BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas
31 Desember 2025, 14:00 WIB
Jetour dipastikan akan debut dan meramaikan ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2024
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – PT Jetour Motor Indonesia (JMI) mengumumkan keikutsertaannya di ajang GIIAS 2024. Merek asal China ini memulai debut di pasar otomotif Tanah Air.
Tampil di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, JMI akan memboyong 2 model andalan. Diketahui bahwa mereka menyiapkan dua SUV (Sport Utility Vehicle).
Beberapa waktu lalu Jetour telah memamerkan X70 Plus dan Dashing. Masing-masing merupakan SUV yang dibekali mesin bensin 1.5 L.
Diketahui segmen kendaraan tersebut di atas memiliki cukup banyak penggemar di Indonesia. Sehingga diharapkan produk Jetour bisa diterima masyarakat.
"Kami sangat antusias untuk berpartisipasi di GIIAS tahun ini dan memperkenalkan model terbaru kami di Indonesia. Kami percaya bahwa pasar otomotif memiliki potensi besar dan bisa membangun hubungan baik dengan konsumen di sini,” ucap Yang Fan, President Director PT JMI dalam siaran pers (13/06).
Sekadar informasi bahwa Jetour Auto merupakan bagian dari Chery Holding Group. Merek tersebut resmi dibuat pada 22 Januari 2018.
Dikatakan jika Jetour adalah merek yang beroperasi secara mandiri dalam hal penelitian, pengembangan, pengadaan hingga pemasaran.
Bicara kualitas unit, Jetour diklaim telah diterima berbagai negara di dunia. Jetour Auto telah menjangkau lebih dari 50 negara meliputi Meksiko, Arab Saudi, Uzbekistan, Chile, Ekuador, Myanmar, Filipina dan masih banyak lagi.
Adapun guna memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan setia, lebih dari 600 jaringan penjualan telah tersedia. Sehingga konsumen akan merasa dimudahkan.
Masuk ke Indonesia, Jetour sudah melakukan kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) terkait perakitan lokal. Jetour akan bergabung bersama Chery dan Neta yang telah lebih dulu melakukan perakitan di Bekasi.
Meskipun belum memulai perakitan, namun Jetour membuka peluang ekspor. Dengan catatan tentu setelah produk Jetour mampu bersaing dan mendapat respon positif di Tanah Air.
“Mungkin bila kapasitas pabrikan telah meningkat dan memenuhi kebutuhan pasar. Maka langkah berikutnya adalah ekspor,” ungkap Yang Fan beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa negara tujuan ekspor yang telah dibidik adalah Thailand dan Malaysia. Kedua negara merupakan destinasi paling potensial.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 14:00 WIB
24 Desember 2025, 10:00 WIB
22 Desember 2025, 11:00 WIB
20 Desember 2025, 13:00 WIB
19 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024