Proyeksi Penjualan Mobil Baru Tanpa Insentif di 2026
11 Desember 2025, 11:00 WIB
Nilai transaksi GIIAS The Series 2024 capai Rp 20 triliun yang didapatkan dari 40.000 kendaraan terpesan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – GIIAS The Series 2024 resmi berakhir setelah penyelenggaraan di Semarang rampung. Kehadiran rangkaian pameran otomotif tersebut diklaim telah berhasil mendorong penjualan kendaraan di Tanah Air.
Terlebih kondisi pasar saat ini masih penuh tekanan dan diperlukan beragam langkah agar tidak semakin jatuh.
“Rangkaian seri pameran GIIAS didaerah bertujuan mendorong capaian industri kendaraan bermotor. Langkah ini juga menjadi upaya Gaikindo untuk mencapai target penjualan tahun 2024 yang telah direvisi jadi 850.000 unit diakhir tahun,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo dalam keterangan resminya (03/11).
Penyelenggaraan GIIAS The Series 2024 berhasil mengundang lebih dari 500.000 orang. Penyelenggaraan di Tangerang berhasil menjadi penyumbang terbesar karena dihadiri oleh 475.084 orang.
Kemudian GIIAS Surabaya berhasil mencatatkan pengunjung sebanyak 35.385 orang. Sementara penyelenggaraan di Bandung dikunjungi 24.847 orang.
Lalu GIIAS Semarang berhasil mengundang 30.070 pengunjung selama penyelenggaraan berlangsung.
Banyaknya jumlah pengunjung pun diklaim memberi dampak positif terhadap industri otomotif. Pasalnya dari seluruh seri tercatat ada 40.000 kendaraan berhasil dipesan dengan nilai transaksi GIIAS The Series 2024 sebesar Rp 20 triliun.
“Kami sangat bersyukur di tengah tantangan industri kendaraan bermotor tahun ini, seluruh seri GIIAS dapat berlangsung dengan sukses, mencatat hasil yang baik dan berkontribusi terhadap capaian industri tanah air,” tutur Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo.
Gaikindo selaku asosiasi yang menaungi para pelaku industri kendaraan roda empat di Indonesia telah memutuskan merevisi target penjualan di 2024. Sebelumnya mereka menetapkan untuk bisa melepas lebih dari 1 juta unit kini menjadi hanya 850.000 unit.
Angka tersebut dinilai masuk akal mengingat waktu yang sudah semakin sedikit dan lemahnya daya beli masyarakat.
Sementara tahun depan, Gaikindo pun optimis kondisinya akan menjadi lebih baik dibanding tahun ini. Oleh sebab itu mereka pun menargetkan untuk bisa kembali ke level 1 juta unit pada 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 11:00 WIB
11 Desember 2025, 08:00 WIB
11 Desember 2025, 07:00 WIB
08 Desember 2025, 20:00 WIB
03 Desember 2025, 13:25 WIB
Terkini
11 Desember 2025, 19:16 WIB
Mitsubishi Fuso mendominasi pasar kendaraan niaga di Tanah Air dengan menorehkan market share 39,9 persen
11 Desember 2025, 18:33 WIB
Mobil yang diyakini bakal jadi Wuling Almaz Darion di Indonesia resmi meluncur, ada tiga opsi jantung pacu
11 Desember 2025, 17:16 WIB
Gokart indoor terbaru di Jakarta, Drift.inc resmi dibuka di Central Park Mall dengan panjang trek 284 meter
11 Desember 2025, 16:00 WIB
GWM Puri memiliki fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts) untuk bisa memanjakan konsumen setia
11 Desember 2025, 15:00 WIB
Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI
11 Desember 2025, 14:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026
11 Desember 2025, 13:00 WIB
Jaecoo J5 EV mulai didistribusikan ke konsumen, masuk tiga besar mobil listrik terlaris pada November 2025
11 Desember 2025, 12:00 WIB
Salah satu diskon motor matic Honda yang bisa dimanfaatkan jelang Nataru adalah untuk pembelian Vario 160