Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Toyota dan Subaru berkolaborasi untuk menghadirkan mobil listrik baru yang akan meluncur pada 2026 mendatang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski terjadi pertumbuhan kendaraan listrik mengalami perlambatan tetapi bukan berarti pabrikan otomotif berhenti melakukan pengembangan. Hal ini terlihat dari kerja sama antara Toyota dan Subaru yang berkomitmen meluncurkan Battery Electric Vehicle di 2026.
Dilansir Nikkei, mobil akan dikembangkan di Jepang, Amerika Serikat hingga Eropa sekaligus. Dengan demikian diharapkan BEV itu bisa cocok untuk di ketiga kawasan tersebut.
Pembuatannya direncanakan bakal dilakukan pada Januari 2026 di pabrik Subaru Yajima, prefektur Gunma, Jepang. Kapasitas produksinya sendiri adalah sekitar 15.000 hingga 20.000 unit per bulan.
Ketika itu harga BEV diperkirakan masih tinggi sehingga Toyota dan Subaru berencana mengurangi biaya produksi serta mempersingkat waktu pengembangan. Beragam cara akan dilaksanakan termasuk menstandarisasi beragam komponen utama.
Kerja sama antara Toyota dan Subaru di segmen kendaraan listrik sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya mereka juga sudah mengambil langkah serupa untuk menciptakan BEV yang sesuai kebutuhan.
Hasilnya adalah Toyota memiliki bZ4X sementara Subaru meluncurkan Solterra.
Dikabarkan bahwa BEV yang akan diluncurkan adalah SUV dan menggunakan beberapa suku cadang dari bZ4X. Dengan ini maka biaya produksinya bisa lebih rendah ketimbang membuat part baru.
Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota telah menunda rencana meluncurkan mobil listrik di Amerika Serikat dari awalnya 2025 menjadi 2026. Hal itu dilakukan menyusul adanya perlambatan permintaan BEV secara global.
Langkah itu sebenarnya mengejutkan karena perusahaan sudah mulai mengalirkan investasi sebesar US$ 1,3 miliar atau setara Rp 20 triliun untuk pembangunan fasilitas di Kentucky. Meski demikian mereka tetap melakukan beragam pengembangan kendaraan listrik di China bersama beberapa perusahaan lokal.
Hasilnya pun sudah mulai terlihat seperti kehadiran Toyota bZ3C yang merupakan hasil pengembangan bersama BYD dan FAW. Crossover itu hadir dengan desain modern serta minimalis.
Selain itu Toyota juga menggandeng GAC guna menghadirkan bZ3X. Model tersebut hadir sebagai SUV keluarga karena memiliki konfigurasi 7 seater.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat