PEVS 2026 Resmi Digelar di JIExpo, Wadah Akselerasi Elektrifikasi
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik Tesla Model S P100D dilaporkan terbakar di service center dan api diduga berasal dari baterai
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Mobil listrik Tesla lagi-lagi dilaporkan terbakar. Kali ini menimpa Tesla Model S P100D yang hangus dilalap api di service center mereka di Marietta, Georgia.
Keterangan singkat mengenai kasus ini diposting oleh akun Facebook City of Marietta. Dan dari gambar-gambarnya, kemungkinan besar api berasal dari baterai kemudian mengakibatkan kerusakan yang terkonsentrasi pada sekitar kabin terutama sisi pengemudi (kiri).
Petugas pemadam sendiri dilaporkan datang ke tempat kejadian cukup cepat. Dan menariknya, mereka disebut harus berfikir out of the box atau boleh dibilang di luar kebiasaan agar bisa memadamkan api.
Petugas mencoba beradaptasi dan coba mengatur strategi juga untuk bisa benar-benar memadamkan api. Mereka mencoba memaksimalkan pengetahuan untuk bisa mengendalikan api dari sebuah mobil dengan teknologi modern.
Ini tentu terkait dengan masih minimnya pengetahun para petugas pemadam kebakaran di Amerika Serikat seperti yang TrenOto beritakan sebelumnya. Praktis baru sebagian kecil petugas pemadam yang dibekali dengan pengetahuan untuk memadamkan api jika sebuah mobil listrik terbakar.
Namun demikian, dengan cara apapun, kebakaran pada Tesla Model S P100D bisa dipadamkan. Tampak petugas berhasil mengangkat mobil listrik ini ke balok kayu sehingga mereka mendapatkan ruang cukup baik untuk mengarahkan aliran air bertekanan tinggi ke bagian baterai.
Untuk diketahui, kejadian atau insiden baterai mobil listrik yang menjadi penyebab kebakaran atau kehilangan daya cukup sering terjadi di Amerika. Bukan hanya menimpa model-model mobil listrik buatan Tesla, Chevrolet Bolt, Porsche Taycan, Ford Mustang Mach-E, Ford Kuga PHEV hingga Hyundai Kona EV juga mengalaminya. Bahkan karena masalah ini, sebagian besar pabrikan terpaksa melakukan recall untuk memperbaikinya secara masal.
Khusus untuk Tesla, pabrikan mobil listrik milik Elon Musk ini dilaporkan harus membayar denda $ 163 juta atau sekitar Rp 2.3 triliun karena masalah baterai. Dalam kasus ini Tesla menolak untuk mengganti baterai dalam masa garansi karena sudah kehilangan lebih dari setengah dayanya dalam waktu hanya 6 tahun.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
30 Oktober 2026, 09:00 WIB
Suzuki ikut gencarkan adopsi lini elektrifikasi, bawa lini mobil hybrid di pameran GIIAS Makassar 2026
30 Oktober 2026, 07:59 WIB
Asuransi Astra berikan manfaat lebih bagi para pelanggan setia untuk memperkuat hubungan dengan perusahaan
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia