Karyawan Hyundai Gelar Mogok Kerja, Tuntut Naik Gaji

Ribuan karyawan Hyundai di Korea Selatan tengah menggelar aksi mogok kerja selama tiga hari berturut-turut

Karyawan Hyundai Gelar Mogok Kerja, Tuntut Naik Gaji
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Kamis, 04 September 2025 | 13:00 WIB

KatadataOTO – Hyundai Motors sedang menghadapi ancaman mogok kerja. Kegiatan tersebut bakal dilakukan secara serentak oleh ribuan karyawan jenama asal Korea Selatan ini.

Mengutip Reuters pada Kamis (04/09), serikat pekerja Hyundai berencana menggelar aksi ini selama tiga hari.

“Para pekerja akan meninggalkan pekerjaan selama dua jam pada Rabu dan Kamis. Lalu selama empat jam di Jumat,” tulis laporan tersebut.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk protes ribuan karyawan. Sebab mereka menuntut adanya kenaikan gaji atau upah.

Dugaan Penyebab Tiga Pekerja Pabrik Hyundai Tewas saat Tes Mobil
Photo : Hyundai

Serikat juga meminta usia pensiun di pabrik Hyundai diubah. Menjadi 64 tahun dari 60 tahun yang ditetapkan secara hukum.

Lalu mereka turut menuntut pengurangan hari kerja, menjadi hanya 4,5 hari saja dalam seminggu.

Tak berhenti sampai di situ, perusahaan diminta membayarkan bonus sebesar 30 persen dari laba bersih Hyundai pada 2024 lalu.

Dalam laporan yang sama, mogok kerja para karyawan Hyundai dilakukan setelah mayoritas anggota serikat memberikan suara pada 25 Agustus.

Mereka memberi dukungan buat menggelar aksi kali ini. Sehingga ribuan karyawan bakal turut ambil bagian.

Terlebih penyampaian pendapat tersebut dilakukan di tiga pabrik Hyundai, yakni yang berada di Ulsan, Jeonju maupun Asan.

Tentu perusahaan wajib mendengarkan aspirasi para serikat pekerja. Mengingat sejumlah produksi mobil bakal terdampak.

Seperti contoh Hyundai Kona, Tucson, Santa Fe, Palisade, Sonata dan Grandeur. Selain itu mogok kerja diperkirakan juga bakal menghambat proses produksi Genesis G70, G80, G90, GV60, GV70 serta GV80.

Oleh sebab itu manufaktur asal Korea Selatan ini, mau tidak mau membuka ruang diskusi dengan para pekerja.

Hyundai di Indonesia

Sementara itu di Indonesia, Hyundai dikabarkan tengah bersiap memasarkan mobil baru buat konsumen di dalam negeri, misal Ioniq 9.

Hyundai Ioniq 9
Photo : Istimewa

Sebab Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Hyundai Ioniq 9 sudah terdaftar, yakni dengan kode IONIQ 9 EV CAL 4X4AT.

NJKB dari mobil listrik satu ini memiliki nilai sampai Rp 699 juta. Namun angka tersebut bukan harga yang akan ditawarkan ke konsumen.

Masih ada sejumlah pajak yang harus ditanggung pembeli di Tanah Air. Sehingga banderol di atas dipastikan akan lebih tinggi.


Terkini

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Puluhan Ribu Pengendara Siap Ramaikan Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain

mobil
Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan

mobil
AiMOGA Mobo

Chery Bikin Robot Pintar AiMOGA Mobo, Dijual Massal

AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo

modifikasi
Asia CAN 2026

Final Asia CAN 2026 Tuntas Digelar, Gairahkan Industri Audio

Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio