Nilai Transaksi GIIAS The Series 2024 Capai Rp 20 triliun

Nilai transaksi GIIAS The Series 2024 capai Rp 20 triliun yang didapatkan dari 40.000 kendaraan terpesan

Nilai Transaksi GIIAS The Series 2024 Capai Rp 20 triliun
Adi Hidayat

KatadataOTO – GIIAS The Series 2024 resmi berakhir setelah penyelenggaraan di Semarang rampung. Kehadiran rangkaian pameran otomotif tersebut diklaim telah berhasil mendorong penjualan kendaraan di Tanah Air.

Terlebih kondisi pasar saat ini masih penuh tekanan dan diperlukan beragam langkah agar tidak semakin jatuh.

“Rangkaian seri pameran GIIAS didaerah bertujuan mendorong capaian industri kendaraan bermotor. Langkah ini juga menjadi upaya Gaikindo untuk mencapai target penjualan tahun 2024 yang telah direvisi jadi 850.000 unit diakhir tahun,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo dalam keterangan resminya (03/11).

Penyelenggaraan GIIAS The Series 2024 berhasil mengundang lebih dari 500.000 orang. Penyelenggaraan di Tangerang berhasil menjadi penyumbang terbesar karena dihadiri oleh 475.084 orang.

BYD Boyong Semua Mobil Listrik ke GIIAS Semarang 2024
Photo : KatadataOTO

Kemudian GIIAS Surabaya berhasil mencatatkan pengunjung sebanyak 35.385 orang. Sementara penyelenggaraan di Bandung dikunjungi 24.847 orang.

Lalu GIIAS Semarang berhasil mengundang 30.070 pengunjung selama penyelenggaraan berlangsung.

Banyaknya jumlah pengunjung pun diklaim memberi dampak positif terhadap industri otomotif. Pasalnya dari seluruh seri tercatat ada 40.000 kendaraan berhasil dipesan dengan nilai transaksi GIIAS The Series 2024 sebesar Rp 20 triliun.

“Kami sangat bersyukur di tengah tantangan industri kendaraan bermotor tahun ini, seluruh seri GIIAS dapat berlangsung dengan sukses, mencatat hasil yang baik dan berkontribusi terhadap capaian industri tanah air,” tutur Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo.

Revisi Target Penjualan

BYD Boyong Semua Mobil Listrik ke GIIAS Semarang 2024
Photo : KatadataOTO

Gaikindo selaku asosiasi yang menaungi para pelaku industri kendaraan roda empat di Indonesia telah memutuskan merevisi target penjualan di 2024. Sebelumnya mereka menetapkan untuk bisa melepas lebih dari 1 juta unit kini menjadi hanya 850.000 unit.

Angka tersebut dinilai masuk akal mengingat waktu yang sudah semakin sedikit dan lemahnya daya beli masyarakat.

Sementara tahun depan, Gaikindo pun optimis kondisinya akan menjadi lebih baik dibanding tahun ini. Oleh sebab itu mereka pun menargetkan untuk bisa kembali ke level 1 juta unit pada 2025.


Terkini

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 2 April 2026

Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 April 2026

Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026