Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Mobil PHEV Toyota akan gunakan teknologi BYD agar tetap kompetitif di pasar China yang persaingannya ketat
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mobil PHEV Toyota akan gunakan teknologi BYD untuk menggarap pasar China. Pabrikan asal Jepang tersebut berencana untuk menghadirkan tiga model dalam dua hingga tiga tahun mendatang.
Meski tidak disampaikan secara detail tetapi beredar kabar bahwa Toyota tertarik memanfaatkan platform PHEV DM-i. Dengan demikian Toyota Hybrid System (THS) yang digunakan pada mobil hybrid pun mereka tinggalkan karena dinilai kurang kompetitif.
Perlu diketahui bahwa selama ini mobil hybrid memang tidak mendapatkan insentif dari pemerintah China. Perlakukannya sangat berbeda dibandingkan pada Battery Electric Vehicle (BEV) maupun (PHEV) sehingga sulit mendapat pasar.
Sayangnya baik Toyota maupun BYD masih belum menjawab secara pasti kabar yang beredar tersebut.
“Namun yang pasti bila teknologi DM-1 BYD diadopsi maka Toyota bakal melakukan pemolesan sendiri. Sehingga pengalaman berkendaranya akan berbeda,” ungka Toyota dikutip dari CarNewsChina.
Perlu diketahui bahwa DM adalah platform PHEV BYD yang merupakan singkatan dari DualMode dan sudah diluncurkan sejak 2008. Perkembangannya pun cukup cepat sehingga sekarang sudah memasuki generasi kelima.
Dalam pengembangan terbarunya, sebuah kendaraan bisa menempuh perjalanan hingga 2.000 km dan hanya mengkonsumsi BBM sebanyak 2,9 liter untuk 100 km.
Kerja sama antara produsen kendaraan sebenarnya bukanlah hal baru. Mereka bahkan telan mendirikan perusahaan patungan BYD Toyota Electric Vehicle Technology dengan saham sebesar 50:50 di 2021.
Kemudian pada Toyota bZ3 juga merupakan hasil pengembangan bersama. BYD bahkan memasok sejumlah komponen seperti paket baterai LFP Blade, e-motor dan beberapa teknologi lain di dalamnya.
Sementara itu di Indonesia, usia BYD terbilang masih sangat muda. Mereka bahkan belum mengirimkan satu kendaraan pun ke pelanggan hingga mendapat beragam keluhan karena lamanya unit diterima.
Situasi itu membuat pabrikan mobil asal China tersebut meminta maaf kepada pelanggan Indonesia.
“Mohon maaf atas keterlambatan pengiriman, terima kasih sudah menunggu. Kami komitmen mulai kirim ke ribuan konsumen mulai Juni 2024,” ujar Eagle Zhao.Presiden Direktur BYD Motor Indonesia (06/05)
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini
11 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang weekend, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi strategis sekitar ibu kota
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max