Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Gaikindo berencana untuk meningkatkan penjualan kendaraan listrik di Indonesia pada 2023 mencapai 20.000 unit
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) terus mendorong penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Sebab hingga Mei 2023, minat masyarakat terhadap mobil setrum masih belum sesuai ekspetasi
Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo menuturkan kalau pihaknya berharap penjualan kendaraan listrik meningkat pesat. Bahkan dapat menembus angka 20.000 unit di 2023.
“Kalau untuk mobil listrik, terus terang kita tidak punya target khusus. Tetapi tahun lalu (lakunya) 10.000, mudah-mudahan sekarang harusnya bisa dua kali lipat (20.000). Itu harapannya, (kenyataannya) kita lihat nanti," ujar Nangoi di Jakarta Pusat, rabu (24/5).
Memang pada 2022, Gaikindo mencatat penjualan wholesales mobil setrum murni full baterai alias BEV (Battery Electric Vehicle) mencapai angka 10.327 unit. Wuling Air ev menjadi yang terlaris, terjual 8.053. unit.
Jumlah di atas berkontribusi sebanyak 52 persen dari total penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Sementara 2023 kemungkinan besar akan terus membaik.
Pasalnya Presiden Joko Widodo telah menyalurkan instrumen kebijakan agar harga mobil elektrik jadi lebih terjangkau buat masyarakat. Langkah tersebut adalah subsidi.
Orang nomor satu di Indonesia itu memberikan bantuan terhadap kendaraan roda empat setrum per 1 April 2023. Insentif yang dimaksud yakni potongan PPN atau Pajak Pertambahan Nilai berlaku hingga Desember 2023 dengan kuota 35.900 unit.
Sehingga bagi masyarakat yang mau beli mobil listrik hanya perlu menanggung PPN sebesar satu persen. Sedangkan 10 persen sisanya dibayarkan pemerintah.
Sebagai catatan tidak semua produk mendapatkan subsidi. Ada sejumlah syarat harus dipenuhi para pabrikan agar produknya masuk ke dalam skema tersebut.
Hal itu tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan nomor 38 tahun 2023, tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu yang Ditanggung Pemerintah tahun Anggaran 2023, hanya mobil listrik dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen bakal menerima insentif.
Tentu keputusan dari Jokowi langsung menunjukan dampak positif. Menurut data wholesales Gaikindo pada April 2023, penjualan kendaraan listrik mencapai 1.285 unit atau naik dari sebelumnya 1.112 unit.
Nah guna meningkatkan lagi, Pemerintah baru saja menetapkan pajak kendaraan listrik jadi gratis. Selain itu BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) juga berubah nol persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru