X, BMW i3, BMW i7 hingga Mercedes-Benz EQE yang menggunakan baterai berbasis Lithium-Ion semakin ramai mengalami Thermal Run Out dan terbakar sampai meledak,” ucap Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO, Selasa (7/8).

Mercedes-Benz EQE terbakar
Photo : Carscoops

Secara ringkas, ia menjelaskan bahwa kobalt oksida atau nikel mangan kobalt oksida pada jenis baterai tersebut memiliki kepadatan energi lebih tinggi. Sehingga jadi lebih sensitif terhadap benturan dan panas berlebih.

Masih ada opsi material baterai lain yang diklaim lebih aman yakni LFP (Lithium Ferro Phosphate/LiFePO4). Jenis satu ini sudah digunakan oleh sejumlah manufaktur seperti BYD (Build Your Dreams).

“Stabilitas kimianya lebih baik, tahan terhadap Thermal Runaway dan risiko kegagalan lebih rendah dalam berbagai kondisi penggunaan,” tegas dia.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E