Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Setiap 53 detik satu unit GAC Aion selesai dibuat di pabrik yang sanggup memproduksi 3 juta mobil per tahun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sebagai pabrikan kendaraan listrik, GAC Aion telah menjadi salah satu yang terbesar di China. Tercatat perusahaan tersebut telah menjual sedikitnya 1 juta unit hanya dalam waktu empat tahun dan delapan bulan.
Besarnya angka penjualan tersebut tentu harus diimbangi oleh fasilitas produksi yang mumpuni. Maka tidak heran bila perusahaan telah menerapkan beragam teknologi agar kualitas dan kuantitas kendaraan terjaga.
“Kami bisa memproduksi sedikitnya 1 unit mobil setiap 53 detik dan kapasitasnya mencapai 3 juta unit per tahun,” ungkap Qin Bangshu, Vice President Aion Indonesia.
Cepatnya jumlah produk yang bisa mereka produksi tiap harinya bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar China. Pasalnya pada 2023 saja mereka berhasil menjual sedikitnya 480.000 unit kendaraan.
Untuk menjaga kualitas, sejumlah pekerjaan pun dilakukan langsung oleh robot. Dengan ini maka risiko terjadinya kesalahan akikat kelalaian menjadi lebih kecil.
Tak hanya itu, Aion juga menggunakan platform cloud data global untuk analisis dan pengambilan keputusan agar meningkatkan efisiensi serta kualitas produksi. teknologi ini memungkinkan semua komando kerja dilaporkan secara digital.
Walau menggunakan beragam inovasi baru baru tetapi GAC Aion tetap memanfaatkan energi ramah lingkungan dengan memasang 52.000 panel fotovoltaik. Teknologi ini mampu menghasilkan 16,77 juta kWh per tahun yang disimpan pada baterai daur ulang.
Komitmen dari GAC Aion ini pun mendapatkan gelar sebagai “Lighthouse Factory” pertama di dunia untuk kendaraan energi baru oleh World Economic Forum.
Seluruh inovasi yang sudah mereka lakukan di China rencananya juga bakal dilakukan di Indonesia. Namun semua akan dijalankan secara bertahap sesuai perkembangan pasar kendaraan listrik Tanah Air.
“Pabrik dimanapun kualitasnya pasti sama, tidak akan berubah tetapi memang pada awalnya fasilitas di Indonesia tak sebesar di Guangzhou. Tapi seiring dengan kenaikan penjualan jumlah produksi bisa naik dan terus membesar,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa GAC Aion telah menandatangi kerja sama dengan Indomobil untuk membangun pabrik kendaraan listrik di Indonesia. Dalam kesepakatan itu, mereka berencana membuat fasilitas produksi di kawasan Cikampek sehingga harga mobil bisa lebih kompetitif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta