Merger Nissan, Honda dan Mitsubishi Dinilai Berdampak Positif

Nissan, Honda dan Mitsubishi berencana melakukan merger yang diperkirakan bakal berdampak positif pada industri otomotif

Merger Nissan, Honda dan Mitsubishi Dinilai Berdampak Positif
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 24 Desember 2024 | 13:00 WIB

KatadataOTO – NissanHonda dan Mitsubishi berencana melakukan merger setelah mereka menandatangani nota kesepahaman untuk membahasnya lebih detail. Bila merger berhasil dilakukan maka mereka akan menjadi produsen kendaraan terbesar ketiga di dunia.

Toshihiro Mibe, Presiden Honda mengungkap bahwa ketiganya akan menyatukan operasi mereka di bawah sebuah perusahaan induk. Honda bakal memimpin manajemen baru serta mempertahankan prinsip dan merek masing-masing.

Namun dampak dari merger tidak sebatas peringkat penjualan. Perusahaan juga berpotensi mengejar ketertinggalan mereka di sektor mobil listrik yang sekarang dikuasai oleh pabrikan asal China.

Hal ini karena masing-masing merek dapat berbagi platform dan mesin sehingga biaya pengembangan kendaraan bisa lebih murah. Dengan demikian mereka berpotensi makin kompetitif di masa depan.

Nissan Honda Mitsubishi
Photo : Honda

Dilansir dari APNews, Honda bisa menggunakan platform SUV berukuran besar milik Nissan seperti Armada dan Infiniti QX80 yang tidak mereka punya.

Selain itu Nissan juga memiliki pengalaman cukup panjang dalam mengembangkan baterai mobil, kendaraan listrik hingga hybrid. Ini tentu akan membantu Honda dalam mengembangkan EV mereka di masa depan.

“Nissan memang memiliki beberapa segmen produk yang sekarang tidak digarap Honda dan merger dapat membantu,” ungkap Sam Abuelsamid, analis industri otomotif di wilayah Detroit dilansir APNews.

Sementara Nissan juga memerlukan bantuan dari Honda karena saat ini mereka tengah dalam kondisi sulit. Pabrikan asal Jepang itu bahkan melakukan pemecatan terhadap 9.000 karyawan atau sekitar 6 persen dari total tenaga kerja. 

Honda 0 Series Prototype
Photo : Honda

Selain itu mereka juga mengurangi kapasitas produksi global serta menunda produksi kendaraan baru. Kemudian Makoto Uchida, CEO Nissan pun menerima pemotongan gaji sebesar 50 persen sebagai bentuk tanggung jawab atas kesulitasn keuangan perusahaan yang ia pimpin.

Dengan melakukan merger maka diharapkan Nissan bisa pulih serta menjadi salah satu perusahaan otomotif terkuat di dunia. Hal ini dinilai masuk akal karena mereka masih memiliki struktur keuangan yang kuat dan cadangan kas sebesar 1,44 triliun yen atau setara Rp 148,4 triliun.


Terkini

motor
QJMotor Siapkan Empat Produk Baru di 2026, Tetap Andalkan AMT

QJMotor Siapkan Empat Produk Baru di 2026, Tetap Andalkan AMT

QJMotor berencana menuai keberhasilan yang sama di 2026 dengan menggunakan strategi unik pada kendaraan

mobil
Pabrik VinFast

Harga VinFast Tidak Turun Meskin Sudah Diproduksi Lokal

VinFast ungkap harga mobil CKD tidak akan berbeda dengan CBU karena banderol saat ini sudah dibantu insentif

news
Libur Nataru

Jawa Tengah Diperkirakan Jadi Destinasi Utama Saat Libur Nataru

Pemerintah memperkirakan ada sekitar 20,23 juta orang yang bergerak di Jawa Tengah saat libur Nataru

news
2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini 16 Desember Beroperasi

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini 16 Desember Beroperasi

Untuk memudahkan para pengendara, kepolisian kembali mengoperasikan SIM keliling Bandung di Metro Indah Mall

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 16 Desember 2025, Jangan Nekat Melanggar

Ganjil genap Jakarta kembali digelar dengan pengawasan ketat dari petugas di sejumlah titik rawan pelanggaran

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 16 Desember, Jangan Terlewat

Lima lokasi SIM keliling Jakarta beroperasi hari ini, berikut daftar lokasi, biaya serta persyaratannya

motor
Pabrik QJMotor Bakal Beroperasi Januari 2026, Fokus Lini 250

Pabrik QJMotor Bakal Beroperasi Januari 2026, Fokus Lini 250 cc

Pabrik QJMotor yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat akan mempunyai kapasitas produksi sampai 150 ribu unit

mobil
Chery Jadi Pabrikan Cina Pertama yang Gabung Le Mans di 2030

Chery Jadi Pabrikan Cina Pertama yang Gabung Le Mans di 2030

Chery melalui sub merek premium mereka, Exeed akan berlaga di balap ketahanan Le Mans di 2030 mendatang