Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Agar harga jual bisa lebih kompetitif di Tanah Air, mobil listrik Neta V mulai produksi lokal tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik Neta V belum lama ditawarkan di perhelatan GIIAS 2023 sebagai crossover setrum harga terjangkau. Sejak peluncuran sampai hari ini harga masih tetap bertahan di Rp379 juta.
Neta V sendiri masih merupakan unit CBU (Completely Built Up) alias impor utuh dari negara asalnya di China. Namun pabrikan punya target untuk merakit lokal mobil listrik tersebut supaya harga bisa lebih terjangkau dan kompetitif.
Jason Ding, Managing Director Neta Auto Indonesia menjelaskan bahwa Neta V mulai diproduksi lokal pada 2024. Pihaknya juga sudah menetapkan target mengikuti kebutuhan konsumen.
“Jika bicara CKD target waktu adalah di kuartal kedua 2023 dan tahap kedua di kuartal ketiga. Sementara jumlah kami berharap bisa mencapai 10.000 unit CKD, bekerja sama dengan PT Handal Motor Indonesia kapasitas 30.000 unit,” ucap Jason menjawab pertanyaan TrenOto di Pullman Ballroom Jakarta, Selasa (24/10).
Lebih rinci produksi disebut akan mengikuti permintaan konsumen. Sekadar informasi hingga sekarang Neta berhasil mengantongi lebih dari 200 SPK atau pemesanan Neta V.
Hanya saja ia masih enggan membocorkan nominal investasi Neta di Indonesia. Namun ada beberapa fase tahapan dilalui terkait hal tersebut.
Menurut Fajrul Ilhami selaku Director of External Affairs and Product Neta Auto Indonesia ada tiga tahap utama investasi pabrik asal China ini.
“Pertama fase introduction atau pengenalan, lalu CKD dan setelahnya IKD. Tidak menutup kemungkinan ada tahapan penetapan produk lokal konten, untuk nilai investasi masih ada perhitungan dari tim terkait,” ujar Fajrul.
Dirinya menegaskan perlu koordinasi serta studi terkait supplier komponen utama mobil seperti baterai, motor elektrik sampai bodi.
Untuk diketahui Neta V sudah bisa dipesan masih dengan banderol Rp379 jutaan. Sebagai perbandingan beberapa lini kendaraan listrik di Tanah Air misalnya Wuling Air ev (Rp180 juta – Rp200 jutaan) dan Hyundai Ioniq 5 (Rp800 jutaan).
Apabila nanti Neta V dapat memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) minimal 40 persen maka bisa mendapatkan insentif pemerintah dan berpotensi punya harga lebih terjangkau.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia