Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres
03 September 2026, 07:00 WIB
Agus Gumiwang memastikan insentif mobil hybrid siap dikucurkan pada 2025 demi menjaga daya beli masyarakat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah sepertinya semakin serius ingin memberikan insentif buat lini mobil hybrid. Bahkan dikabarkan bahwa subsidi siap dikucurkan mulai 2025.
Apalagi industri otomotif tahun depan menemui rintangan cukup besar. Mulai dari kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen.
Kemudian ada opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) sebesar 66 persen.
“Kemarin kita membahas bantuan-bantuan atau insentif apa yang perlu serta akan disiapkan oleh pemerintah untuk membantu dunia usaha maupun industri,” ungkap Agus Gumiwang, Menperin (Menteri Perindustrian) dikutip dari Antara pada Kamis (5/12).
Lebih jauh Agus menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bakal berupa PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) serta PPn DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah).
Diharapkan insentif-insentif yang disiapkan para menteri Presiden Prabowo Subianto bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat.
“Kita lakukan bukan hanya untuk mobil listrik, tetapi juga akan kami upayakan buat mobil-mobil di luar elektrik, seperti hybrid dan sebagainya,” lanjut Agus.
Menperin menilai bahwa insentif mobil hybrid memang diperlukan. Hal ini demi meningkatkan daya beli masyarakat.
Apalagi penjualan mobil di Indonesia pada 2024 bisa dibilang cukup lesu. Sehingga memerlukan stimulus agar kembali bangkit tahun depan.
Memang beberapa waktu lalu Agus Gumiwang mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan insentif mobil hybrid untuk dikucurkan.
“Insentif untuk hybrid juga salah satu yang kita telah usulkan dan dalam waktu dekat akan dibahas,” katanya.
Agus menjelaskan bahwa mereka bakal segera diskusikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam waktu dekat.
“Sudah kami siapkan, bukan hanya untuk EV (Electric Vehicle) akan tetapi juga buat hybrid,” jelas Agus.
Dia mengaku bakal mengupayakan konsep insentif mobil hybrid yang ingin diberikan oleh pemerintah dalam waktu dekat.
Pada kesempatan yang sama, Agus Gumiwang turut membeberkan rencana kelanjutan insentif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) ditanggung pemerintah buat mobil listrik.
“Industri otomotif melibatkan tenaga kerja yang besar sehingga memang salah satu sektor perlu dilindungi. Oleh sebab itu bahasa sederhananya konsumen tidak diberatkan,” tutur Agus.
Jadi patut ditunggu insentif mobil hybrid dan listrik bakal diberikan oleh pemerintah. Termasuk seberapa besar bantuan dapat dimanfaatkan masyarakat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti