Pabrik BYD Segera Rampung, Bakal Beroperasi Kuartal Pertama 2026

BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat

Pabrik BYD Segera Rampung, Bakal Beroperasi Kuartal Pertama 2026
  • Oleh Satrio Adhy

  • Minggu, 14 Desember 2025 | 11:00 WIB

KatadataOTO – Sejumlah pabrik mobil listrik di Indonesia akan segera beroperasi. Salah satunya milik BYD di Subang, Jawa Barat.

Progres pembangunan fasilitas produksi tersebut masih terus berjalan. Bahkan diklaim sudah sesuai rencana dan mendapat banyak dukungan.

“Saat ini konstruksi perkembangan dari pabrik kami masih on track. Masukan dan pendapat dari otoritas terkait, pemerintah Indonesia juga sangat mendukung terhadap perkembangan pabrik kami,” ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia di Sentul, Bogor beberapa waktu lalu.

Petinggi BYD tersebut optimistis, pembangunan pabrik mereka bisa dikerjakan secara cepat. Lalu rampung pada akhir tahun ini.

BYD
Photo: KatadataOTO

Kemudian fasilitas mereka bisa mulai memproduksi BYD Atto 1, Seal hingga Sealion 7 pada kuartal pertama 2026.

Keputusan ini merupakan komitmen BYD, dalam meningkatkan daya saing dan memperkuat dominasi di pasar Indonesia.

Hal senada turut dilontarkan oleh Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations BYD Motor Indonesia. Sayang ia belum dapat membocorkan model pertama yang akan dirakit di Subang.

“Kami memang belum bisa menetapkan model yang akan diproduksi pertama kali. Tetapi prinsip umumnya adalah mobil dengan volume (penjualan) cukup dominan yang signifikan biasanya dipilih untuk diproduksi secara domestik,” tutur Luther.

Luther pun menjabarkan bahwa, ada beberapa produk dengan permintaan tinggi. Semisal BYD Atto 1, M6 dan Sealion 7.

Punya Kapasitas Besar

Di sisi lain, update pembangunan fasilitas produksi BYD menjadi angin segar. Tandanya mereka sudah semakin dekat untuk membuat mobil listrik secara lokal.

Sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Terutama masyarakat di wilayah Subang, Jawa Barat dan sekitar.

“Kapasitas produksi (pabrik BYD) 150.000 per tahun,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dalam kesempatan terpisah.

Keberadaan pabrik BYD di Tanah Air memang sangat penting. Mengingat penjualan mereka di pasar nasional rata-rata 10 ribu per bulan.

Pabrik Aion di Purwakarta
Photo: KatadataOTO

Otomatis kehadiran fasilitas produksi satu ini, dipercaya mampu memenuhi semua permintaan para konsumen.

Jadi patut ditunggu kapan pabrik BYD bisa segera beroperasi. Lalu memproduksi kendaraan roda empat ramah lingkungan.

Selanjutnya memberikan dampak bagi industri otomotif. Kemudian berefek bagi sektor perekonomian di Tanah Air.


Terkini

otosport
Ducati

Nostalgia 100 Tahun, Livery Ducati di MotoGP 2026 Tampil Elegan

Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026

mobil
Toyota Raize

Toyota Raize Dapat Penyegaraan, Ada Tiga Pilihan Paket Aksesoris

Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian

mobil
Wuling

Harga Mobil Listrik Wuling Januari 2026, Naik Tanpa Insentif

Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan

mobil
Suzuki Jimny 3 pintu

Diskon Suzuki Jimny 3 Pintu NIK 2025, Cocok Dipakai Lebaran 2026

Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Mulai Perketat Aturan Daur Ulang Baterai Mobil Listrik

Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik

mobil
Changan

Ambisi Changan Menjadi Merek Otomotif Inovatif dan Tepercaya

Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia

mobil
Kebakaran Mobil Listrik

Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik

Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti

news
Sailun

Sailun Group Memulai Produksi Ban di Demak, Jawa Tengah

Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia