Penjualan Mobil Maret 2026 Turun 14,8 Persen Imbas Libur Lebaran
14 April 2026, 19:30 WIB
Neta bakal rumahkan 400 pekerja di Thailand karena penjualan turun signifikan dibanding hasil tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Neta bakal merumahkan 400 pekerja di Thailand karena penjualan mereka mengalami penurunan hingga 45,8 persen persen dibanding tahun lalu. Restrukturisasi dilakukan untuk membuat perusahaan tetap bertahan.
Dilansir dari The Nation, 400 pekerja tersebut merupakan karyawan dari Neta Auto Thailand dan Bangchan General Assembly yang memproduksi kendaraan.
Pada periode Januari hingga November 2024, Neta Auto Thailand hanya mampu menjual 6.534 unit. Padahal mereka telah menjual tiga model sekaligus yaitu Neta V, V-II dan X.
Perusahaan pun dikabarkan mengalami kerugian bersih sebesar 1,8 miliar Bath atau sekitar Rp 859,2 miliar di 2023. Padahal di tahun sebelumnya mereka berhasil mendapat laba 80,77 juta Baht atau Rp 38,5 miliar.
Sejak didirikan pada 2019 hingga 2023 perusahaan telah memperoleh total pendapatan sebesar 7,78 miliar Baht atau Rp 3,71 triliun.
Sementara total kerugian yang sudah ditanggung adalah 1,72 miliar Baht. Jumlah itu setara Rp 821 miliar.
Tekanan sebenarnya tidak hanya datang dari Thailand tetapi juga perusahaan induk mereka yaitu Hozon Auto. Mereka dikabarkan mengalami masalah keuangan kakibat adanya penurunan penjualan.
Perusahaan yang berkantor pusat di Shanghai tersebut bahkan menghentikan produksi di pabrik Zhejiang dan memangkas jumlah karyawan.
Sementara itu di Indonesia, penjualan retail Neta sebenarnya juga tidak bisa dikatakan istimewa. Sepanjang Januari hingga November 2024 penjualan pabrikan asal China tersebut sudah mencapai 535 unit.
Penjualan tertingginya terjadi pada November 2024 dengan catatan mencapai 110 unit. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa mereka sempat tidak melepas satu unit pun ke pelanggan di Mei.
Hasil itu membuat mereka duduk di posisi 29 pabrikan terlaris di Indonesia.
Neta Auto Indonesia pun menegaskan bakal tetap agresif di Indonesia dengan meluncurkan dua model baru tahun depan. Mereka optimis tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian di 2024 dan menjadi bukti dari komitmen juga kerja keras tim. Pada 2025, kami akan memperluas jangkauan serta meningkatkan layanan kami untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” ungkap Peter Huang, Director PT Neta Auto Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 20:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
14 April 2026, 19:30 WIB
Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026
14 April 2026, 16:40 WIB
Kini akbar Faizal dan diler telah berkomunikasi guna melakukan perbaikan pada BYD Seal yang alamii kerusakan
14 April 2026, 13:00 WIB
Setelah proses road test selesai, Mitsubishi Fuso akan melihat dampak penggunaan B50 untuk kendaraan mereka
14 April 2026, 11:00 WIB
Jaecoo J5 EV berhasil menjadi mobil terlaris Maret 2026 dengan mencatatkan angka wholesales sebesar 2.959 unit
14 April 2026, 09:00 WIB
Menurut Chery, kerja sama antar merek untuk ekspansi global akan menjadi tren baru di kalangan manufaktur
14 April 2026, 07:00 WIB
BYD diketahui sedang melakukan uji jalan sebuah double cabin baru versi terjangkau untuk pasar di dalam negeri
14 April 2026, 06:01 WIB
Pemilik mobil dan motor bisa memanfaatkan SIM keliling Bandung hari ini untuk mengurus dokumen berkendara
14 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta diterapkan di puluhan ruas jalan utama yang kerap terjadi kemacetan tiap harinya