Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Ribuan karyawan Hyundai di Korea Selatan tengah menggelar aksi mogok kerja selama tiga hari berturut-turut
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Hyundai Motors sedang menghadapi ancaman mogok kerja. Kegiatan tersebut bakal dilakukan secara serentak oleh ribuan karyawan jenama asal Korea Selatan ini.
Mengutip Reuters pada Kamis (04/09), serikat pekerja Hyundai berencana menggelar aksi ini selama tiga hari.
“Para pekerja akan meninggalkan pekerjaan selama dua jam pada Rabu dan Kamis. Lalu selama empat jam di Jumat,” tulis laporan tersebut.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk protes ribuan karyawan. Sebab mereka menuntut adanya kenaikan gaji atau upah.
Serikat juga meminta usia pensiun di pabrik Hyundai diubah. Menjadi 64 tahun dari 60 tahun yang ditetapkan secara hukum.
Lalu mereka turut menuntut pengurangan hari kerja, menjadi hanya 4,5 hari saja dalam seminggu.
Tak berhenti sampai di situ, perusahaan diminta membayarkan bonus sebesar 30 persen dari laba bersih Hyundai pada 2024 lalu.
Dalam laporan yang sama, mogok kerja para karyawan Hyundai dilakukan setelah mayoritas anggota serikat memberikan suara pada 25 Agustus.
Mereka memberi dukungan buat menggelar aksi kali ini. Sehingga ribuan karyawan bakal turut ambil bagian.
Terlebih penyampaian pendapat tersebut dilakukan di tiga pabrik Hyundai, yakni yang berada di Ulsan, Jeonju maupun Asan.
Tentu perusahaan wajib mendengarkan aspirasi para serikat pekerja. Mengingat sejumlah produksi mobil bakal terdampak.
Seperti contoh Hyundai Kona, Tucson, Santa Fe, Palisade, Sonata dan Grandeur. Selain itu mogok kerja diperkirakan juga bakal menghambat proses produksi Genesis G70, G80, G90, GV60, GV70 serta GV80.
Oleh sebab itu manufaktur asal Korea Selatan ini, mau tidak mau membuka ruang diskusi dengan para pekerja.
Sementara itu di Indonesia, Hyundai dikabarkan tengah bersiap memasarkan mobil baru buat konsumen di dalam negeri, misal Ioniq 9.
Sebab Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Hyundai Ioniq 9 sudah terdaftar, yakni dengan kode IONIQ 9 EV CAL 4X4AT.
NJKB dari mobil listrik satu ini memiliki nilai sampai Rp 699 juta. Namun angka tersebut bukan harga yang akan ditawarkan ke konsumen.
Masih ada sejumlah pajak yang harus ditanggung pembeli di Tanah Air. Sehingga banderol di atas dipastikan akan lebih tinggi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Ada tiga model baru motor listrik VinFast yang meluncur di Vietnam, salah satunya tampil mirip Honda Vario
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada