Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil Cina berlomba menghadirkan produk anyar dengan harga paling terjangkau untuk konsumen Indonesia. Sepanjang 2025, persaingan itu terlihat sangat sengit.
BYD sebelumnya bermain di segmen Rp 300 jutaan ke atas, tiba-tiba meluncurkan mobil listrik BYD Atto 1. Electric Vehicle (EV) itu dilego Rp 195 jutaan.
Hal tersebut terbukti membuat penjualan BYD Atto 1 meroket. Angka wholesales atau distribusi mobil listrik tersebut dari pabrik ke diler bahkan tembus 9.000 unit.
Di sisi lain, Jaecoo juga mulai menjual mobil di angka Rp 200 juta sampai Rp 300 jutaan di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) yakni Jaecoo J5 EV.
Sama-sama berkonfigurasi 5-seater, namun ukurannya terpaut lebih besar dan selisih Rp 10 jutaan lebih tinggi dari tipe teratas BYD Atto 1.
Melihat perang harga yang terjadi menjelang tutup tahun, pengamat menilai fenomena ini bakal terus berlanjut sampai 2026.
“Electric Vehicle (EV) dengan harga terjangkau merupakan jawaban terhadap konsumen yang ingin beralih, tetapi terhalang harga dan kondisi ekonomi suram di 2025,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Opsi mobil listrik dengan harga kompetitif yang bahkan mulai menyaingi Low Cost Green Car (LCGC) menjadi daya tarik tersendiri buat banyak konsumen.
Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih sepanjang tahun ini. Ditambah, Bebin menilai musibah terjadi di sejumlah tempat di dalam negeri.
Kemudian minat terhadap EV di Indonesia mulai meningkat seiring terjadinya tantangan perang harga mobil baru di pasar domestik Tiongkok.
“Sehingga kelebihan unit di sana dapat memenuhi keinginan konsumen kita. Jadilah ada kecocokan,” tegas Bebin.
Sebagai informasi, saat ini pilihan mobil listrik dengan rentang harga Rp 100 jutaan ke atas semakin bervariasi.
Jika dulu hanya ada Wuling Air ev dan Seres E1, sekarang segmen tersebut diramaikan oleh BYD Atto 1 dan pendatang baru Changan Lumin EV yang debut di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025.
Changan Lumin EV merupakan mobil listrik berukuran mungil, dijual seharga Rp 179 jutaan on the road Jakarta dan terpaut lebih rendah dari Atto 1.
Lalu ada Jaecoo J5 EV sebagai SUV bertenaga listrik berkonfigurasi 5-seater. Deretan model mobil listrik murah ini bakal dirakit lokal, sehingga harga kompetitifnya diharapkan bisa bertahan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini