Suzuki e Sky Terdaftar di Indonesia yang Tengah Ramai EV Mungil
17 September 2026, 13:00 WIB
Menteri Perindustrian temui pemerintah China untuk memperkuat kerja sama di bidang industri kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah kembali memperkuat kerja sama dengan China untuk mengembangkan industri kendaraan listrik di Tanah Air. Hal ini terlihat dari kunjungan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian ke negeri Tirai Bambu.
Dalam kunjungan tersebut ia menemui Jin Zhuanglong, Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China. Dalam pertemuan, Agus Gumiwang menyampaikan bahwa potensi pasar kendaraan listrik di Indonesia masih luas.
Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah sejak 2019 yang berkomitmen mengembangkan teknologi maju berorientasi lingkungan dan rendah emisi. Salah satunya adalah memberi prioritas pada Battery Electric Vehicle (BEV) agar terus tumbuh lebih cepat.
“Produsen BEV di Indonesia kebanyakan berasal dari China. Hal ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan industri mereka terhadap pasar Tanah Air tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi kedua negara,” terang Agus Gumiwang dilansir Antara (13/06).
Ia pun menambahkan bahwa Indonesia merupakan pilihan strategis untuk para produsen BEV. Pasalnya sudah ada banyak pabrikan yang menjadikan Tanah Air sebagai pusat produksi dan ekspor mobil setir kanan.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong pabrikan mobil listrik China supaya meningkatkan kontribusi terhadap nilai ekspor melalui kendaraan BEV. Kemudian mengajak mereka menggunakan baterai cell Nickel Manganese Cobalt (NMC) sebagai komponen utama.
Pasalnya saat ini pabrikan kendaraan listrik asal China banyak yang memanfaatkan baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP). Penyimpanan daya jenis tersebut tidak menjadikan nikel sebagai bahan baku terbesar.
Padahal Indonesia merupakan penghasil nikel terbesar di 2023. Sedikitnya ada 1,8 juta metrik ton yang diproduksi tahun lalu.
Jumlah itu memenuhi 50 persen dari total produksi nikel global yang hanya sebesar 3,6 juta metrik ton. Dengan menggunakan baterai NMC maka diharapkan bahan baku tersebut bisa terserap.
Tak hanya itu, pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia juga dikabarkan segera rampung pembangunannya. Diharapkan para produsen mobil dan motor bisa menggunakan produk lokal.
Semakin banyak kandungan lokal dalam kendaraan maka bukan tidak mungkin harganya jadi lebih kompetitif dan memudahkan masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
Terkini
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus