Lepas L8 Dikirim ke Konsumen Mulai April 2026
10 Februari 2026, 10:00 WIB
Chery bakal investasi USD 1 miliar di Indonesia, kapasitas produksi diperkirakan mencapai 200 ribu unit kendaraan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Rencana investasi siap dilakukan perusahaan otomotif Chery International di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, pabrikan otomotif asal China tersebut siap menggelontorkan dana hingga USD 1 miliar atau setara dengan Rp14.81 triliun.
Investasi yang digelontorkan Chery meliputi aktivitas produksi dan manufaktur di Indonesia dengan perkiraan kapasitas mencapai 200 ribu unit kendaraan. Kabar Chery bakal investasi di Indonesia menjadi angin segar untuk semakin meramaikan pasar otomotif di Tanah Air.
Hal itu disampaikan Charlie Zhang selaku Executive Vice President Chery International kepada pemerintah Indonesia melalui Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman serta Retno Marsudi sebagai Investasi dan Menteri Luar Negeri saat kunjungan hari pertama Presiden Joko Widodo ke Beijing, China.
“Untuk mencapai target produksi dan manufaktur 200.000 kendaraan, investasi Chery di Indonesia akan dilakukan dalam empat tahap,” kata Zhang melalui siaran pers yang diterima di Jakarta.
Kemudian pada 2028, Chery akan menggenapkan investasi hingga mendekati USD 1 miliar sehingga dapat mengoptimalkan jumlah produksi kendaraan.
“Jumlah produksi kendaraan Chery di Indonesia juga akan berdampak kepada pembukaan lapangan pekerjaan pada sektor hulu dan hilir sebanyak 20.000 orang,” imbuh Zhang.
Pada pertemuan tersebut, Zhang juga menyampaikan rencana investasi Chery di Indonesia untuk pengembangan kendaraan listrik. Menurutnya, Indonesia memiliki peran dalam pengembangan industri kendaraan energi terbarukan karena memiliki cadangan nikel tertinggi di dunia.
Zhang juga menegaskan, pasar Asia Tenggara akan menjadi komponen penting dalam proses internasionalisasi Chery, tak terkecuali Indonesia.
“Dengan tata letak investasi di Indonesia, Chery mengharapkan dapat meningkatkan volume penjualan tahunan menjadi 2.000.000 di pasar luar negeri pada tahun 2030,” kata Zhang.
Menurut catatan Chery, terdapat peningkatan pertumbuhan tahunan yang tinggi di tengah kecenderungan penurunan industri otomotif pada paruh pertama tahun ini. Chery mencatat pertumbuhan sebesar 12 persen dengan volume penjualan 475.000 unit kendaraan, termasuk penjualan ekspor mobil penumpang sebanyak 148.000 unit atau naik 36 persen YoY.
Saat ini Chery telah menjangkau lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia, dengan volume penjualan global kumulatif lebih dari 10.000.000 unit, termasuk penyelesaian 10 pabrik CKD dan 1.500 outlet penjualan dan layanan di pasar luar negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
05 Februari 2026, 17:29 WIB
04 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint
12 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun banyak pesaing seperti rental mobil lokal, Trac berkomitmen kembangkan penyewaan mobil perorangan
12 Februari 2026, 19:00 WIB
Target Mitsubishi meraup 3.000 pemesanan di IIMS 2026 didukung dua model SUV yakni Xpander dan Destinator
12 Februari 2026, 18:00 WIB
Meskipun pasarnya masih kecil, Mitsubishi L100 EV disebut punya peminat di area kota dan terjual 100 unit
12 Februari 2026, 17:00 WIB
Diler baru Mitsubishi Fuso yang berada di Sukoharjo dinilai bisa memenuhi kebutuhan para konsumen di Tanah Air