Jaecoo Percepat Pengiriman J5 EV, Terjual 16 Ribu Unit
24 Mei 2026, 19:00 WIB
Sinyal kedatangan Mazda EZ-6 sudah semakin kuat, produk ini akan memanaskan persaingan pasar mobil listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar mobil listrik Indonesia akan kembali kedatangan produk baru. Kali ini dari Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku pemegang merek Mazda.
Mereka digadang-gadang bakal segera meniagakan sebuah sedan elektrik bagi para konsumen di Tanah Air, yakni Mazda EZ-6.
Hal itu diketahui setelah sebuah Electric Vehicle (EV) yang dilengkapi dengan kamuflase, tertangkap sedang melakoni uji jalan.
Bila diperhatikan, pada bagian fasia terdapat lampu utama yang dibuat menyipit. Kemudian dipadukan dengan sistem penerangan LED maupun Daytime Running Light (DRL).
Lalu pada foto yang tersebar di internet, lampu belakang kendaraan roda empat berkamuflase ini sangat mirip dengan milik Mazda EZ-6.
Hal tersebut sama seperti Mazda EZ-6 yang KatadataOTO temukan di pusat R&D Changan di Chongqing, Cina tahun lalu.
Perlu diketahui, Mazda EZ-6 dibangun di atas platform serupa dengan Changan Deepal L07, yakni EPA1.
Oleh sebab itu sekilas, kedua mobil listrik tersebut mempunyai proporsi bodi, dimensi dan beberapa komponen teknis yang sangat mirip.
Mazda lalu melakukan beberapa penyesuaian pada produk mereka. Mulai dari bagian eksterior sampai ke interior.
Di sisi lain, sinyal kehadiran Mazda EZ-6 di Indonesia sudah santer tersebar sejak beberapa waktu lalu. Bahkan EMI tidak menampik kalau mereka bakal memiliki EV anyar.
“Rencana ke arah sana sudah ada,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI kepada KatadataOTO di pertengahan 2025.
Menurut Ricky, peluncuran Mazda EZ-6 merupakan bentuk usaha mereka mendukung komitmen pemerintah dalam hal elektrifikasi.
Lebih jauh disebutkan bahwa, Mazda EZ-6 adalah bagian dari langkah strategis elektrifikasi Mazda di pasar global.
“Saat ini kami masih menunggu arahan strategis dari Mazda Motor Corporation perihal rencana pemasaran (EZ-6) di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia,” tegas Ricky.
Dengan begitu peluncuran Mazda EZ-6 bisa jadi tinggal menunggu waktu saja. Sebab uji jalan biasanya dilakukan untuk produk-produk yang ingin dipasarkan.
Langkah itu ditempuh demi mengetahui bagaimana performa sampai rasa berkendara di jalanan Indonesia. Sehingga bisa dilakukan penyesuaian jika ada kekurangan.
Perlu diketahui, Mazda EZ-6 sudah lebih dulu diluncurkan di Cina. Mobil listrik ini ditawarkan mulai dari 119.900 yuan sampai 160.900 yuan atau sekitar Rp 279 jutaan hingga Rp 374,4 jutaan dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
22 Mei 2026, 09:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 11:00 WIB
Jetour T1 i-DM bakal mengisi segmen di bawah T2 yang sudah dijual di Indonesia, jadi PHEV perdana Jetour
26 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati bakal menjalani MotoGP Italia 2026 dengan beberapa pembalap yang absen, seperti Alex serta Marc Marquez
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan