Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Pembangunan pabrik Vinfast di Indonesia sudah mulai rampung dan bakal mulai uji coba produksi akhir 2025
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Vinfast Indonesia mengungkap bahwa pembangunan fasilitas produksi mereka di Subang, Jawa Barat terus mengalami pertumbuhan signifikan. Bahkan uji coba pembuatan mobil sudah bisa dilakukan pada akhir 2025.
Kehadiran pabrik ini tentu akan menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mengembangkan pasar otomotif di Tanah Air.
“Sampai sekarang pembangunan terus dilakukan dan tidak ada kendala. Jadi akhir tahun kami mulai mencoba membuat kendaraan, sementara produksi massal akan dilakukan pada kuartal pertama 2026,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO Vinfast Indonesia.
Ia pun mengungkap bahwa produk pertama yang akan mereka produksi adalah VF3. Hal ini karena kendaraan tersebut merupakan tulang punggung penjualan di Tanah Air.
“Model pertama sudah dipastikan VF3, sementara untuk model lainnya masih didiskusikan nanti. Karena memang harus dilihat dulu model apa yang paling banyak diminati pasar di Tanah Air,” ungkapnya kemudian.
Tak hanya memproduksi kendaraan di Tanah Air, pabrikan juga akan menggunakan komponen dalam negeri. Tujuannya adalah untuk memastikan agar seluruh unit bisa memenuhi aturan TKDN dari pemerintah.
“Kami akan langsung TKDN 40 persen karena itu wajib agar bisa tetap mendapatkan insentif dari pemerintah. Ini sudah menjadi perhatian agar semua pihak bisa memenuhi ketentuan,” tambahnya kemudian.
Perlu diketahui bahwa Vinfast merupakan perusahaan mobil listrik asal Vietnam yang masih mengimpor secara utuh produknya dari Vietnam. Langkah ini mereka ambil karena pemerintah memang memberi insentif pada kendaraan elektrifikasi.
Namun insentif tersebut selesai di akhir 2025 dan para perusahaan yang sudah menikmati kemudahan diwajibkan untuk membangun pabrik. Mereka pun harus memproduksi kendaraan dengan TKDN tertentu agar bisa terus menikmati bantuan pemerintah.
Tak mau kehilangan pasar, Vinfast Indonesia pun membangun pabrik di Subang Smartpolitan, Subang, Jawa Barat. Kapasitasnya pun cukup besar yaitu mencapai 50 ribu unit per tahun.
Nilai investasi yang sudah dikeluarkan perusahaan untuk membangun fasilitas ini pun sangat besar yaitu mencapai Rp 3,5 triliun. Nantinya mereka bakal menyerap ribuan tenaga kerja sehingga diharapkan bisa memberi dampak positif pada perekonomian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
28 April 2026, 09:00 WIB
26 April 2026, 13:00 WIB
26 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi