Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Chery bakal investasi USD 1 miliar di Indonesia, kapasitas produksi diperkirakan mencapai 200 ribu unit kendaraan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Rencana investasi siap dilakukan perusahaan otomotif Chery International di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, pabrikan otomotif asal China tersebut siap menggelontorkan dana hingga USD 1 miliar atau setara dengan Rp14.81 triliun.
Investasi yang digelontorkan Chery meliputi aktivitas produksi dan manufaktur di Indonesia dengan perkiraan kapasitas mencapai 200 ribu unit kendaraan. Kabar Chery bakal investasi di Indonesia menjadi angin segar untuk semakin meramaikan pasar otomotif di Tanah Air.
Hal itu disampaikan Charlie Zhang selaku Executive Vice President Chery International kepada pemerintah Indonesia melalui Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman serta Retno Marsudi sebagai Investasi dan Menteri Luar Negeri saat kunjungan hari pertama Presiden Joko Widodo ke Beijing, China.
“Untuk mencapai target produksi dan manufaktur 200.000 kendaraan, investasi Chery di Indonesia akan dilakukan dalam empat tahap,” kata Zhang melalui siaran pers yang diterima di Jakarta.
Kemudian pada 2028, Chery akan menggenapkan investasi hingga mendekati USD 1 miliar sehingga dapat mengoptimalkan jumlah produksi kendaraan.
“Jumlah produksi kendaraan Chery di Indonesia juga akan berdampak kepada pembukaan lapangan pekerjaan pada sektor hulu dan hilir sebanyak 20.000 orang,” imbuh Zhang.
Pada pertemuan tersebut, Zhang juga menyampaikan rencana investasi Chery di Indonesia untuk pengembangan kendaraan listrik. Menurutnya, Indonesia memiliki peran dalam pengembangan industri kendaraan energi terbarukan karena memiliki cadangan nikel tertinggi di dunia.
Zhang juga menegaskan, pasar Asia Tenggara akan menjadi komponen penting dalam proses internasionalisasi Chery, tak terkecuali Indonesia.
“Dengan tata letak investasi di Indonesia, Chery mengharapkan dapat meningkatkan volume penjualan tahunan menjadi 2.000.000 di pasar luar negeri pada tahun 2030,” kata Zhang.
Menurut catatan Chery, terdapat peningkatan pertumbuhan tahunan yang tinggi di tengah kecenderungan penurunan industri otomotif pada paruh pertama tahun ini. Chery mencatat pertumbuhan sebesar 12 persen dengan volume penjualan 475.000 unit kendaraan, termasuk penjualan ekspor mobil penumpang sebanyak 148.000 unit atau naik 36 persen YoY.
Saat ini Chery telah menjangkau lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia, dengan volume penjualan global kumulatif lebih dari 10.000.000 unit, termasuk penyelesaian 10 pabrik CKD dan 1.500 outlet penjualan dan layanan di pasar luar negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 20:00 WIB
05 Mei 2026, 14:28 WIB
04 Mei 2026, 13:00 WIB
01 Mei 2026, 16:17 WIB
30 April 2026, 17:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta