Pelan Tetapi Pasti, Mobil China Mulai Ancam Dominasi Jepang di RI

Pabrikan Jepang perlu mulai memperhatikan banjirnya merek mobil China di RI yang mulai diminati masyarakat

Pelan Tetapi Pasti, Mobil China Mulai Ancam Dominasi Jepang di RI
Serafina Ophelia

Geely telah mengantar 103 unit mobil listrik EX5 ke konsumen. Lalu penjualan Aion hampir tembus 1.000 tahun ini, tepatnya 996 unit.

Penjualan Chery berhasil mencapai 4.046 unit, ditopang kehadiran SUV listrik off road teranyar mereka J6. Sejak peluncurannya jelang akhir tahun lalu, model tersebut telah dibeli sebanyak lebih dari 2.000 unit.

Selain harga, pabrikan China juga mulai agresif mendirikan diler-diler di berbagai kota. Mengingat layanan purna jual jadi faktor penting yang diperhatikan konsumen sebelum membeli kendaraan.

Per Februari 2025, BYD sudah mendirikan 40 diler yang tersebar di 21 kota. Sementara Chery di 44 titik dengan target 80 diler di akhir 2025.

Strategi BYD Jual EV di RI, Gencar Bangun Diler di Daerah
Photo : KatadataOTO

Masifnya pergerakan merek China serta mulai merambah ke hybrid yang jadi andalan manufaktur Jepang tentu perlu jadi perhatian.

“Industri Jepang yang ada di Indonesia sudah mendapatkan wake up call. Tidak boleh lagi bermain di zona nyaman,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Menurut dia, pabrikan China berpeluang lebih diminati apalagi jika nantinya menawarkan hybrid model PHEV banderol terjangkau.

Strategi harga yang dipakai dan teknologi EV lebih matang serta fleksibilitas TKDN dinilai jadi alasan masyarakat tertarik beralih.

“Toyota (dan merek Jepang lain) bisa melakukan lobbying insentif eksklusif dari pemerintah untuk produksi hybrid lokal sambil gencar mengedukasi merek yang sudah memiliki pasar loyal di Indonesia. Sehingga loyalitas pelanggan tak luntur,” tegas Yannes.

Meskipun tidak dapat dipungkiri dominasi merek Jepang seperti duet Toyota-Daihatsu tidak akan dibalap dalam waktu dekat.

Komparasi Denza D9 dan Toyota Alphard HEV
Photo : Denza, Toyota

Tetapi merek Jepang disebut perlu mulai memikirkan strategi baru di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, terkhusus dalam menghadapi manufaktur asal China.

Karena mereka tak lagi sekadar mengandalkan harga murah, tetapi mulai menyematkan teknologi terkini serta memperkuat layanan purna jual.

Daftar Merek Mobil Jepang di Indonesia

  1. Toyota
  2. Lexus
  3. Daihatsu
  4. Honda
  5. Suzuki
  6. Mazda
  7. Nissan
  8. Subaru
  9. Mitsubishi

Daftar Merek Mobil China di Indonesia

  1. BYD
  2. Denza
  3. Chery
  4. Wuling
  5. Neta
  6. Jetour
  7. Jaecoo
  8. DFSK
  9. Seres
  10. MG
  11. BAIC
  12. GWM
  13. Maxus
  14. Aion
  15. Aletra
  16. Xpeng
  17. Geely

Terkini

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif