Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Lama tak terdengar kabarnya setelah debut di GJAW 2024, Aletra umumkan L8 resmi dirakit lokal di Purwakarta
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah debut di GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) 2024, mobil listrik Aletra akhirnya resmi mulai dirakit lokal di fasilitas milik PT HIM (Handal Indonesia Motor) di Purwakarta, Jawa Barat.
Diproduksi dengan skema CKD (Completely Knocked Down), PT Aletra Mobil Nusantara turut menargetkan Aletra L8 agar bisa segera mencapai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) setidaknya 40 persen secara bertahap.
“Perakitan perdana Aletra L8 di Indonesia merupakan langkah strategis kami dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik yang menjadi masa depan industri otomotif Tanah Air,” kata Andre Jodjana, CEO PT Aletra Mobil Nusantara seperti dikutip dari siaran resmi, Senin (26/05).
Kehadiran Aletra L8 harapannya juga dapat membantu menjawab kebutuhan pasar domestik dengan produk kompetitif di segmen MPV (Multi Purpose Vehicle).
“Aletra juga memastikan bahwa seluruh kendaraan yang diproduksi memenuhi standar kualitas tinggi, sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan unggulan di kelasnya,” tegas Andre.
Aletra L8 yang sejatinya merupakan model berkonfigurasi setir kiri atau LHD (Left Hand Drive) dikonversi menjadi setir kanan di Indonesia.
Berbagai penyesuaian telah diberikan di bagian eksterior maupun interior. Sehingga disebut semakin dekat dengan preferensi konsumen serta kondisi jalan di Tanah Air.
Tidak hanya buat kebutuhan domestik, Aletra L8 RHD (Right Hand Drive) yang hanya diproduksi di Indonesia bakal diekspor ke sejumlah negara bersistem RHD di Asia Pasifik.
Pabrik PT HIM di Purwakarta merupakan fasilitas kedua yang mulai beroperasi pada Februari 2025. Kapasitasnya adalah 1.800 unit per bulan.
Per awal tahun, diketahui bahwa akan ada enam merek memanfaatkan fasilitas perakitan teranyar itu, termasuk Aletra.
Aletra L8 ditawarkan dalam varian Short Range dengan baterai 50,4 kWh ataupun Long Range 64,7 kWh. Saat debut, harganya mulai dari Rp 415 jutaan khusus 200 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) di pameran GJAW 2024.
Sampai Januari 2025, Aletra mengklaim bahwa L8 EV (Electric Vehicle) telah dipesan sebanyak 700 unit sejak peluncurannya di GJAW 2024.
Ini termasuk 150 unit pemesanan oleh Jusuf Hamka, pemilik sejumlah jalan tol di Indonesia. Aletra L8 bakal digunakan buat kendaraan operasional, sebagai mobilitas karyawan di jalan tol Jabodetabek dan wilayah lainnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta