Nilai Pemalsuan Emas Antam Setara 281.132 Hyundai Kona Electric

Pemalsuan emas Antam seberat 109 ton memiliki nilai yang setara dengan 281.132 unit Hyundai Kona Electric

Nilai Pemalsuan Emas Antam Setara 281.132 Hyundai Kona Electric
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pemalsuan emas Antam oleh para petinggi BUMN berhasil mendapat perhatian dari masyarakat luas. Pasalnya mereka sudah melakukannya sejak 2010 hingga 2021.

Dalam kurun waktu tersebut telah tercetak sedikitnya 109 ton logam mulia dalam berbagai ukuran yang diedarkan ke masyarakat. Bila dikonversikan ke harga emas di Antam maka nilainya sangat fantastis.

Pasalnya harga logam mulia saat ini mencapai Rp 1,289 miliar per kg. Artinya nilai emas Antam palsu yang berhasil dicetak dalam 11 tahun setara Rp 140,5 triliun.

Dana sebesar itu tentu cukup untuk membeli beragam jenis mobil dalam jumlah sangat besar. Salah satunya adalah Hyundai Kona Electric yang akan segera diluncurkan.

Hyundai Kona Electric
Photo : KatadataOTO

Meski belum menyampaikan banderol resmi tetapi pabrikan asal Korea Selatan tersebut sudah menyebut kisaran harga. Dalam keterangan mereka mengklaim Hyundai Kona EV bisa didapatkan pelanggan dengan nilai Rp 500 jutaan.

Itu artinya sekitar 281.132 unit Hyundai Kona Electric bisa didapatkan dari kasus pemalsuan emas Antam. Padahal mobil tersebut merupakan Battery Electric Vehicle dengan beragam teknologi terkini.

Hyundai Kona Electric pun dikabarkan hadir dalam beberapa varian seperti Signature Long Range, Signature Standard Range, Prime Long Range juga Prime Standard Range. Jarak tempuhnya beragam mulai dari 400 km hingga 600 km.

Untuk baterainya sendiri akan memiliki kapasitas 64,8 kWh dan telah diproduksi secara lokal. Sumber tenaga tersebut kemudian mengalirkan daya ke motor penggerak bertenaga 201 hp serta torsi puncak 255 Nm.

Hyundai Kona Electric
Photo : Hyundai

Sejumlah fitur sudah disematkan pabrikan seperti seperti i-Pedal sehingga pengemudi bisa mengatur kecepatan kendaraan hanya memakai pedal akselerator. Tak cuma itu, tersedia juga opsi V2L atau Vehicle-to-Load agar mobil bisa dipakai sebagai sumber tenaga buat barang elektronik lain menggunakan output AC 1,7 kW.

Dengan segala keunggulan itu maka tidak mengherankan bila Hyundai optimis Kona Electric bisa menjadi salah satu model terlaris mereka di masa depan.


Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Agustus 2026 Kembali Berlaku

Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend, Hari Ini 21 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan

news
Sim keliling bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Agustus, Cek Syarat dan Biayanya

Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung

mobil
BAIC

Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik

BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan

mobil
Freelander 8

SUV Freelander 8 Mejeng di Uni Emirate Arab Jelang Debut Global

Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK

news
IEE Series 2026

Transisi Elektrifikasi Jadi Sorotan IEE Series 2026

IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan