Nissan Batalkan Rencana Bangun Pabrik Baterai EV di Jepang

Tidak hanya melakukan PHK, Nissan batalkan rencana pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Jepang

Nissan Batalkan Rencana Bangun Pabrik Baterai EV di Jepang
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Manufaktur otomotif asal Jepang, Nissan terus mengalami tantangan. Di tengah ketatnya persaingan mobil listrik, Nissan justru membatalkan pembangunan pabrik baterai EV (Electric Vehicle) di Jepang.

Perlu diketahui, awalnya Nissan memiliki rencana untuk melakukan pengembangan baterai mobil listrik secara mandiri guna menekan harga produksi di masa mendatang.

Baterai yang bakal diproduksi seharusnya merupakan LFP (Lithium Ferro Phosphate) untuk nantinya disematkan ke lini kendaraan listrik Nissan pada tahun fiskal 2028.

Fasilitas perakitan baterai EV Nissan adalah bagian dari investasi Nissan sebesar 1 miliar USD.

Pabrik Baterai Nissan
Photo : Nissan

Ditambah lagi pemerintah Jepang dikabarkan bakal memberikan dana tambahan sampai 384 juta USD guna membantu menjaga persediaan domestik Nissan.

Sebelum pembatalan rencana pembangunan pabrik baterai EV, Nissan juga telah menutup fasilitas produksi di Wuhu, Cina karena anjloknya penjualan di negeri tirai bambu.

Bukan jadi hal mengejutkan, apalagi jika mengingat Nissan mencatatkan kerugian bersih 750 miliar yen (Rp 84 triliun) selama tahun fiskal 2024 atau periode April 2024 sampai Maret 2025.

Sementara itu di Indonesia, Nissan mengikuti langkah pabrikan Jepang lain yang masih lebih fokus pada penjualan mobil hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle).

Isu kebangkrutan di Jepang dan pasar global sempat ditepis oleh perwakilan Nissan Indonesia. 

“Saya rasa pasar Indonesia tidak (terdampak) ya. Karena ordering (unit) kita sudah fix sekarang,” kata Caca Tobing, National Sales Head PT NMDI (Nissan Motor Distributor Indonesia) di Senayan beberapa waktu lalu.

Penjualan mereka sejauh ini diklaim baik, dengan MPV (Multi Purpose Vehicle) teranyar Serena e-Power sebagai salah satu kontributor terbesar.

Kabar Kedatangan Nissan X-Trail e-Power Menguat, Segera Dijual
Photo : KatadataOTO

“Kontribusinya (penjualan Nissan Serena e-Power) bisa 50 persen. Makanya menurut kita, e-Power itu jawaban dari kebutuhan pelanggan Indonesia,” tegas Caca.

Hingga saat ini, pihak Nissan belum menunjukkan ketertarikan buat menghadirkan mobil listrik baru. Satu-satunya EV dari Nissan adalah Leaf.

Produk lain yang disinyalir hadir ke Tanah Air dalam waktu dekat ini adalah generasi terbaru dari X-Trail e-Power, menambah opsi mobil hybrid bagi konsumen dalam negeri.


Terkini

mobil
Jaecoo J5 EV Body Kit

Makin Gagah, Jaecoo J5 EV Punya Body Kit Resmi

Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty

otosport
Jadwal MotoGP 2027

Simak Jadwal MotoGP 2027, Seri Mandalika Mundur ke Akhir Oktober

Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah

news
Motul

Motul Transfer Edukasi Bengkel Independen di Palembang

Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang

mobil
Automechanika Jakarta 2026

Berburu Keperluan Mobil Balap di Automechanika Jakarta 2026

Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026

motor
Motor listrik

Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi

Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang

mobil
Suzuki e Sky

Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI

Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya

news
Motul

Motul Hadirkan Pengalaman Motorsport yang Berkesan

Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa

news
Astra Otoparts

Integrasi Layanan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026

Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif