Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil dipesan tak kunjung sampai ke konsumen, ada alasan BYD terkendala jual mobil listrik di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (build Your Dreams) sudah mulai menjual tiga model mobil listrik buat konsumen Tanah Air sejak Februari 2024, tepatnya di gelaran IIMS (Indonesia International Motor Show).
Belum lama ini muncul keluhan dari beberapa konsumen di media sosial mengatakan bahwa mobil mereka pesan tidak kunjung sampai. Padahal ada yang melakukan pemesanan di gelaran IIMS 2024 pada Februari.
Pemesanan melebihi persiapan diklaim jadi satu alasan BYD terkendala jual mobil listrik di Indonesia.
Sementara Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves mengungkapkan faktor lain adalah pengenalan terhadap kebijakan-kebijakan berlaku buat para investor. Terlebih ini kali pertama BYD masuk ke pasar Indonesia.
“Kami dari pemerintah menyediakan regulasinya, yang baru kenal studi dulu wajar EV (Electric Vehicle) kan baru beberapa tahun,” ucap Rachmat di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan per Januari 2026 pabrik BYD sudah bisa mulai melakukan produksi. Saat ini BYD sudah membeli lahan buat mendirikan fasilitas ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 mendatang.
Keputusan BYD berinvestasi diharapkan dapat menarik lebih banyak lagi merek otomotif untuk mendirikan pabrik dan merakit lokal lini kendaraannya.
“Harapannya ini bisa mendorong teknologi dan supply chain,” tegas Rachmat.
Sebelumnya ketika dikonfirmasi, Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia mengatakan salah satu penyebabnya adalah pemesanan yang membludak melebihi ekspektasi awal.
Untuk itu pihaknya menjanjikan pengiriman mobil listrik BYD dimulai Juni 2024. Ia menegaskan tidak ada kendala berarti, bahkan urusan surat-surat berkendara dan sebagainya sudah rampung.
“Terima kasih atas kesediaan menunggu. Sesuai prediksi bisa dikirim komitmen kami di Juni setidaknya sudah bisa, mohon bersabar dan terima kasih,” ucap Luther beberapa waktu lalu.
Hal itu juga turut diiyakan oleh Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia bersamaan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) di gelaran PEVS 2024.
“Khususnya atas pesanan yang belum terbayar mohon maaf atas keterlambatan pengiriman, terima kasih sudah menunggu. Kami komitmen mulai kirim ke ribuan konsumen mulai Juni 2024,” ujar Eagle Zhao.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
03 Maret 2026, 12:00 WIB
03 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik