BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah pabrik mobil listrik di Indonesia akan segera beroperasi. Salah satunya milik BYD di Subang, Jawa Barat.
Progres pembangunan fasilitas produksi tersebut masih terus berjalan. Bahkan diklaim sudah sesuai rencana dan mendapat banyak dukungan.
“Saat ini konstruksi perkembangan dari pabrik kami masih on track. Masukan dan pendapat dari otoritas terkait, pemerintah Indonesia juga sangat mendukung terhadap perkembangan pabrik kami,” ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia di Sentul, Bogor beberapa waktu lalu.
Petinggi BYD tersebut optimistis, pembangunan pabrik mereka bisa dikerjakan secara cepat. Lalu rampung pada akhir tahun ini.
Kemudian fasilitas mereka bisa mulai memproduksi BYD Atto 1, Seal hingga Sealion 7 pada kuartal pertama 2026.
Keputusan ini merupakan komitmen BYD, dalam meningkatkan daya saing dan memperkuat dominasi di pasar Indonesia.
Hal senada turut dilontarkan oleh Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations BYD Motor Indonesia. Sayang ia belum dapat membocorkan model pertama yang akan dirakit di Subang.
“Kami memang belum bisa menetapkan model yang akan diproduksi pertama kali. Tetapi prinsip umumnya adalah mobil dengan volume (penjualan) cukup dominan yang signifikan biasanya dipilih untuk diproduksi secara domestik,” tutur Luther.
Luther pun menjabarkan bahwa, ada beberapa produk dengan permintaan tinggi. Semisal BYD Atto 1, M6 dan Sealion 7.
Di sisi lain, update pembangunan fasilitas produksi BYD menjadi angin segar. Tandanya mereka sudah semakin dekat untuk membuat mobil listrik secara lokal.
Sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Terutama masyarakat di wilayah Subang, Jawa Barat dan sekitar.
“Kapasitas produksi (pabrik BYD) 150.000 per tahun,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dalam kesempatan terpisah.
Keberadaan pabrik BYD di Tanah Air memang sangat penting. Mengingat penjualan mereka di pasar nasional rata-rata 10 ribu per bulan.
Otomatis kehadiran fasilitas produksi satu ini, dipercaya mampu memenuhi semua permintaan para konsumen.
Jadi patut ditunggu kapan pabrik BYD bisa segera beroperasi. Lalu memproduksi kendaraan roda empat ramah lingkungan.
Selanjutnya memberikan dampak bagi industri otomotif. Kemudian berefek bagi sektor perekonomian di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi