UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Gaikindo berencana untuk meningkatkan penjualan kendaraan listrik di Indonesia pada 2023 mencapai 20.000 unit
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) terus mendorong penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Sebab hingga Mei 2023, minat masyarakat terhadap mobil setrum masih belum sesuai ekspetasi
Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo menuturkan kalau pihaknya berharap penjualan kendaraan listrik meningkat pesat. Bahkan dapat menembus angka 20.000 unit di 2023.
“Kalau untuk mobil listrik, terus terang kita tidak punya target khusus. Tetapi tahun lalu (lakunya) 10.000, mudah-mudahan sekarang harusnya bisa dua kali lipat (20.000). Itu harapannya, (kenyataannya) kita lihat nanti," ujar Nangoi di Jakarta Pusat, rabu (24/5).
Memang pada 2022, Gaikindo mencatat penjualan wholesales mobil setrum murni full baterai alias BEV (Battery Electric Vehicle) mencapai angka 10.327 unit. Wuling Air ev menjadi yang terlaris, terjual 8.053. unit.
Jumlah di atas berkontribusi sebanyak 52 persen dari total penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Sementara 2023 kemungkinan besar akan terus membaik.
Pasalnya Presiden Joko Widodo telah menyalurkan instrumen kebijakan agar harga mobil elektrik jadi lebih terjangkau buat masyarakat. Langkah tersebut adalah subsidi.
Orang nomor satu di Indonesia itu memberikan bantuan terhadap kendaraan roda empat setrum per 1 April 2023. Insentif yang dimaksud yakni potongan PPN atau Pajak Pertambahan Nilai berlaku hingga Desember 2023 dengan kuota 35.900 unit.
Sehingga bagi masyarakat yang mau beli mobil listrik hanya perlu menanggung PPN sebesar satu persen. Sedangkan 10 persen sisanya dibayarkan pemerintah.
Sebagai catatan tidak semua produk mendapatkan subsidi. Ada sejumlah syarat harus dipenuhi para pabrikan agar produknya masuk ke dalam skema tersebut.
Hal itu tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan nomor 38 tahun 2023, tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu yang Ditanggung Pemerintah tahun Anggaran 2023, hanya mobil listrik dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen bakal menerima insentif.
Tentu keputusan dari Jokowi langsung menunjukan dampak positif. Menurut data wholesales Gaikindo pada April 2023, penjualan kendaraan listrik mencapai 1.285 unit atau naik dari sebelumnya 1.112 unit.
Nah guna meningkatkan lagi, Pemerintah baru saja menetapkan pajak kendaraan listrik jadi gratis. Selain itu BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) juga berubah nol persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja