BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil dipesan tak kunjung sampai ke konsumen, ada alasan BYD terkendala jual mobil listrik di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (build Your Dreams) sudah mulai menjual tiga model mobil listrik buat konsumen Tanah Air sejak Februari 2024, tepatnya di gelaran IIMS (Indonesia International Motor Show).
Belum lama ini muncul keluhan dari beberapa konsumen di media sosial mengatakan bahwa mobil mereka pesan tidak kunjung sampai. Padahal ada yang melakukan pemesanan di gelaran IIMS 2024 pada Februari.
Pemesanan melebihi persiapan diklaim jadi satu alasan BYD terkendala jual mobil listrik di Indonesia.
Sementara Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves mengungkapkan faktor lain adalah pengenalan terhadap kebijakan-kebijakan berlaku buat para investor. Terlebih ini kali pertama BYD masuk ke pasar Indonesia.
“Kami dari pemerintah menyediakan regulasinya, yang baru kenal studi dulu wajar EV (Electric Vehicle) kan baru beberapa tahun,” ucap Rachmat di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan per Januari 2026 pabrik BYD sudah bisa mulai melakukan produksi. Saat ini BYD sudah membeli lahan buat mendirikan fasilitas ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 mendatang.
Keputusan BYD berinvestasi diharapkan dapat menarik lebih banyak lagi merek otomotif untuk mendirikan pabrik dan merakit lokal lini kendaraannya.
“Harapannya ini bisa mendorong teknologi dan supply chain,” tegas Rachmat.
Sebelumnya ketika dikonfirmasi, Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia mengatakan salah satu penyebabnya adalah pemesanan yang membludak melebihi ekspektasi awal.
Untuk itu pihaknya menjanjikan pengiriman mobil listrik BYD dimulai Juni 2024. Ia menegaskan tidak ada kendala berarti, bahkan urusan surat-surat berkendara dan sebagainya sudah rampung.
“Terima kasih atas kesediaan menunggu. Sesuai prediksi bisa dikirim komitmen kami di Juni setidaknya sudah bisa, mohon bersabar dan terima kasih,” ucap Luther beberapa waktu lalu.
Hal itu juga turut diiyakan oleh Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia bersamaan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) di gelaran PEVS 2024.
“Khususnya atas pesanan yang belum terbayar mohon maaf atas keterlambatan pengiriman, terima kasih sudah menunggu. Kami komitmen mulai kirim ke ribuan konsumen mulai Juni 2024,” ujar Eagle Zhao.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Terkini
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan