Gaikindo Berharap Penjualan Mobil Baru 2026 Tembus 1 Juta Unit
18 Desember 2025, 16:00 WIB
Neta bakal rumahkan 400 pekerja di Thailand karena penjualan turun signifikan dibanding hasil tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Neta bakal merumahkan 400 pekerja di Thailand karena penjualan mereka mengalami penurunan hingga 45,8 persen persen dibanding tahun lalu. Restrukturisasi dilakukan untuk membuat perusahaan tetap bertahan.
Dilansir dari The Nation, 400 pekerja tersebut merupakan karyawan dari Neta Auto Thailand dan Bangchan General Assembly yang memproduksi kendaraan.
Pada periode Januari hingga November 2024, Neta Auto Thailand hanya mampu menjual 6.534 unit. Padahal mereka telah menjual tiga model sekaligus yaitu Neta V, V-II dan X.
Perusahaan pun dikabarkan mengalami kerugian bersih sebesar 1,8 miliar Bath atau sekitar Rp 859,2 miliar di 2023. Padahal di tahun sebelumnya mereka berhasil mendapat laba 80,77 juta Baht atau Rp 38,5 miliar.
Sejak didirikan pada 2019 hingga 2023 perusahaan telah memperoleh total pendapatan sebesar 7,78 miliar Baht atau Rp 3,71 triliun.
Sementara total kerugian yang sudah ditanggung adalah 1,72 miliar Baht. Jumlah itu setara Rp 821 miliar.
Tekanan sebenarnya tidak hanya datang dari Thailand tetapi juga perusahaan induk mereka yaitu Hozon Auto. Mereka dikabarkan mengalami masalah keuangan kakibat adanya penurunan penjualan.
Perusahaan yang berkantor pusat di Shanghai tersebut bahkan menghentikan produksi di pabrik Zhejiang dan memangkas jumlah karyawan.
Sementara itu di Indonesia, penjualan retail Neta sebenarnya juga tidak bisa dikatakan istimewa. Sepanjang Januari hingga November 2024 penjualan pabrikan asal China tersebut sudah mencapai 535 unit.
Penjualan tertingginya terjadi pada November 2024 dengan catatan mencapai 110 unit. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa mereka sempat tidak melepas satu unit pun ke pelanggan di Mei.
Hasil itu membuat mereka duduk di posisi 29 pabrikan terlaris di Indonesia.
Neta Auto Indonesia pun menegaskan bakal tetap agresif di Indonesia dengan meluncurkan dua model baru tahun depan. Mereka optimis tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian di 2024 dan menjadi bukti dari komitmen juga kerja keras tim. Pada 2025, kami akan memperluas jangkauan serta meningkatkan layanan kami untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” ungkap Peter Huang, Director PT Neta Auto Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Desember 2025, 16:00 WIB
17 Desember 2025, 15:00 WIB
17 Desember 2025, 07:00 WIB
16 Desember 2025, 15:00 WIB
16 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026