Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Mudik Lebaran pakai mobil diesel akan menjadi menyenangkan karena hemat bahan bakar namun bisa menyusahkan jika tidak dirawat
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Mudik Lebaran 2022 sudah mulai berlangsung pada akhir pekan ini. Tercatat sudah 153.670 kendaraan tinggalkan Jabotabek.
Namun prediksi puncak arus mudik diperkirakan pada 30 April 2022. Pihak Korlantas menyebut arus mudik Lebaran tahun ini akan meningkat 40 persen dibandingkan pada 2019.
Dikhawatirkan akan terjadi kemacetan panjang, para pemudik dengan kendaraan pribadi diharapkan untuk mempersiapkan kendaraan sebaik-baiknya. Mudik Lebaran pakai mobil diesel khususnya, terdapat beberapa persiapan yang harus dilakukan agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan.
Lung Lung dari Dokter Mobil memberikan tips untuk melakukan perjalanan jauh dengan mobil peminum bahan bakar solar tersebut.
“Untuk berkendara jarak jauh dengan mobil diesel sebaiknya melakukan penggantian filter solar sebelum melakukan perjalanan. Saran saya bawa 1 spare atau serep filter solar dan taruh di dalam bagasi,” ucap Lung Lung kepada TrenOto beberapa waktu lalu.
Dikatakan kemudian bahwa kualitas solar di daerah tidak sebaik di Ibu Kota. Dikhawatirkan konsumen mendapat solar dengan kualitas tidak bagus dan membuat filter solar mampet.
“Karena filter mampet di masa holiday (liburan) dan di daerah sangat menyusahkan untuk mencari parts. Sehingga kalau terjadi apa-apa, Anda bisa langsung mengganti baru,” jelasnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa filter solar besarnya kurang lebih sama dengan air minum kemasan 600 ml. Sehingga menyimpan komponen tersebut di dalam bagasi tentunya tidak akan memakan tempat banyak.
Tidak hanya berkutat pada filter, Lung Lung juga menyarankan perawatan kendaraan secara menyeluruh sebelumnya perjalanan. Poin penting yang menjadi catatannya adalah memperhatikan kondisi cairan pada mesin.
“Sebelum mudik sebaiknya servis tune up mesin diesel-nya terlebih dahulu. Setelah servis Anda bisa melakukan penghematan misalnya remap ECU karena terbukti bisa membuat mesin diesel lebih irit,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa sistem pendinginan mobil agar perjalanan tetap nyaman. Menurutnya mesin diesel sangat penting akan kondisi suhu mesin guna mendapatkan performa optimal.
“Mesin diesel itu tidak boleh terlalu panas dan terlalu dingin. Indonesia yang iklimnya tropis tidak mungkin terlalu dingin, maka sebaiknya didinginkan secepat mungkin,” tukas Lung Lung.
Oleh karena itu Ia menyarankan untuk mengecek kondisi radiator lalu menggunakan coolant berkualitas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
15 Maret 2026, 09:13 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika