Changan Nevo Q05 Makin Dekat ke Indonesia, Rival Geely EX5
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Mazda EZ-6 dan Changan Deepal LO7 sama-sama berpeluang besar untuk dipasarkan ke konsumen di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mazda menjalin kerja sama dengan Changan Automobile di Cina. Kolaborasi mereka menghasilkan dua mobil listrik, yakni EZ-6 dan EZ-60.
Electric Vehicle (EV) EZ-6 dibangun di atas platform yang sama dengan Changan Deepal L07, yakni EPA1.
Oleh sebab itu sekilas, kedua mobil listrik tersebut mempunyai proporsi bodi, dimensi dan beberapa komponen teknis yang sangat mirip.
Mazda lalu melakukan beberapa penyesuaian pada produk mereka. Mulai dari bagian eksterior sampai ke interior.
Pabrikan asal Jepang satu ini mempertahankan ciri khas mereka. Terutama pada bagian fasia atau depan Mazda EZ-6.
EV itu dibekali dengan gril tertutup bergaya Kodo. Lalu dipadukan lampu depan menyipit dan sudah LED.
Uniknya baik Mazda EZ-6 maupun Changan Deepal L07, berpeluang besar buat mengaspal di jalanan Indonesia dalam beberapa waktu mendatang.
Tentu jika hal tersebut benar terlaksana, maka jadi tantangan sendiri bagi Changan Indonesia dalam meniagakan mobil listrik Deepal LO7.
Mengingat Mazda sudah lama berjualan di Indonesia. Sehingga telah mempunyai nama besar atau reputasi yang baik bagi konsumen di dalam negeri.
Berangkat dari fakta tersebut, Changan Indonesia buka suara mengenai kondisi yang bakal mereka hadapi di pasar Tanah Air.
"Kita tidak ada (strategi khusus), karena kita pasti menyasar segmen yang berbeda," ungkap Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Chongqing, Cina beberapa waktu lalu.
Surya mengaku bakal menerapkan cara sendiri buat memasarkan Changan Deepal LO7. Termasuk dalam menggoda konsumen di Tanah Air.
Ia pun percaya diri produknya mampu bersaing. Sehingga dapat meraih kesuksesan di pasar mobil listrik Tanah Air.
"Karena kita kurang tahu strategi mereka (Mazda) seperti apa. Apakah policy hanya boleh di Cina saja juga tidak tahu," lanjut dia.
Meski begitu masih ada peluang buat Changan meraup banyak konsumen. Sebab lini elektrifikasi Mazda sebelumnya lebih diminati oleh loyalis ketimbang konsumen massal.
Terlebih mobil buatan Cina pada umumnya dijual dengan banderol lebih terjangkau.
Sebagai informasi, Mazda EZ-6 tersedia dalam dua varian. Mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended EV (REEV).
Meluncur di Cina pada 25 September, Mazda EZ-60 ditawarkan mulai dari 119.900 yuan sampai 160.900 yuan atau sekitar Rp 279 jutaan hingga Rp 374,4 jutaan dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Mei 2026, 07:00 WIB
29 Mei 2026, 21:12 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Terkini
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir hari ini untuk mempermudah masyarakat di Kota Kembang mengurus dokumen berkendara
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI
02 Juni 2026, 07:00 WIB
BYD Seal PHEV berpotensi jadi produk hybrid berikutnya setelah M6 DM-i, sudah terdaftar di Indonesia
02 Juni 2026, 06:10 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini tidak hanya mengandalkan petugas namun juga dibantu oleh teknologi ETLE
02 Juni 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak daftar persyaratan yang harus dipenuhi