iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Honda kurangi investasi pada mobil listrik akibat adanya perlambatan permintaan secara global dan beralih ke hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda kurangi investasinya pada kendaraan listrik akibat perlambatan permintaan secara global. Mereka pun akan lebih fokus untuk mengembangkan teknologi hybrid yang belakangan semakin disukai masyarakat.
Tak hanya itu, mereka bahkan menurunkan target penjualannya kendaraan listrik menjadi hanya 30 persen dari total pasar di tahun fiskal 2030.
“Sangat sulit membaca pasar tetapi saat ini kami melihat bahwa kendaraan listrik hanya akan mencapai sepertlima dari dari total pasar di saat itu,” ungkap Toshihiro Mibe, CEO Honda.
Pabrikan juga sudah mengumumkan penundaan rencana pembangunan basis produksi kendaraan listrik di Ontario, Kanada sekitar dua tahun. Padahal nilai investasinya sangat tinggi yaitu USD 10,7 miliar atau sekitar Rp 175,8 miliar.
Honda bukanlah merek pertama yang akhirnya memutuskan untuk mengurangi investasinya di kendaraan listrik. Tingginya permintaan terhadap mobil hybrid dan pelonggaran tenggat waktu dalam memenuhi aturan emisi menjadi penyebabnya.
Bahkan pabrikan asal Jepang itu pun telah berencana menghadirkan sedikitnya 13 mobil hybrid secara global sejak 2027. Mereka juga akan mengembangkan sistem hybrid untuk model berukuran besar yang rencananya diluncurkan pada paruh kedua dekade ini.
Honda pun menargetkan sedikitnya menjual 2,2 juta hingga 2,3 juta mobil hybrid di 2030. Jumlah itu naik signifikan dibanding pencapaian di tahun lalu yang cuma 868.000 unit.
Sementara itu di Indonesia Honda sudah memastikan diri akan meluncurkan sedikitnya tiga mobil hybrid pada 2025.
“Ada macam-macam (model) naik itu sedan, SUV (Sport Utility Vehicle) dan MPV (Multi Purpose Vehicle). Untuk produksi lokal yang SUV,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM ketika ditemui di Sunter beberapa waktu lalu.
Kombinasi mesin dan motor elektrik diklaim dapat menghasilkan tenaga 200 hp.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang