Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Mobil listrik Tesla Model S P100D dilaporkan terbakar di service center dan api diduga berasal dari baterai
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Mobil listrik Tesla lagi-lagi dilaporkan terbakar. Kali ini menimpa Tesla Model S P100D yang hangus dilalap api di service center mereka di Marietta, Georgia.
Keterangan singkat mengenai kasus ini diposting oleh akun Facebook City of Marietta. Dan dari gambar-gambarnya, kemungkinan besar api berasal dari baterai kemudian mengakibatkan kerusakan yang terkonsentrasi pada sekitar kabin terutama sisi pengemudi (kiri).
Petugas pemadam sendiri dilaporkan datang ke tempat kejadian cukup cepat. Dan menariknya, mereka disebut harus berfikir out of the box atau boleh dibilang di luar kebiasaan agar bisa memadamkan api.
Petugas mencoba beradaptasi dan coba mengatur strategi juga untuk bisa benar-benar memadamkan api. Mereka mencoba memaksimalkan pengetahuan untuk bisa mengendalikan api dari sebuah mobil dengan teknologi modern.
Ini tentu terkait dengan masih minimnya pengetahun para petugas pemadam kebakaran di Amerika Serikat seperti yang TrenOto beritakan sebelumnya. Praktis baru sebagian kecil petugas pemadam yang dibekali dengan pengetahuan untuk memadamkan api jika sebuah mobil listrik terbakar.
Namun demikian, dengan cara apapun, kebakaran pada Tesla Model S P100D bisa dipadamkan. Tampak petugas berhasil mengangkat mobil listrik ini ke balok kayu sehingga mereka mendapatkan ruang cukup baik untuk mengarahkan aliran air bertekanan tinggi ke bagian baterai.
Untuk diketahui, kejadian atau insiden baterai mobil listrik yang menjadi penyebab kebakaran atau kehilangan daya cukup sering terjadi di Amerika. Bukan hanya menimpa model-model mobil listrik buatan Tesla, Chevrolet Bolt, Porsche Taycan, Ford Mustang Mach-E, Ford Kuga PHEV hingga Hyundai Kona EV juga mengalaminya. Bahkan karena masalah ini, sebagian besar pabrikan terpaksa melakukan recall untuk memperbaikinya secara masal.
Khusus untuk Tesla, pabrikan mobil listrik milik Elon Musk ini dilaporkan harus membayar denda $ 163 juta atau sekitar Rp 2.3 triliun karena masalah baterai. Dalam kasus ini Tesla menolak untuk mengganti baterai dalam masa garansi karena sudah kehilangan lebih dari setengah dayanya dalam waktu hanya 6 tahun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat