Mobil Hybrid Dapat Kemudahan, Harga Lebih Murah 10 Persen

Pemerintah akhirnya memberi kemudahan untuk pembelian mobil hybrid sehingga harga turun sekitar 10 persen

Mobil Hybrid Dapat Kemudahan, Harga Lebih Murah 10 Persen

KatadataOTO – Setelah melalui beragam pertimbangan, mobil hybrid akhirnya dapat kemudahan di negara bagian Uttar Pradesh, India. Pemerintah provinsi di sana menghapus beberapa pungutan pada kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Salah satu pungutan yang akan dihapuskan adalah pajak pendaftaran kendaraan mobil hybrid. Dengan ini maka harganya bakal lebih murah 10 persen dari seharusnya.

Program diyakini dapat mempengaruhi pasar otomotif India. Pasalnya Uttar Pradesh menyumbang 10 persen dari total penjualan mobil di negara tersebut.

Sementara perusahaan yang paling diuntungkan dari program ini adalah Toyota. Pasalnya mereka menguasai sedikitnya 85 persen pasar mobil hybrid di India berkat penjualan Hycross dan Hyryder.

Mobil Hybrid
Photo : Toyota India

Dilansir dari Reuters, penjualan hybrid di India pada Januari – Maret 2024 sekitar 28.000 unit atau 3 persen dari total penjualan sebesar 1 juta unit. Sementara untuk kendaraan listrik menyumbang lebih besar yaitu 4 persen.

Pemerintah India sendiri sebenarnya cukup terbuka terhadap perkembangan kendaraan ramah lingkungan. Mereka telah memberikan insentif jutaan dolar pada perusahaan yang memproduksi Battery Electric Vehicle (BEV) namun tidak ada bantuan untuk mobil hybrid.

Pajak penjualan kendaraan listrik di negara tersebut hanya 5 persen sementara hybrid sekitar 43 persen. Sedangkan unit berbahan bakar bensin pajaknya adalah 48 persen.

Jauhnya selisih pajak pun membuat beberapa pabrikan khususnya Toyota melakukan lobi pada pemerintah. Mereka berharap mobil hybrid bisa mendapat kemudahan pajak.

Namun langkah itu mendapat tentangan dari pabrikan lokal seperti Mahindra dan Tata Motors. Pasalnya mereka sudah melakukan investasi besar pada perkembangan kendaraan listrik.

Toyota Innova Zenix Jadi Kendaraan Dinas, Ini Komentar Heru Budi
Photo : Antara

Sementara itu di Indonesia, pemerintah juga lebih fokus untuk memberi kemudahan kepada pabrikan yang mengembangkan BEV. Beragam insentif telah diberikan sehingga harga jualnya menjadi lebih kompetitif.

Namun insentif untuk kendaraan hybrid hingga kini belum ditemukan titik terang. Padahal angka penjualan mobil di segmen tersebut terbilang tinggi dan telah diekspor ke beberapa negara di dunia.


Terkini

mobil
DFSK Seres dan Otoklix

DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026

DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang

mobil
Neta

Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI

Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air

Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi

mobil
Jetour T2 PHEV

Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi

Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 16 Februari

Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung saat Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Pada 16 Hingga 17 Februari 2026

Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung