JETOUR Fokus Kembangkan Lini i-DM dengan Teknologi PHEV Teranyar
06 Mei 2026, 16:00 WIB
Jetour dipastikan akan debut dan meramaikan ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2024
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – PT Jetour Motor Indonesia (JMI) mengumumkan keikutsertaannya di ajang GIIAS 2024. Merek asal China ini memulai debut di pasar otomotif Tanah Air.
Tampil di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, JMI akan memboyong 2 model andalan. Diketahui bahwa mereka menyiapkan dua SUV (Sport Utility Vehicle).
Beberapa waktu lalu Jetour telah memamerkan X70 Plus dan Dashing. Masing-masing merupakan SUV yang dibekali mesin bensin 1.5 L.
Diketahui segmen kendaraan tersebut di atas memiliki cukup banyak penggemar di Indonesia. Sehingga diharapkan produk Jetour bisa diterima masyarakat.
"Kami sangat antusias untuk berpartisipasi di GIIAS tahun ini dan memperkenalkan model terbaru kami di Indonesia. Kami percaya bahwa pasar otomotif memiliki potensi besar dan bisa membangun hubungan baik dengan konsumen di sini,” ucap Yang Fan, President Director PT JMI dalam siaran pers (13/06).
Sekadar informasi bahwa Jetour Auto merupakan bagian dari Chery Holding Group. Merek tersebut resmi dibuat pada 22 Januari 2018.
Dikatakan jika Jetour adalah merek yang beroperasi secara mandiri dalam hal penelitian, pengembangan, pengadaan hingga pemasaran.
Bicara kualitas unit, Jetour diklaim telah diterima berbagai negara di dunia. Jetour Auto telah menjangkau lebih dari 50 negara meliputi Meksiko, Arab Saudi, Uzbekistan, Chile, Ekuador, Myanmar, Filipina dan masih banyak lagi.
Adapun guna memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan setia, lebih dari 600 jaringan penjualan telah tersedia. Sehingga konsumen akan merasa dimudahkan.
Masuk ke Indonesia, Jetour sudah melakukan kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) terkait perakitan lokal. Jetour akan bergabung bersama Chery dan Neta yang telah lebih dulu melakukan perakitan di Bekasi.
Meskipun belum memulai perakitan, namun Jetour membuka peluang ekspor. Dengan catatan tentu setelah produk Jetour mampu bersaing dan mendapat respon positif di Tanah Air.
“Mungkin bila kapasitas pabrikan telah meningkat dan memenuhi kebutuhan pasar. Maka langkah berikutnya adalah ekspor,” ungkap Yang Fan beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa negara tujuan ekspor yang telah dibidik adalah Thailand dan Malaysia. Kedua negara merupakan destinasi paling potensial.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 16:00 WIB
02 Mei 2026, 17:04 WIB
01 Mei 2026, 16:17 WIB
29 April 2026, 17:00 WIB
29 April 2026, 15:49 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku