Pabrik GAC Aion Cuma Perlu Waktu 53 Detik untuk Produksi 1 Mobil

Setiap 53 detik satu unit GAC Aion selesai dibuat di pabrik yang sanggup memproduksi 3 juta mobil per tahun

Pabrik GAC Aion Cuma Perlu Waktu 53 Detik untuk Produksi 1 Mobil

KatadataOTO – Sebagai pabrikan kendaraan listrik, GAC Aion telah menjadi salah satu yang terbesar di China. Tercatat perusahaan tersebut telah menjual sedikitnya 1 juta unit hanya dalam waktu empat tahun dan delapan bulan.

Besarnya angka penjualan tersebut tentu harus diimbangi oleh fasilitas produksi yang mumpuni. Maka tidak heran bila perusahaan telah menerapkan beragam teknologi agar kualitas dan kuantitas kendaraan terjaga.

“Kami bisa memproduksi sedikitnya 1 unit mobil setiap 53 detik dan kapasitasnya mencapai 3 juta unit per tahun,” ungkap Qin Bangshu, Vice President Aion Indonesia.

Cepatnya jumlah produk yang bisa mereka produksi tiap harinya bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar China. Pasalnya pada 2023 saja mereka berhasil menjual sedikitnya 480.000 unit kendaraan.

Pabrik GAC Aion
Photo : KatadataOTO

Untuk menjaga kualitas, sejumlah pekerjaan pun dilakukan langsung oleh robot. Dengan ini maka risiko terjadinya kesalahan akikat kelalaian menjadi lebih kecil.

Tak hanya itu, Aion juga menggunakan platform cloud data global untuk analisis dan pengambilan keputusan agar meningkatkan efisiensi serta kualitas produksi. teknologi ini memungkinkan semua komando kerja dilaporkan secara digital.

Walau menggunakan beragam inovasi baru baru tetapi GAC Aion tetap memanfaatkan energi ramah lingkungan dengan memasang 52.000 panel fotovoltaik. Teknologi ini mampu menghasilkan 16,77 juta kWh per tahun yang disimpan pada baterai daur ulang.

Komitmen dari GAC Aion ini pun mendapatkan gelar sebagai “Lighthouse Factory” pertama di dunia untuk kendaraan energi baru oleh World Economic Forum.

Hadir di Indonesia

Pabrik GAC Aion
Photo : KatadataOTO

Seluruh inovasi yang sudah mereka lakukan di China rencananya juga bakal dilakukan di Indonesia. Namun semua akan dijalankan secara bertahap sesuai perkembangan pasar kendaraan listrik Tanah Air.

“Pabrik dimanapun kualitasnya pasti sama, tidak akan berubah tetapi memang pada awalnya fasilitas di Indonesia tak sebesar di Guangzhou. Tapi seiring dengan kenaikan penjualan jumlah produksi bisa naik dan terus membesar,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa GAC Aion telah menandatangi kerja sama dengan Indomobil untuk membangun pabrik kendaraan listrik di Indonesia. Dalam kesepakatan itu, mereka berencana membuat fasilitas produksi di kawasan Cikampek sehingga harga mobil bisa lebih kompetitif.


Terkini

mobil
Suzuki

Program Test Drive Suzuki di IIMS 2026 Berhadiah Total Rp 80 Juta

Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik

mobil
DFSK Super Cab

DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment

DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana

mobil
Denza B5

Denza B5 Jadi SUV Offroad Premium, Siap Goda Konsumen

Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut

mobil
UFilm

UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5

Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi

mobil
Jetour

Terbongkar Penyebab Kebakaran Jetour T2 di Tol Jagorawi

Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT

mobil
BYD

BYD Berhasil Mendorong Penjualan Mobil Listrik Nasional

BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025

otosport
F4 Indonesia

Alasan Mobil Balap F4 Indonesia Mejeng di IIMS 2026

F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap

mobil
Denza

Lini Premium Denza Goda Masyarakat Tanah Air

Denza memboyong MPV mewah D9 dan memperkenalkan produk SUV baru, Denza B5 di pameran BCA Expoversary 2026