UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Agar harga jual bisa lebih kompetitif di Tanah Air, mobil listrik Neta V mulai produksi lokal tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik Neta V belum lama ditawarkan di perhelatan GIIAS 2023 sebagai crossover setrum harga terjangkau. Sejak peluncuran sampai hari ini harga masih tetap bertahan di Rp379 juta.
Neta V sendiri masih merupakan unit CBU (Completely Built Up) alias impor utuh dari negara asalnya di China. Namun pabrikan punya target untuk merakit lokal mobil listrik tersebut supaya harga bisa lebih terjangkau dan kompetitif.
Jason Ding, Managing Director Neta Auto Indonesia menjelaskan bahwa Neta V mulai diproduksi lokal pada 2024. Pihaknya juga sudah menetapkan target mengikuti kebutuhan konsumen.
“Jika bicara CKD target waktu adalah di kuartal kedua 2023 dan tahap kedua di kuartal ketiga. Sementara jumlah kami berharap bisa mencapai 10.000 unit CKD, bekerja sama dengan PT Handal Motor Indonesia kapasitas 30.000 unit,” ucap Jason menjawab pertanyaan TrenOto di Pullman Ballroom Jakarta, Selasa (24/10).
Lebih rinci produksi disebut akan mengikuti permintaan konsumen. Sekadar informasi hingga sekarang Neta berhasil mengantongi lebih dari 200 SPK atau pemesanan Neta V.
Hanya saja ia masih enggan membocorkan nominal investasi Neta di Indonesia. Namun ada beberapa fase tahapan dilalui terkait hal tersebut.
Menurut Fajrul Ilhami selaku Director of External Affairs and Product Neta Auto Indonesia ada tiga tahap utama investasi pabrik asal China ini.
“Pertama fase introduction atau pengenalan, lalu CKD dan setelahnya IKD. Tidak menutup kemungkinan ada tahapan penetapan produk lokal konten, untuk nilai investasi masih ada perhitungan dari tim terkait,” ujar Fajrul.
Dirinya menegaskan perlu koordinasi serta studi terkait supplier komponen utama mobil seperti baterai, motor elektrik sampai bodi.
Untuk diketahui Neta V sudah bisa dipesan masih dengan banderol Rp379 jutaan. Sebagai perbandingan beberapa lini kendaraan listrik di Tanah Air misalnya Wuling Air ev (Rp180 juta – Rp200 jutaan) dan Hyundai Ioniq 5 (Rp800 jutaan).
Apabila nanti Neta V dapat memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) minimal 40 persen maka bisa mendapatkan insentif pemerintah dan berpotensi punya harga lebih terjangkau.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan