Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Agar harga jual bisa lebih kompetitif di Tanah Air, mobil listrik Neta V mulai produksi lokal tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik Neta V belum lama ditawarkan di perhelatan GIIAS 2023 sebagai crossover setrum harga terjangkau. Sejak peluncuran sampai hari ini harga masih tetap bertahan di Rp379 juta.
Neta V sendiri masih merupakan unit CBU (Completely Built Up) alias impor utuh dari negara asalnya di China. Namun pabrikan punya target untuk merakit lokal mobil listrik tersebut supaya harga bisa lebih terjangkau dan kompetitif.
Jason Ding, Managing Director Neta Auto Indonesia menjelaskan bahwa Neta V mulai diproduksi lokal pada 2024. Pihaknya juga sudah menetapkan target mengikuti kebutuhan konsumen.
“Jika bicara CKD target waktu adalah di kuartal kedua 2023 dan tahap kedua di kuartal ketiga. Sementara jumlah kami berharap bisa mencapai 10.000 unit CKD, bekerja sama dengan PT Handal Motor Indonesia kapasitas 30.000 unit,” ucap Jason menjawab pertanyaan TrenOto di Pullman Ballroom Jakarta, Selasa (24/10).
Lebih rinci produksi disebut akan mengikuti permintaan konsumen. Sekadar informasi hingga sekarang Neta berhasil mengantongi lebih dari 200 SPK atau pemesanan Neta V.
Hanya saja ia masih enggan membocorkan nominal investasi Neta di Indonesia. Namun ada beberapa fase tahapan dilalui terkait hal tersebut.
Menurut Fajrul Ilhami selaku Director of External Affairs and Product Neta Auto Indonesia ada tiga tahap utama investasi pabrik asal China ini.
“Pertama fase introduction atau pengenalan, lalu CKD dan setelahnya IKD. Tidak menutup kemungkinan ada tahapan penetapan produk lokal konten, untuk nilai investasi masih ada perhitungan dari tim terkait,” ujar Fajrul.
Dirinya menegaskan perlu koordinasi serta studi terkait supplier komponen utama mobil seperti baterai, motor elektrik sampai bodi.
Untuk diketahui Neta V sudah bisa dipesan masih dengan banderol Rp379 jutaan. Sebagai perbandingan beberapa lini kendaraan listrik di Tanah Air misalnya Wuling Air ev (Rp180 juta – Rp200 jutaan) dan Hyundai Ioniq 5 (Rp800 jutaan).
Apabila nanti Neta V dapat memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) minimal 40 persen maka bisa mendapatkan insentif pemerintah dan berpotensi punya harga lebih terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Hyundai Ioniq 3 bakal jadi salah satu produk kejutan dari PT HMID untuk konsumen melalui ajang GIIAS 2026
03 Juli 2026, 06:16 WIB
para pengguna mobil harus memperhatikan pelat nomornya jika ingin melintas karena ada ganjil genap Jakarta
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Simak informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta menjelang akhir pekan hari ini, Jumat 3 Juli 2026
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan