Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Nilai transaksi GIIAS The Series 2024 capai Rp 20 triliun yang didapatkan dari 40.000 kendaraan terpesan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – GIIAS The Series 2024 resmi berakhir setelah penyelenggaraan di Semarang rampung. Kehadiran rangkaian pameran otomotif tersebut diklaim telah berhasil mendorong penjualan kendaraan di Tanah Air.
Terlebih kondisi pasar saat ini masih penuh tekanan dan diperlukan beragam langkah agar tidak semakin jatuh.
“Rangkaian seri pameran GIIAS didaerah bertujuan mendorong capaian industri kendaraan bermotor. Langkah ini juga menjadi upaya Gaikindo untuk mencapai target penjualan tahun 2024 yang telah direvisi jadi 850.000 unit diakhir tahun,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo dalam keterangan resminya (03/11).
Penyelenggaraan GIIAS The Series 2024 berhasil mengundang lebih dari 500.000 orang. Penyelenggaraan di Tangerang berhasil menjadi penyumbang terbesar karena dihadiri oleh 475.084 orang.
Kemudian GIIAS Surabaya berhasil mencatatkan pengunjung sebanyak 35.385 orang. Sementara penyelenggaraan di Bandung dikunjungi 24.847 orang.
Lalu GIIAS Semarang berhasil mengundang 30.070 pengunjung selama penyelenggaraan berlangsung.
Banyaknya jumlah pengunjung pun diklaim memberi dampak positif terhadap industri otomotif. Pasalnya dari seluruh seri tercatat ada 40.000 kendaraan berhasil dipesan dengan nilai transaksi GIIAS The Series 2024 sebesar Rp 20 triliun.
“Kami sangat bersyukur di tengah tantangan industri kendaraan bermotor tahun ini, seluruh seri GIIAS dapat berlangsung dengan sukses, mencatat hasil yang baik dan berkontribusi terhadap capaian industri tanah air,” tutur Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo.
Gaikindo selaku asosiasi yang menaungi para pelaku industri kendaraan roda empat di Indonesia telah memutuskan merevisi target penjualan di 2024. Sebelumnya mereka menetapkan untuk bisa melepas lebih dari 1 juta unit kini menjadi hanya 850.000 unit.
Angka tersebut dinilai masuk akal mengingat waktu yang sudah semakin sedikit dan lemahnya daya beli masyarakat.
Sementara tahun depan, Gaikindo pun optimis kondisinya akan menjadi lebih baik dibanding tahun ini. Oleh sebab itu mereka pun menargetkan untuk bisa kembali ke level 1 juta unit pada 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda