Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik Tesla Model S P100D dilaporkan terbakar di service center dan api diduga berasal dari baterai
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Mobil listrik Tesla lagi-lagi dilaporkan terbakar. Kali ini menimpa Tesla Model S P100D yang hangus dilalap api di service center mereka di Marietta, Georgia.
Keterangan singkat mengenai kasus ini diposting oleh akun Facebook City of Marietta. Dan dari gambar-gambarnya, kemungkinan besar api berasal dari baterai kemudian mengakibatkan kerusakan yang terkonsentrasi pada sekitar kabin terutama sisi pengemudi (kiri).
Petugas pemadam sendiri dilaporkan datang ke tempat kejadian cukup cepat. Dan menariknya, mereka disebut harus berfikir out of the box atau boleh dibilang di luar kebiasaan agar bisa memadamkan api.
Petugas mencoba beradaptasi dan coba mengatur strategi juga untuk bisa benar-benar memadamkan api. Mereka mencoba memaksimalkan pengetahuan untuk bisa mengendalikan api dari sebuah mobil dengan teknologi modern.
Ini tentu terkait dengan masih minimnya pengetahun para petugas pemadam kebakaran di Amerika Serikat seperti yang TrenOto beritakan sebelumnya. Praktis baru sebagian kecil petugas pemadam yang dibekali dengan pengetahuan untuk memadamkan api jika sebuah mobil listrik terbakar.
Namun demikian, dengan cara apapun, kebakaran pada Tesla Model S P100D bisa dipadamkan. Tampak petugas berhasil mengangkat mobil listrik ini ke balok kayu sehingga mereka mendapatkan ruang cukup baik untuk mengarahkan aliran air bertekanan tinggi ke bagian baterai.
Untuk diketahui, kejadian atau insiden baterai mobil listrik yang menjadi penyebab kebakaran atau kehilangan daya cukup sering terjadi di Amerika. Bukan hanya menimpa model-model mobil listrik buatan Tesla, Chevrolet Bolt, Porsche Taycan, Ford Mustang Mach-E, Ford Kuga PHEV hingga Hyundai Kona EV juga mengalaminya. Bahkan karena masalah ini, sebagian besar pabrikan terpaksa melakukan recall untuk memperbaikinya secara masal.
Khusus untuk Tesla, pabrikan mobil listrik milik Elon Musk ini dilaporkan harus membayar denda $ 163 juta atau sekitar Rp 2.3 triliun karena masalah baterai. Dalam kasus ini Tesla menolak untuk mengganti baterai dalam masa garansi karena sudah kehilangan lebih dari setengah dayanya dalam waktu hanya 6 tahun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat