Pasar Motor Listrik Bakal Jalan di Tempat Tanpa Subsidi Tahun Ini
07 Januari 2026, 10:00 WIB
Sinyal kedatangan Mazda EZ-6 sudah semakin kuat, produk ini akan memanaskan persaingan pasar mobil listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar mobil listrik Indonesia akan kembali kedatangan produk baru. Kali ini dari Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku pemegang merek Mazda.
Mereka digadang-gadang bakal segera meniagakan sebuah sedan elektrik bagi para konsumen di Tanah Air, yakni Mazda EZ-6.
Hal itu diketahui setelah sebuah Electric Vehicle (EV) yang dilengkapi dengan kamuflase, tertangkap sedang melakoni uji jalan.
Bila diperhatikan, pada bagian fasia terdapat lampu utama yang dibuat menyipit. Kemudian dipadukan dengan sistem penerangan LED maupun Daytime Running Light (DRL).
Lalu pada foto yang tersebar di internet, lampu belakang kendaraan roda empat berkamuflase ini sangat mirip dengan milik Mazda EZ-6.
Hal tersebut sama seperti Mazda EZ-6 yang KatadataOTO temukan di pusat R&D Changan di Chongqing, Cina tahun lalu.
Perlu diketahui, Mazda EZ-6 dibangun di atas platform serupa dengan Changan Deepal L07, yakni EPA1.
Oleh sebab itu sekilas, kedua mobil listrik tersebut mempunyai proporsi bodi, dimensi dan beberapa komponen teknis yang sangat mirip.
Mazda lalu melakukan beberapa penyesuaian pada produk mereka. Mulai dari bagian eksterior sampai ke interior.
Di sisi lain, sinyal kehadiran Mazda EZ-6 di Indonesia sudah santer tersebar sejak beberapa waktu lalu. Bahkan EMI tidak menampik kalau mereka bakal memiliki EV anyar.
“Rencana ke arah sana sudah ada,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI kepada KatadataOTO di pertengahan 2025.
Menurut Ricky, peluncuran Mazda EZ-6 merupakan bentuk usaha mereka mendukung komitmen pemerintah dalam hal elektrifikasi.
Lebih jauh disebutkan bahwa, Mazda EZ-6 adalah bagian dari langkah strategis elektrifikasi Mazda di pasar global.
“Saat ini kami masih menunggu arahan strategis dari Mazda Motor Corporation perihal rencana pemasaran (EZ-6) di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia,” tegas Ricky.
Dengan begitu peluncuran Mazda EZ-6 bisa jadi tinggal menunggu waktu saja. Sebab uji jalan biasanya dilakukan untuk produk-produk yang ingin dipasarkan.
Langkah itu ditempuh demi mengetahui bagaimana performa sampai rasa berkendara di jalanan Indonesia. Sehingga bisa dilakukan penyesuaian jika ada kekurangan.
Perlu diketahui, Mazda EZ-6 sudah lebih dulu diluncurkan di Cina. Mobil listrik ini ditawarkan mulai dari 119.900 yuan sampai 160.900 yuan atau sekitar Rp 279 jutaan hingga Rp 374,4 jutaan dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Januari 2026, 16:00 WIB
06 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 13:00 WIB
Segera meluncur di Indonesia, mobil listrik iCar V23 telah diuji tingkat keamanannya oleh ASEAN NCAP
07 Januari 2026, 12:00 WIB
Ekspor mobil Toyota buatan Indonesia terancam turun akibat kebijakan sistem proteksi yang dilakukan pemerintah Meksiko
07 Januari 2026, 11:00 WIB
Honda optimis penghapusan pajak penghasilan buat sebagian masyarakat bisa membuat pasar otomotif tumbuh
07 Januari 2026, 10:00 WIB
Subsidi motor listrik terbukti tidak hanya pemanis saja, namun menjadi penggerak bagi pasar EV di Tanah Air
07 Januari 2026, 09:00 WIB
Beberapa harga motor matic murah Yamaha terpantau mengalami kenaikan dengan besaran bervariasi di Januari
07 Januari 2026, 08:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid belum mengalami penyesuaian harga di Januari 2026, sudah mulai dikirim ke konsumen
07 Januari 2026, 07:00 WIB
Terlihat empat siluet mobil di laman resmi Omoda Indonesia, salah satunya diduga SUV hybrid Omoda O9
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini