Mobil Listrik Honda Super One Resmi Dijual, Harga Rp 2,3 Miliar
11 Januari 2026, 17:00 WIB
Nama mobil listrik Geely EX3 terdaftar di laman resmi Pangkalan Data Kekayaan Indonesia, wujudnya sederhana
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasar otomotif tampaknya masih akan kehadiran berbagai model baru dari manufaktur Cina. Salah satunya adalah Geely EX3.
Nama Geely EX3 diketahui telah terdaftar di laman resmi Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI), dengan nomor registrasi IDM001361744.
Berdasarkan penelusuran KatadataOTO pada Selasa (26/08), Geely EX3 didaftarkan oleh Zhejiang Geely Holding Group yang bertempat di Zhejiang, Cina.
Belum ada kabar jelas soal kehadiran mobil listrik ini, tetapi di negara asalnya Geely EX3 mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kompak. Sekilas, dimensinya tak berbeda jauh dari Hyundai Kona EV.
Perlu diketahui, di negara asalnya model tersebut dijual sebagai Geely Geometry E alias versi pembaruan dari EX3.
Dibandingkan versi pertama yang debut di 2021, tampilan Geely EX3 dirancang semakin modern dan minimalis khas mobil listrik.
Sebelumnya EX3 punya headlight dan gril berukuran besar. Kedua ciri itu dihilangkan pada versi terbarunya.
Ada dua opsi jarak tempuh tersedia untuk Geely EX3, yaitu 301 kilometer dan 401 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Bicara soal ukuran, Geely EX3 memiliki dimensi panjang 4.006 mm, lebar 1.765 mm dan tinggi 1.550 mm dengan wheelbase atau jarak sumbu roda 2.485 mm.
Sebagai perbandingan kasar, dimensi Hyundai Kona Electric adalah 4.355 mm x 1.825 mm x 1.575 mm sementara wheelbase-nya 2.660 mm.
Desainnya terbilang sederhana. Pada bagian depan, ada emblem Geely berukuran kecil ditempatkan tepat di bawa LED bar melintang di area kap mobil.
Beralih ke bagian samping, Geely EX3 pakai pelek berwarna hitam, memberikan kesan sporti pada mobil. Ukurannya adalah 205/60 R16.
Di bagian belakang mobil, lampu LED telah disematkan buat mendukung sektor pencahayaan.
Terkait jantung pacu Geely EX3 tipe tertinggi dibekali baterai LFP berkapasitas 39,3 kWh dipadukan motor elektrik, menyalurkan tenaga 60 kW (80,4 hp) dan torsi puncak 130 Nm ke roda depan.
Namun sebagai catatan, pendaftaran merek bukan jadi jaminan satu model bakal meluncur di dalam negeri.
Terkadang hal ini dilakukan buat kebutuhan lain. Misalnya riset ataupun perkenalan kendaraan di acara seperti pameran otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Januari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 07:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Terkini
11 Januari 2026, 19:34 WIB
Insentif bersifat stimulus dipercaya lebih efektif dibandingkan kebijakan yang cenderung bersifat disposable consumption
11 Januari 2026, 19:00 WIB
Denza siap membawa model baru lintas segmen untuk melengkapi line up-nya di Indonesia, diyakini Z9 dan D9L
11 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah melantai di Singapore Motor Show, Honda Super One kemungkinan besar segera mengaspal di Indonesia
11 Januari 2026, 15:00 WIB
Pabrikan mobil Cina berpotensi tumbuh signifikan hingga 2030 dan mengganggu dominasi Toyota dan VW di pasar global
11 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota terus menunjukan dominasinya, terutama dalam hal merek mobil terlaris usai mencatatkan 258.268 unit
11 Januari 2026, 09:00 WIB
Mobil bekas di bawah Rp 100 juta di awal 2026 bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan andalan bermobilitas
11 Januari 2026, 07:00 WIB
Raffi Ahmad terpantau memiliki kendaraan baru di garasinya termasuk BAIC BJ40 Plus dan Toyota Starlet
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan