Mazda Siap Boyong EZ-6 Kembaran Deepal LO7, Changan Buka Suara

Mazda EZ-6 dan Changan Deepal LO7 sama-sama berpeluang besar untuk dipasarkan ke konsumen di Tanah Air

Mazda Siap Boyong EZ-6 Kembaran Deepal LO7, Changan Buka Suara
  • Oleh Satrio Adhy

  • Minggu, 16 November 2025 | 17:00 WIB

KatadataOTO – Mazda menjalin kerja sama dengan Changan Automobile di Cina. Kolaborasi mereka menghasilkan dua mobil listrik, yakni EZ-6 dan EZ-60.

Electric Vehicle (EV) EZ-6 dibangun di atas platform yang sama dengan Changan Deepal L07, yakni EPA1.

Oleh sebab itu sekilas, kedua mobil listrik tersebut mempunyai proporsi bodi, dimensi dan beberapa komponen teknis yang sangat mirip.

Mazda lalu melakukan beberapa penyesuaian pada produk mereka. Mulai dari bagian eksterior sampai ke interior.

Mazda Siap Boyong EZ-6 Kembaran Deepal LO7, Changan Buka Suara
Photo : KatadataOTO

Pabrikan asal Jepang satu ini mempertahankan ciri khas mereka. Terutama pada bagian fasia atau depan Mazda EZ-6.

EV itu dibekali dengan gril tertutup bergaya Kodo. Lalu dipadukan lampu depan menyipit dan sudah LED.

Uniknya baik Mazda EZ-6 maupun Changan Deepal L07, berpeluang besar buat mengaspal di jalanan Indonesia dalam beberapa waktu mendatang.

Tentu jika hal tersebut benar terlaksana, maka jadi tantangan sendiri bagi Changan Indonesia dalam meniagakan mobil listrik Deepal LO7.

Mengingat Mazda sudah lama berjualan di Indonesia. Sehingga telah mempunyai nama besar atau reputasi yang baik bagi konsumen di dalam negeri.

Berangkat dari fakta tersebut, Changan Indonesia buka suara mengenai kondisi yang bakal mereka hadapi di pasar Tanah Air.

"Kita tidak ada (strategi khusus), karena kita pasti menyasar segmen yang berbeda," ungkap Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Chongqing, Cina beberapa waktu lalu.

Surya mengaku bakal menerapkan cara sendiri buat memasarkan Changan Deepal LO7. Termasuk dalam menggoda konsumen di Tanah Air.

Ia pun percaya diri produknya mampu bersaing. Sehingga dapat meraih kesuksesan di pasar mobil listrik Tanah Air.

"Karena kita kurang tahu strategi mereka (Mazda) seperti apa. Apakah policy hanya boleh di Cina saja juga tidak tahu," lanjut dia.

Mazda Siap Boyong EZ-6 Kembaran Deepal LO7, Changan Buka Suara
Photo : KatadataOTO

Meski begitu masih ada peluang buat Changan meraup banyak konsumen. Sebab lini elektrifikasi Mazda sebelumnya lebih diminati oleh loyalis ketimbang konsumen massal.

Terlebih mobil buatan Cina pada umumnya dijual dengan banderol lebih terjangkau. 

Sebagai informasi, Mazda EZ-6 tersedia dalam dua varian. Mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended EV (REEV).

Meluncur di Cina pada 25 September, Mazda EZ-60 ditawarkan mulai dari 119.900 yuan sampai 160.900 yuan atau sekitar Rp 279 jutaan hingga Rp 374,4 jutaan dalam kurs rupiah.


Terkini

motor
Aura Kasih

Isi Garasi Aura Kasih, Ada Vespa GTS 150 Kuning

Artis Aura Kasih merupakan seorang penyuka otomotif, punya banyak koleksi motor dari Vespa sampai Kawasaki

news
Lalu lintas Puncak

Intip Strategi Baru Kepolisian Atasi Macet di Puncak Bogor

Kepolisian gandeng joki Puncak untuk bantu atasi kemacetan yang kerap terjadi khususnya di libur panjang

news
Truk Cina

Gaikindo Godok Aturan Baru untuk Tertibkan Peredaran Truk Cina

Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1

Berbagai model mobil baru dari merek seperti Toyota sampai Suzuki siap hadir, mayoritas lini elektrifikasi

mobil
VinFast

VinFast Belum Berencana Buka Pabrik Baterai EV di Indonesia

VinFast lebih memilih bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai EV pada setiap modelnya

mobil
BYD

BYD Kembangkan Pengisian Daya EV, Lebih Cepat dari Supercharger Tesla

BYD jawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pengisian daya super cepat saat melakukan perjalanan jarak jauh

motor
motor baru

Pemilik Mobil Disebut Beralih ke Motor Karena Daya Beli Melemah

Menurut Yamaha membeli motor baru menjadi opsi lebih ramah di kantong saat kondisi ekonomi sedang sulit

mobil
Perang Harga

Perang Harga Mobil Listrik Cina Diyakini Akan Berlanjut di 2026

perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan