Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Pemerintah disarankan meluncurkan insentif mobil hybrid yang dinilai bisa menghadirkan berbagai keuntungan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah kembali membuka peluang untuk memberikan insentif mobil hybrid. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian.
Hal itu dilakukan agar para produsen kendaraan roda empat tidak angkat koper ke luar negeri. Jadi tetap berada di Tanah Air.
Sejumlah pihak pun menyambut wacana satu ini segera diterapkan. Sebab dianggap bisa membawa banyak dampak positif.
“Subsidi dapat mempercepat adopsi teknologi hybrid dalam menggantikan mobil ICE (Internal Combustion Engine),” ujar Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) ketika dihubungi KatadataOTO, Rabu (28/8).
Yannes menjelaskan jika pemerintah mau mengucurkan subsidi maka harga mobil hybrid semakin terjangkau. Kemudian menstimulus masyarakat memboyong kendaraan satu ini.
Sehingga lebih banyak orang yang menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Dengan begitu bisa menurunkan kadar emisi gas buang.
“Selanjutnya subsidi dapat menjadi insentif bagi pabrikan untuk tetap berinvestasi dan memproduksi mobil hybrid di Indonesia,” Yannes menambahkan.
Oleh sebab itu insentif mobil hybrid sudah tepat jika ingin diterapkan di Tanah Air. Demi mencegah para manufaktur melirik negara lain yang menawarkan bantuan lebih menarik.
Mengingat sejak awal 2024 badai PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) marak terjadi. Bahkan sudah ada 46 ribu karyawan yang terdampak.
Jadi bantuan dari pemerintah untuk pembelian mobil hybrid bakal berdampak banyak. Tidak hanya bagi konsumen di Tanah Air.
“Ini sangat penting (Insentif) untuk melindungi lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi,” tegas Yannes.
Sebagai informasi mobil hybrid memang cukup diminati oleh masyarakat. Terbukti dari rapor penjualan di semester satu 2024.
Disitat dari data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), kendaraan roda empat ramah lingkungan satu ini terniagakan 24.775 unit sejak Januari sampai Juni 2024.
Jumlah di atas berkontribusi sebanyak enam persen dari total pasar mobil nasional di semester satu yang mencatatkan 408.012 unit.
Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, mobil hybrid penjualannya meningkat sekitar 43,1 persen.
Pasalnya pada Januari hingga Juni 2023 permintaan di segmen ini mencapai 17.305 kendaraan roda empat. Membuktikan mobil hybrid mulai diminati konsumen di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota