Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Lama tak terdengar kabarnya setelah debut di GJAW 2024, Aletra umumkan L8 resmi dirakit lokal di Purwakarta
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah debut di GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) 2024, mobil listrik Aletra akhirnya resmi mulai dirakit lokal di fasilitas milik PT HIM (Handal Indonesia Motor) di Purwakarta, Jawa Barat.
Diproduksi dengan skema CKD (Completely Knocked Down), PT Aletra Mobil Nusantara turut menargetkan Aletra L8 agar bisa segera mencapai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) setidaknya 40 persen secara bertahap.
“Perakitan perdana Aletra L8 di Indonesia merupakan langkah strategis kami dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik yang menjadi masa depan industri otomotif Tanah Air,” kata Andre Jodjana, CEO PT Aletra Mobil Nusantara seperti dikutip dari siaran resmi, Senin (26/05).
Kehadiran Aletra L8 harapannya juga dapat membantu menjawab kebutuhan pasar domestik dengan produk kompetitif di segmen MPV (Multi Purpose Vehicle).
“Aletra juga memastikan bahwa seluruh kendaraan yang diproduksi memenuhi standar kualitas tinggi, sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan unggulan di kelasnya,” tegas Andre.
Aletra L8 yang sejatinya merupakan model berkonfigurasi setir kiri atau LHD (Left Hand Drive) dikonversi menjadi setir kanan di Indonesia.
Berbagai penyesuaian telah diberikan di bagian eksterior maupun interior. Sehingga disebut semakin dekat dengan preferensi konsumen serta kondisi jalan di Tanah Air.
Tidak hanya buat kebutuhan domestik, Aletra L8 RHD (Right Hand Drive) yang hanya diproduksi di Indonesia bakal diekspor ke sejumlah negara bersistem RHD di Asia Pasifik.
Pabrik PT HIM di Purwakarta merupakan fasilitas kedua yang mulai beroperasi pada Februari 2025. Kapasitasnya adalah 1.800 unit per bulan.
Per awal tahun, diketahui bahwa akan ada enam merek memanfaatkan fasilitas perakitan teranyar itu, termasuk Aletra.
Aletra L8 ditawarkan dalam varian Short Range dengan baterai 50,4 kWh ataupun Long Range 64,7 kWh. Saat debut, harganya mulai dari Rp 415 jutaan khusus 200 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) di pameran GJAW 2024.
Sampai Januari 2025, Aletra mengklaim bahwa L8 EV (Electric Vehicle) telah dipesan sebanyak 700 unit sejak peluncurannya di GJAW 2024.
Ini termasuk 150 unit pemesanan oleh Jusuf Hamka, pemilik sejumlah jalan tol di Indonesia. Aletra L8 bakal digunakan buat kendaraan operasional, sebagai mobilitas karyawan di jalan tol Jabodetabek dan wilayah lainnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 09:47 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
11 Maret 2026, 19:00 WIB
09 Maret 2026, 15:00 WIB
07 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini