Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Mobil listrik Tesla Model S P100D dilaporkan terbakar di service center dan api diduga berasal dari baterai
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Mobil listrik Tesla lagi-lagi dilaporkan terbakar. Kali ini menimpa Tesla Model S P100D yang hangus dilalap api di service center mereka di Marietta, Georgia.
Keterangan singkat mengenai kasus ini diposting oleh akun Facebook City of Marietta. Dan dari gambar-gambarnya, kemungkinan besar api berasal dari baterai kemudian mengakibatkan kerusakan yang terkonsentrasi pada sekitar kabin terutama sisi pengemudi (kiri).
Petugas pemadam sendiri dilaporkan datang ke tempat kejadian cukup cepat. Dan menariknya, mereka disebut harus berfikir out of the box atau boleh dibilang di luar kebiasaan agar bisa memadamkan api.
Petugas mencoba beradaptasi dan coba mengatur strategi juga untuk bisa benar-benar memadamkan api. Mereka mencoba memaksimalkan pengetahuan untuk bisa mengendalikan api dari sebuah mobil dengan teknologi modern.
Ini tentu terkait dengan masih minimnya pengetahun para petugas pemadam kebakaran di Amerika Serikat seperti yang TrenOto beritakan sebelumnya. Praktis baru sebagian kecil petugas pemadam yang dibekali dengan pengetahuan untuk memadamkan api jika sebuah mobil listrik terbakar.
Namun demikian, dengan cara apapun, kebakaran pada Tesla Model S P100D bisa dipadamkan. Tampak petugas berhasil mengangkat mobil listrik ini ke balok kayu sehingga mereka mendapatkan ruang cukup baik untuk mengarahkan aliran air bertekanan tinggi ke bagian baterai.
Untuk diketahui, kejadian atau insiden baterai mobil listrik yang menjadi penyebab kebakaran atau kehilangan daya cukup sering terjadi di Amerika. Bukan hanya menimpa model-model mobil listrik buatan Tesla, Chevrolet Bolt, Porsche Taycan, Ford Mustang Mach-E, Ford Kuga PHEV hingga Hyundai Kona EV juga mengalaminya. Bahkan karena masalah ini, sebagian besar pabrikan terpaksa melakukan recall untuk memperbaikinya secara masal.
Khusus untuk Tesla, pabrikan mobil listrik milik Elon Musk ini dilaporkan harus membayar denda $ 163 juta atau sekitar Rp 2.3 triliun karena masalah baterai. Dalam kasus ini Tesla menolak untuk mengganti baterai dalam masa garansi karena sudah kehilangan lebih dari setengah dayanya dalam waktu hanya 6 tahun.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
28 April 2026, 09:00 WIB
26 April 2026, 13:00 WIB
26 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
28 April 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang
28 April 2026, 13:31 WIB
CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global
28 April 2026, 11:00 WIB
Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS
28 April 2026, 09:00 WIB
Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan pekan lalu didukung oleh MPMRent dan mengandalkan mobil listrik
28 April 2026, 07:00 WIB
Melantai di ajang Beijing Auto Show 2026, Chery Tiggo X tawarkan varian PHEV yang sanggup berjalan 1.500 km
28 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan utama pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan Ibu Kota
28 April 2026, 06:00 WIB
Pengendara dapat memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini yang tersebar di dua lokasi berbeda
28 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia melayani masyarakat di kawasan Ibu Kota hari ini, simak informasinya