Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Agar harga jual bisa lebih kompetitif di Tanah Air, mobil listrik Neta V mulai produksi lokal tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik Neta V belum lama ditawarkan di perhelatan GIIAS 2023 sebagai crossover setrum harga terjangkau. Sejak peluncuran sampai hari ini harga masih tetap bertahan di Rp379 juta.
Neta V sendiri masih merupakan unit CBU (Completely Built Up) alias impor utuh dari negara asalnya di China. Namun pabrikan punya target untuk merakit lokal mobil listrik tersebut supaya harga bisa lebih terjangkau dan kompetitif.
Jason Ding, Managing Director Neta Auto Indonesia menjelaskan bahwa Neta V mulai diproduksi lokal pada 2024. Pihaknya juga sudah menetapkan target mengikuti kebutuhan konsumen.
“Jika bicara CKD target waktu adalah di kuartal kedua 2023 dan tahap kedua di kuartal ketiga. Sementara jumlah kami berharap bisa mencapai 10.000 unit CKD, bekerja sama dengan PT Handal Motor Indonesia kapasitas 30.000 unit,” ucap Jason menjawab pertanyaan TrenOto di Pullman Ballroom Jakarta, Selasa (24/10).
Lebih rinci produksi disebut akan mengikuti permintaan konsumen. Sekadar informasi hingga sekarang Neta berhasil mengantongi lebih dari 200 SPK atau pemesanan Neta V.
Hanya saja ia masih enggan membocorkan nominal investasi Neta di Indonesia. Namun ada beberapa fase tahapan dilalui terkait hal tersebut.
Menurut Fajrul Ilhami selaku Director of External Affairs and Product Neta Auto Indonesia ada tiga tahap utama investasi pabrik asal China ini.
“Pertama fase introduction atau pengenalan, lalu CKD dan setelahnya IKD. Tidak menutup kemungkinan ada tahapan penetapan produk lokal konten, untuk nilai investasi masih ada perhitungan dari tim terkait,” ujar Fajrul.
Dirinya menegaskan perlu koordinasi serta studi terkait supplier komponen utama mobil seperti baterai, motor elektrik sampai bodi.
Untuk diketahui Neta V sudah bisa dipesan masih dengan banderol Rp379 jutaan. Sebagai perbandingan beberapa lini kendaraan listrik di Tanah Air misalnya Wuling Air ev (Rp180 juta – Rp200 jutaan) dan Hyundai Ioniq 5 (Rp800 jutaan).
Apabila nanti Neta V dapat memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) minimal 40 persen maka bisa mendapatkan insentif pemerintah dan berpotensi punya harga lebih terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara