Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil Cina berlomba menghadirkan produk anyar dengan harga paling terjangkau untuk konsumen Indonesia. Sepanjang 2025, persaingan itu terlihat sangat sengit.
BYD sebelumnya bermain di segmen Rp 300 jutaan ke atas, tiba-tiba meluncurkan mobil listrik BYD Atto 1. Electric Vehicle (EV) itu dilego Rp 195 jutaan.
Hal tersebut terbukti membuat penjualan BYD Atto 1 meroket. Angka wholesales atau distribusi mobil listrik tersebut dari pabrik ke diler bahkan tembus 9.000 unit.
Di sisi lain, Jaecoo juga mulai menjual mobil di angka Rp 200 juta sampai Rp 300 jutaan di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) yakni Jaecoo J5 EV.
Sama-sama berkonfigurasi 5-seater, namun ukurannya terpaut lebih besar dan selisih Rp 10 jutaan lebih tinggi dari tipe teratas BYD Atto 1.
Melihat perang harga yang terjadi menjelang tutup tahun, pengamat menilai fenomena ini bakal terus berlanjut sampai 2026.
“Electric Vehicle (EV) dengan harga terjangkau merupakan jawaban terhadap konsumen yang ingin beralih, tetapi terhalang harga dan kondisi ekonomi suram di 2025,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Opsi mobil listrik dengan harga kompetitif yang bahkan mulai menyaingi Low Cost Green Car (LCGC) menjadi daya tarik tersendiri buat banyak konsumen.
Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih sepanjang tahun ini. Ditambah, Bebin menilai musibah terjadi di sejumlah tempat di dalam negeri.
Kemudian minat terhadap EV di Indonesia mulai meningkat seiring terjadinya tantangan perang harga mobil baru di pasar domestik Tiongkok.
“Sehingga kelebihan unit di sana dapat memenuhi keinginan konsumen kita. Jadilah ada kecocokan,” tegas Bebin.
Sebagai informasi, saat ini pilihan mobil listrik dengan rentang harga Rp 100 jutaan ke atas semakin bervariasi.
Jika dulu hanya ada Wuling Air ev dan Seres E1, sekarang segmen tersebut diramaikan oleh BYD Atto 1 dan pendatang baru Changan Lumin EV yang debut di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025.
Changan Lumin EV merupakan mobil listrik berukuran mungil, dijual seharga Rp 179 jutaan on the road Jakarta dan terpaut lebih rendah dari Atto 1.
Lalu ada Jaecoo J5 EV sebagai SUV bertenaga listrik berkonfigurasi 5-seater. Deretan model mobil listrik murah ini bakal dirakit lokal, sehingga harga kompetitifnya diharapkan bisa bertahan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 21:00 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta