Kebakaran Saat Pengisian Daya EV Belum Tentu Disebabkan Baterai
21 Desember 2025, 13:00 WIB
Mobil listrik murah Tesla direncanakan untuk meluncur sebelum 2030, harga disebutkan mulai dari Rp300 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik murah Tesla direncanakan akan meluncur sebelum 2030. Berdasarkan salah satu sumber internal, modelnya akan mengadopsi lini kendaraan terdahulu namun dengan ukuran lebih kecil.
Targetnya adalah 4 juta unit kendaraan listrik entry level. Ada kemungkinan model tersebut bakal diproduksi di sejumlah pabrik seperti di China dan Mexico.
Akan dikenal dengan nama Model 2, Elon Musk selaku CEO Tesla kerap menyebutnya sebagai ‘mobil listrik kecil US$25.000’ dengan biaya produksi setengah dari Model 3.
Untuk diketahui Model 3 sendiri menjadi salah satu favorit konsumen yang banyak diminati secara global. Jika Tesla meluncurkan Model 2 bisa jadi model tersebut akan lebih populer dan laris nantinya.
Target 4 juta per tahun ini terbilang besar, mengingat di 2022 Tesla menjual 1.3 juta unit dari keseluruhan lini kendaraan listriknya. Angka ini melebihi Toyota yang saat ini masih memegang predikat produsen otomotif pemimpin secara global.
Namun dengan adanya tambahan megafactory atau pabrik seperti di Meksiko, kapasitas produksi 2 juta unit ini akan meningkat lebih tinggi lagi.
Pada Senin lalu dilaporkan bahwa Tesla berhasil menjual hingga 422.875 unit di tiga bulan pertama 2023. Angka ini meningkat 36 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, khususnya setelah pabrikan memutuskan untuk memangkas harga Model Y sebanyak 20 persen.
Elon Musk pada Januari 2023 sempat mengatakan bahwa di tahun ini pihaknya optimis dapat mencapai pengiriman unit secara global sebanyak 2 juta kendaraan
Dan Levy, analis Barclays memprediksi Tesla akan terus menurunkan harga lebih lanjut mengingat saat ini banyak pabrikan yang juga menyesuaikan harganya agar lebih terjangkau bagi masyarakat.
Meski begitu belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pabrikan jika akan ada penyesuaian lebih lanjut. Namun baru-baru ini rival seperti BYD dan Xpeng turut menurunkan harga untuk mempertahankan market share di tengah melemahnya permintaan.
Sedangkan market share Tesla dikabarkan menurun khususnya setelah Investor Day pada Maret 2023, di mana Elon tidak banyak membeberkan rencana lebih lanjut mengenai produksi kendaraan listrk harga terjangkau untuk pasar global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
20 November 2025, 08:00 WIB
05 November 2025, 07:00 WIB
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya