BYD Berniat Punya Pabrik Baterai di Subang Demi Tingkatkan TKDN
06 September 2026, 01:22 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BAIC Indonesia sudah meramaikan persaingan di pasar mobil Tanah Air. Namun mereka belum memiliki pabrik sendiri.
Jenama asal Cina tersebut masih memanfaatkan kehadiran fasilitas milik Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat.
“Tapi kan untuk arah ke sana pasti ada, tetapi lihat volume (penjualan) kita seberapa besar,” ungkap Dhani Yahya, Chief Operating Officer (COO) JIO Distribusi Indonesia di Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/08).
Dhani menjelaskan bahwa pembangunan pabrik mandiri BAIC tidak akan terealisasi dalam waktu dekat.
Sebab dia masih melihat sejauh mana perkembangan dari penjualan mereka di pasar domestik, dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan begitu mereka bisa menentukan bagaimana arah investasi BAIC di Indonesia pada masa mendatang.
Jadi BAIC berencana untuk menambah investasi mereka di Tanah Air, secara bertahap sesuai dengan situasi yang ada.
“Sekarang pun kita harus benar-benar proper mengikuti global standard manufacturing yang baik,” tutur Dhani.
Lebih jauh dijelaskan, BAIC tidak hanya numpang merakit sejumlah produk mereka di fasilitas milik Handal.
Produsen kendaraan roda empat ini turut mendorong proses produksi di fasilitas tersebut. Lalu dalam waktu dekat berinvestasi untuk kebutuhan perakitan baterai.
“Ada beberapa yang kami invest,” tegas Dhani
Penanaman modal itu menjadi bagian dari upaya BAIC meningkatkan kandungan lokal kendaraan roda empat mereka.
Untuk tahap awal, BAIC T1 ditargetkan mengantongi TKDN sebesar 40 persen ketika sudah dibuat di Purwakarta pada akhir tahun nanti.
Kemudian BAIC berencana meningkatkan TKDN mobil listrik satu ini menjadi 60 persen, sesuai aturan dari pemerintah agar bisa mendapatkan insentif.
Langkah tersebut ditempuh sebagai dukungan investasi baru untuk lini perakitan baterai yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 65 miliar.
Produsen mobil Cina itu juga membuka peluang meningkatkan kemampuan produksi di pabrik Handal.
Semisal dengan mendukung teknologi keselamatan seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS).
Jadi bila dilihat, untuk sekarang BAIC masih akan fokus meningkatkan volume penjualan serta pengembangan fasilitas produksi.
Sebaga informasi, BAIC menggunakan linde dengan kapasitas produksi sekitar 800 unit sebulan atau 10 ribu kendaraan per tahun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia