iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Pabrikan Jepang perlu mulai memperhatikan banjirnya merek mobil China di RI yang mulai diminati masyarakat
Oleh Serafina Ophelia
Geely telah mengantar 103 unit mobil listrik EX5 ke konsumen. Lalu penjualan Aion hampir tembus 1.000 tahun ini, tepatnya 996 unit.
Penjualan Chery berhasil mencapai 4.046 unit, ditopang kehadiran SUV listrik off road teranyar mereka J6. Sejak peluncurannya jelang akhir tahun lalu, model tersebut telah dibeli sebanyak lebih dari 2.000 unit.
Selain harga, pabrikan China juga mulai agresif mendirikan diler-diler di berbagai kota. Mengingat layanan purna jual jadi faktor penting yang diperhatikan konsumen sebelum membeli kendaraan.
Per Februari 2025, BYD sudah mendirikan 40 diler yang tersebar di 21 kota. Sementara Chery di 44 titik dengan target 80 diler di akhir 2025.
Masifnya pergerakan merek China serta mulai merambah ke hybrid yang jadi andalan manufaktur Jepang tentu perlu jadi perhatian.
“Industri Jepang yang ada di Indonesia sudah mendapatkan wake up call. Tidak boleh lagi bermain di zona nyaman,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia, pabrikan China berpeluang lebih diminati apalagi jika nantinya menawarkan hybrid model PHEV banderol terjangkau.
Strategi harga yang dipakai dan teknologi EV lebih matang serta fleksibilitas TKDN dinilai jadi alasan masyarakat tertarik beralih.
“Toyota (dan merek Jepang lain) bisa melakukan lobbying insentif eksklusif dari pemerintah untuk produksi hybrid lokal sambil gencar mengedukasi merek yang sudah memiliki pasar loyal di Indonesia. Sehingga loyalitas pelanggan tak luntur,” tegas Yannes.
Meskipun tidak dapat dipungkiri dominasi merek Jepang seperti duet Toyota-Daihatsu tidak akan dibalap dalam waktu dekat.
Tetapi merek Jepang disebut perlu mulai memikirkan strategi baru di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, terkhusus dalam menghadapi manufaktur asal China.
Karena mereka tak lagi sekadar mengandalkan harga murah, tetapi mulai menyematkan teknologi terkini serta memperkuat layanan purna jual.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat