Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pemerintah akhirnya memberi kemudahan untuk pembelian mobil hybrid sehingga harga turun sekitar 10 persen
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah melalui beragam pertimbangan, mobil hybrid akhirnya dapat kemudahan di negara bagian Uttar Pradesh, India. Pemerintah provinsi di sana menghapus beberapa pungutan pada kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Salah satu pungutan yang akan dihapuskan adalah pajak pendaftaran kendaraan mobil hybrid. Dengan ini maka harganya bakal lebih murah 10 persen dari seharusnya.
Program diyakini dapat mempengaruhi pasar otomotif India. Pasalnya Uttar Pradesh menyumbang 10 persen dari total penjualan mobil di negara tersebut.
Sementara perusahaan yang paling diuntungkan dari program ini adalah Toyota. Pasalnya mereka menguasai sedikitnya 85 persen pasar mobil hybrid di India berkat penjualan Hycross dan Hyryder.
Dilansir dari Reuters, penjualan hybrid di India pada Januari – Maret 2024 sekitar 28.000 unit atau 3 persen dari total penjualan sebesar 1 juta unit. Sementara untuk kendaraan listrik menyumbang lebih besar yaitu 4 persen.
Pemerintah India sendiri sebenarnya cukup terbuka terhadap perkembangan kendaraan ramah lingkungan. Mereka telah memberikan insentif jutaan dolar pada perusahaan yang memproduksi Battery Electric Vehicle (BEV) namun tidak ada bantuan untuk mobil hybrid.
Pajak penjualan kendaraan listrik di negara tersebut hanya 5 persen sementara hybrid sekitar 43 persen. Sedangkan unit berbahan bakar bensin pajaknya adalah 48 persen.
Jauhnya selisih pajak pun membuat beberapa pabrikan khususnya Toyota melakukan lobi pada pemerintah. Mereka berharap mobil hybrid bisa mendapat kemudahan pajak.
Namun langkah itu mendapat tentangan dari pabrikan lokal seperti Mahindra dan Tata Motors. Pasalnya mereka sudah melakukan investasi besar pada perkembangan kendaraan listrik.
Sementara itu di Indonesia, pemerintah juga lebih fokus untuk memberi kemudahan kepada pabrikan yang mengembangkan BEV. Beragam insentif telah diberikan sehingga harga jualnya menjadi lebih kompetitif.
Namun insentif untuk kendaraan hybrid hingga kini belum ditemukan titik terang. Padahal angka penjualan mobil di segmen tersebut terbilang tinggi dan telah diekspor ke beberapa negara di dunia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
14 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku
14 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
14 September 2026, 05:48 WIB
Kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan