Kepolisian Sebut Lalu Lintas Jakarta Lengang Saat Libur Natal
28 Desember 2025, 13:00 WIB
Hyundai dan Kia dituntut sejumlah negara bagian di AS akibat rendahnya tingkat keamanan mobil mempermudah pencurian
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Hyundai dan Kia dituntut sejumlah negara bagian di Amerika Serikat karena rendahnya tingkat keamanan mobil yang membuatnya mudah dibobol atau dicuri. Hal ini tentunya telah menyebabkan kerugian bagi banyak pemilik kendaraan.
Terkini kota St. Louis, Missouri turut bergabung dengan beberapa negara bagian lainnya menuntut kedua pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Pabrikan diklaim tidak menyematkan teknologi anti-theft pada jutaan kendaraannya.
Sejak Mei 2022, pihak kepolisian St. Louis telah menerima lebih dari 4.500 laporan pencurian Hyundai dan Kia. Angka ini mencapai 61 persen dari keseluruhan total kasus pencurian yang terjadi di negara bagian tersebut.
Tuntutan yang dilayangkan di U.S. District Court Missouri masih sama, fokusnya adalah pada meningkatnya jumlah pencurian mobil Hyundai dan Kia menggunakan metode viral di media sosial seperti TikTok.
Viral di TikTok saat itu seseorang membagikan video cara mencuri mobil dari kedua pabrikan tanpa menggunakan push-button ignitions dan mematikan fitur keamanan pada kendaraan.
Per Februaru, NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) melaporkan sejumlah pencurian mobil hingga 14 tabrakan dan delapan kecelakaan lainnya yang dialami pengguna mobil pabrikan Korea ini.
Untuk diketahui, negara bagian yang sebelumnya telah mengajukan tuntutan mulai dari Ohio, California hingga Seattle.
Patut jadi perhatian, data IIHS (Insurance Institute for Highway Safety) Highway Loss Data Institute menyebut bahwa immobilizer menjadi sebuah standar untuk 96 persen kendaraan di AS per 2015. Namun fitur ini absen pada 26 persen model Hyundai dan Kia produksi 2015.
“Korporasi besar seperti Kia dan Hyundai harus bertanggung jawab, karena telah membahayakan warga kami dan mementingkan profit ketimbang konsumen,” ucap Tishaura Jones, Walikota St. Louis dikutip Reuters, Selasa (28/03).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
22 Desember 2025, 10:00 WIB
17 Desember 2025, 21:00 WIB
16 Desember 2025, 15:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya