VinFast Siap Luncurkan Motor Listrik di Awal Semester II 2026
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Mobil listrik murah Tesla direncanakan untuk meluncur sebelum 2030, harga disebutkan mulai dari Rp300 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik murah Tesla direncanakan akan meluncur sebelum 2030. Berdasarkan salah satu sumber internal, modelnya akan mengadopsi lini kendaraan terdahulu namun dengan ukuran lebih kecil.
Targetnya adalah 4 juta unit kendaraan listrik entry level. Ada kemungkinan model tersebut bakal diproduksi di sejumlah pabrik seperti di China dan Mexico.
Akan dikenal dengan nama Model 2, Elon Musk selaku CEO Tesla kerap menyebutnya sebagai ‘mobil listrik kecil US$25.000’ dengan biaya produksi setengah dari Model 3.
Untuk diketahui Model 3 sendiri menjadi salah satu favorit konsumen yang banyak diminati secara global. Jika Tesla meluncurkan Model 2 bisa jadi model tersebut akan lebih populer dan laris nantinya.
Target 4 juta per tahun ini terbilang besar, mengingat di 2022 Tesla menjual 1.3 juta unit dari keseluruhan lini kendaraan listriknya. Angka ini melebihi Toyota yang saat ini masih memegang predikat produsen otomotif pemimpin secara global.
Namun dengan adanya tambahan megafactory atau pabrik seperti di Meksiko, kapasitas produksi 2 juta unit ini akan meningkat lebih tinggi lagi.
Pada Senin lalu dilaporkan bahwa Tesla berhasil menjual hingga 422.875 unit di tiga bulan pertama 2023. Angka ini meningkat 36 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, khususnya setelah pabrikan memutuskan untuk memangkas harga Model Y sebanyak 20 persen.
Elon Musk pada Januari 2023 sempat mengatakan bahwa di tahun ini pihaknya optimis dapat mencapai pengiriman unit secara global sebanyak 2 juta kendaraan
Dan Levy, analis Barclays memprediksi Tesla akan terus menurunkan harga lebih lanjut mengingat saat ini banyak pabrikan yang juga menyesuaikan harganya agar lebih terjangkau bagi masyarakat.
Meski begitu belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pabrikan jika akan ada penyesuaian lebih lanjut. Namun baru-baru ini rival seperti BYD dan Xpeng turut menurunkan harga untuk mempertahankan market share di tengah melemahnya permintaan.
Sedangkan market share Tesla dikabarkan menurun khususnya setelah Investor Day pada Maret 2023, di mana Elon tidak banyak membeberkan rencana lebih lanjut mengenai produksi kendaraan listrk harga terjangkau untuk pasar global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 12:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 12:00 WIB
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.