Mobil Listrik Terbaru Mitsubishi Bakal Pakai Basis Nissan Leaf

Mitsubishi tengah menyiapkan satu unit mobil listrik terbaru, pakai basis Nissan Leaf generasi ketiga

Mobil Listrik Terbaru Mitsubishi Bakal Pakai Basis Nissan Leaf
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pabrikan otomotif Jepang perlahan mulai menghadirkan lini kendaraan listrik di tengah gempuran EV (Electric Vehicle) asal Tiongkok.

Salah satunya Mitsubishi. Beberapa waktu lalu manufaktur berlambang tiga berlian itu telah mengumumkan rencana model baru yang bakal dihadirkan secara global.

Dalam waktu dekat, satu model yang akan debut adalah mobil listrik dengan basis Nissan Leaf generasi ketiga.

Dibandingkan versi terdahulu, Nissan Leaf teranyar diklaim punya jarak tempuh yang lebih. Meski belum ada spesifikasi resmi, seorang perwakilan Nissan membeberkan daya jelajahnya bisa tembus 600 km (WLTP).

Mobil Listrik Terbaru Mitsubishi Bakal Pakai Basis Nissan Leaf
Photo : Nissan

Tetapi, Nissan Leaf versi Mitsubishi nantinya disebut punya jarak tempuh sekitar 482 km dalam satu kali pengisian daya.

Mobil listrik terbaru Mitsubishi akan dibangun di atas platform yang sama seperti Nissan Leaf, yaitu CMF-EV. Dari segi ukuran, dimensinya diperkirakan akan sedikit lebih besar dari Ariya.

Kemungkinan desainnya juga tidak akan berbeda jauh dari Leaf. Buat gambaran, Nissan Leaf generasi ketiga tampil lebih modern dan sudah tak lagi identik dengan hatchback.

Lebih menyerupai SUV (Sport Utility Vehicle) crossover, Nissan Leaf terbaru menyasar konsumen yang menggunakan mobil untuk mobilitas perkotaan bersama keluarga.

Untuk pasar AS (Amerika Serikat), Nissan bakal membekali Leaf dengan soket pengisian daya NACS yang bisa digunakan di Tesla Superchargers.

Mobil listrik Mitsubishi ini baru akan hadir ke konsumen pada 2026. Negara tujuan utamanya adalah Amerika Utara.

Sedangkan di Indonesia, Mitsubishi baru punya satu mobil listrik L100 EV, van untuk kebutuhan fleet.

Diskon Nissan Leaf
Photo : KatadataOTO

Lini elektrifikasinya masih minim. Sempat ada Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), tetapi dibanderol Rp 1 miliar. Sehingga model itu akhirnya kalah bersaing dan tak lagi dijual di RI.

Mitsubishi mengkonfirmasi segera hadir model baru untuk konsumen Tanah Air. Hanya saja nampaknya masih akan berupa mobil hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle), bukan BEV (Battery Electric Vehicle).

Sementara Leaf masih dijual di Indonesia, satu-satunya EV dari Nissan di dalam negeri. Lalu Nissan punya dua model hybrid guna mendukung komitmen elektrifikasi pemerintah, yakni Kicks e-Power dan Serena e-Power.


Terkini

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama

news
Yogyakarta

8 Juta Orang Diperkirakan Melintas di DIY Saat Mudik Lebaran 2026

Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas