Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Mobil dipesan tak kunjung sampai ke konsumen, ada alasan BYD terkendala jual mobil listrik di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (build Your Dreams) sudah mulai menjual tiga model mobil listrik buat konsumen Tanah Air sejak Februari 2024, tepatnya di gelaran IIMS (Indonesia International Motor Show).
Belum lama ini muncul keluhan dari beberapa konsumen di media sosial mengatakan bahwa mobil mereka pesan tidak kunjung sampai. Padahal ada yang melakukan pemesanan di gelaran IIMS 2024 pada Februari.
Pemesanan melebihi persiapan diklaim jadi satu alasan BYD terkendala jual mobil listrik di Indonesia.
Sementara Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves mengungkapkan faktor lain adalah pengenalan terhadap kebijakan-kebijakan berlaku buat para investor. Terlebih ini kali pertama BYD masuk ke pasar Indonesia.
“Kami dari pemerintah menyediakan regulasinya, yang baru kenal studi dulu wajar EV (Electric Vehicle) kan baru beberapa tahun,” ucap Rachmat di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan per Januari 2026 pabrik BYD sudah bisa mulai melakukan produksi. Saat ini BYD sudah membeli lahan buat mendirikan fasilitas ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 mendatang.
Keputusan BYD berinvestasi diharapkan dapat menarik lebih banyak lagi merek otomotif untuk mendirikan pabrik dan merakit lokal lini kendaraannya.
“Harapannya ini bisa mendorong teknologi dan supply chain,” tegas Rachmat.
Sebelumnya ketika dikonfirmasi, Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia mengatakan salah satu penyebabnya adalah pemesanan yang membludak melebihi ekspektasi awal.
Untuk itu pihaknya menjanjikan pengiriman mobil listrik BYD dimulai Juni 2024. Ia menegaskan tidak ada kendala berarti, bahkan urusan surat-surat berkendara dan sebagainya sudah rampung.
“Terima kasih atas kesediaan menunggu. Sesuai prediksi bisa dikirim komitmen kami di Juni setidaknya sudah bisa, mohon bersabar dan terima kasih,” ucap Luther beberapa waktu lalu.
Hal itu juga turut diiyakan oleh Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia bersamaan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) di gelaran PEVS 2024.
“Khususnya atas pesanan yang belum terbayar mohon maaf atas keterlambatan pengiriman, terima kasih sudah menunggu. Kami komitmen mulai kirim ke ribuan konsumen mulai Juni 2024,” ujar Eagle Zhao.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025