Mobil Listrik Mazda EZ-6 Diduga Tes Jalan, Segera Dipasarkan

Sinyal kedatangan Mazda EZ-6 sudah semakin kuat, produk ini akan memanaskan persaingan pasar mobil listrik

Mobil Listrik Mazda EZ-6 Diduga Tes Jalan, Segera Dipasarkan
Satrio Adhy

KatadataOTO – Pasar mobil listrik Indonesia akan kembali kedatangan produk baru. Kali ini dari Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku pemegang merek Mazda.

Mereka digadang-gadang bakal segera meniagakan sebuah sedan elektrik bagi para konsumen di Tanah Air, yakni Mazda EZ-6.

Hal itu diketahui setelah sebuah Electric Vehicle (EV) yang dilengkapi dengan kamuflase, tertangkap sedang melakoni uji jalan.

Bila diperhatikan, pada bagian fasia terdapat lampu utama yang dibuat menyipit. Kemudian dipadukan dengan sistem penerangan LED maupun Daytime Running Light (DRL).

Mazda EZ-6
Photo: Indra Fathan

Lalu pada foto yang tersebar di internet, lampu belakang kendaraan roda empat berkamuflase ini sangat mirip dengan milik Mazda EZ-6.

Hal tersebut sama seperti Mazda EZ-6 yang KatadataOTO temukan di pusat R&D Changan di Chongqing, Cina tahun lalu.

Perlu diketahui, Mazda EZ-6 dibangun di atas platform serupa dengan Changan Deepal L07, yakni EPA1.

Oleh sebab itu sekilas, kedua mobil listrik tersebut mempunyai proporsi bodi, dimensi dan beberapa komponen teknis yang sangat mirip.

Mazda lalu melakukan beberapa penyesuaian pada produk mereka. Mulai dari bagian eksterior sampai ke interior.

Di sisi lain, sinyal kehadiran Mazda EZ-6 di Indonesia sudah santer tersebar sejak beberapa waktu lalu. Bahkan EMI tidak menampik kalau mereka bakal memiliki EV anyar.

“Rencana ke arah sana sudah ada,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI kepada KatadataOTO di pertengahan 2025.

Menurut Ricky, peluncuran Mazda EZ-6 merupakan bentuk usaha mereka mendukung komitmen pemerintah dalam hal elektrifikasi.

Lebih jauh disebutkan bahwa, Mazda EZ-6 adalah bagian dari langkah strategis elektrifikasi Mazda di pasar global.

“Saat ini kami masih menunggu arahan strategis dari Mazda Motor Corporation perihal rencana pemasaran (EZ-6) di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia,” tegas Ricky.

Mazda Siap Boyong EZ-6 Kembaran Deepal LO7, Changan Buka Suara
Photo: KatadataOTO

Dengan begitu peluncuran Mazda EZ-6 bisa jadi tinggal menunggu waktu saja. Sebab uji jalan biasanya dilakukan untuk produk-produk yang ingin dipasarkan.

Langkah itu ditempuh demi mengetahui bagaimana performa sampai rasa berkendara di jalanan Indonesia. Sehingga bisa dilakukan penyesuaian jika ada kekurangan.

Perlu diketahui, Mazda EZ-6 sudah lebih dulu diluncurkan di Cina. Mobil listrik ini ditawarkan mulai dari 119.900 yuan sampai 160.900 yuan atau sekitar Rp 279 jutaan hingga Rp 374,4 jutaan dalam kurs rupiah.


Terkini

mobil
Isuzu

Isuzu Tanggapi Keputusan Agrinas Impor Ribuan Pikap dari India

Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI

news
tol fungsional

Daftar 10 Tol Fungsional yang Beroperasi Saat Mudik Lebaran 2026

Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan

otopedia
Michelin

Michelin Ingatkan Masyarakat untuk Perhatikan Ban sebelum Mudik

Michelin mengingatkan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman agar memperhatikan kondisi ban kendaraan

mobil
Impor Pikap

Impor Pikap Ribuan Unit dari India Rugikan Industri Komponen

GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India

news
Impor Pikap

DPR RI Kecam Impor Pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Diklaim Bukukan Transaksi Rp 8,7 Triliun, Naik Tipis

Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu

modifikasi
Suzuki

Inspirasi Modifikasi dari Pemenang Jimny Custom Contest

Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung

news
Mobil pikap

Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun