Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil Cina berlomba menghadirkan produk anyar dengan harga paling terjangkau untuk konsumen Indonesia. Sepanjang 2025, persaingan itu terlihat sangat sengit.
BYD sebelumnya bermain di segmen Rp 300 jutaan ke atas, tiba-tiba meluncurkan mobil listrik BYD Atto 1. Electric Vehicle (EV) itu dilego Rp 195 jutaan.
Hal tersebut terbukti membuat penjualan BYD Atto 1 meroket. Angka wholesales atau distribusi mobil listrik tersebut dari pabrik ke diler bahkan tembus 9.000 unit.
Di sisi lain, Jaecoo juga mulai menjual mobil di angka Rp 200 juta sampai Rp 300 jutaan di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) yakni Jaecoo J5 EV.
Sama-sama berkonfigurasi 5-seater, namun ukurannya terpaut lebih besar dan selisih Rp 10 jutaan lebih tinggi dari tipe teratas BYD Atto 1.
Melihat perang harga yang terjadi menjelang tutup tahun, pengamat menilai fenomena ini bakal terus berlanjut sampai 2026.
“Electric Vehicle (EV) dengan harga terjangkau merupakan jawaban terhadap konsumen yang ingin beralih, tetapi terhalang harga dan kondisi ekonomi suram di 2025,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Opsi mobil listrik dengan harga kompetitif yang bahkan mulai menyaingi Low Cost Green Car (LCGC) menjadi daya tarik tersendiri buat banyak konsumen.
Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih sepanjang tahun ini. Ditambah, Bebin menilai musibah terjadi di sejumlah tempat di dalam negeri.
Kemudian minat terhadap EV di Indonesia mulai meningkat seiring terjadinya tantangan perang harga mobil baru di pasar domestik Tiongkok.
“Sehingga kelebihan unit di sana dapat memenuhi keinginan konsumen kita. Jadilah ada kecocokan,” tegas Bebin.
Sebagai informasi, saat ini pilihan mobil listrik dengan rentang harga Rp 100 jutaan ke atas semakin bervariasi.
Jika dulu hanya ada Wuling Air ev dan Seres E1, sekarang segmen tersebut diramaikan oleh BYD Atto 1 dan pendatang baru Changan Lumin EV yang debut di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025.
Changan Lumin EV merupakan mobil listrik berukuran mungil, dijual seharga Rp 179 jutaan on the road Jakarta dan terpaut lebih rendah dari Atto 1.
Lalu ada Jaecoo J5 EV sebagai SUV bertenaga listrik berkonfigurasi 5-seater. Deretan model mobil listrik murah ini bakal dirakit lokal, sehingga harga kompetitifnya diharapkan bisa bertahan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 06:24 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
15 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV