Mitsubishi Hentikan Investasi EV ke Perusahaan Milik Renault

Mitsubishi hentikan investasi pengembangan mobil listrik ke Ampere, perusahaan EV yang dimiliki Renault

Mitsubishi Hentikan Investasi EV ke Perusahaan Milik Renault
Adi Hidayat

KatadataOTO – Meski masih tergabung dalam aliansi, Mitsubishi Motors telah memutuskan tidak melanjutkan investasi mereka pada Ampere, merek mobil listrik milik Renault. Hal ini cukup mengejutkan karena sebelumnya mereka sudah menyampaikan dukungan untuk brand tersebut.

Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan sudah berkomitmen berinvestasi sebesar 200 juta euro atau sekitar Rp 3,6 triliun ke Ampere.

Walau tidak lagi berinvestasi tapi perusahaan asal Jepang itu mengatakan tetap mendukung pengembangan mobil baru berdasarkan model Renault.

“Perusahaan tetap berkomitmen untuk menjajaki kemungkinan kerja sama di masa depan,” tulis Mitsubishi dalam penyataannya resminya.

Ampere
Photo : Ampere Cars

Sampai berita ini dibuat belum diketahui dampak dari keputusan yang diambil oleh Mitsubishi pada Ampere. Renault selaku induk perusahaan pun masih bungkam.

Meski demikian, perusahaan harus melakukan perencanaan ulang terkait hal ini. Pasalnya pada akhir Maret 2025, Nissan juga sudah memutuskan menghentikan investasinya di Ampere.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghemat dan menyelamatkan perusahaan. Pasalnya mereka saat ini memang telah menghadapi tekanan keuangan yang cukup berat.\

Mobil Listrik Mitsubishi

Meski tidak lagi berinvestasi Mitsubishi tetap mengembangkan kendaraan listrik mereka berbagai cara. Salah satunya adalah bekerjasama dengan Nissan.

Mitsubishi nantinya akan mengembangkan mobil memakai platform yang sama dengan Nissan Leaf yaitu CMF-EV.

Mobil yang masuk ke segmen SUV tersebut nantinya bakal hadir pada 2026 dan menyasar negara-negara di Kawasan Amerika Utara.

Sementara di Indonesia, Mitsubishi sudah hadir di segmen mobil listrik dengan mengandalkan L100 EV. Model tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan pasar fleet.

Mobil ini dilengkapi oleh baterai Lithium ion berkapasitas 20,1 kWh. Daya tersebut digunakan motor listrik buat menghasilkan tenaga sebesar 41 hp dan torsi 195 Nm.

Mobil Listrik L100 EV Siap Jadi Home Service Mitsubishi
Photo : KatadataOTO

Adapun jarak tempuh yang bisa dicapai dalam kondisi penuh adalah 180 km.

Meski merupakan kendaraan niaga, Mitsubishi sudah memasangkan beragam fitur guna menunjang mobilitas. Mulai dari AC, Seat Heater pengemudi, power steering serta suspensi nyaman.

Tersedia juga beberapa fitur keselamatan seperti airbag pengemudi dan penumpang baris belakang, ABS (Automatic Braking System) sampai ALC (Auto Light Control).


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan