BYD Berniat Punya Pabrik Baterai di Subang Demi Tingkatkan TKDN
06 September 2026, 01:22 WIB
perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil Cina berlomba menghadirkan produk anyar dengan harga paling terjangkau untuk konsumen Indonesia. Sepanjang 2025, persaingan itu terlihat sangat sengit.
BYD sebelumnya bermain di segmen Rp 300 jutaan ke atas, tiba-tiba meluncurkan mobil listrik BYD Atto 1. Electric Vehicle (EV) itu dilego Rp 195 jutaan.
Hal tersebut terbukti membuat penjualan BYD Atto 1 meroket. Angka wholesales atau distribusi mobil listrik tersebut dari pabrik ke diler bahkan tembus 9.000 unit.
Di sisi lain, Jaecoo juga mulai menjual mobil di angka Rp 200 juta sampai Rp 300 jutaan di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) yakni Jaecoo J5 EV.
Sama-sama berkonfigurasi 5-seater, namun ukurannya terpaut lebih besar dan selisih Rp 10 jutaan lebih tinggi dari tipe teratas BYD Atto 1.
Melihat perang harga yang terjadi menjelang tutup tahun, pengamat menilai fenomena ini bakal terus berlanjut sampai 2026.
“Electric Vehicle (EV) dengan harga terjangkau merupakan jawaban terhadap konsumen yang ingin beralih, tetapi terhalang harga dan kondisi ekonomi suram di 2025,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Opsi mobil listrik dengan harga kompetitif yang bahkan mulai menyaingi Low Cost Green Car (LCGC) menjadi daya tarik tersendiri buat banyak konsumen.
Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih sepanjang tahun ini. Ditambah, Bebin menilai musibah terjadi di sejumlah tempat di dalam negeri.
Kemudian minat terhadap EV di Indonesia mulai meningkat seiring terjadinya tantangan perang harga mobil baru di pasar domestik Tiongkok.
“Sehingga kelebihan unit di sana dapat memenuhi keinginan konsumen kita. Jadilah ada kecocokan,” tegas Bebin.
Sebagai informasi, saat ini pilihan mobil listrik dengan rentang harga Rp 100 jutaan ke atas semakin bervariasi.
Jika dulu hanya ada Wuling Air ev dan Seres E1, sekarang segmen tersebut diramaikan oleh BYD Atto 1 dan pendatang baru Changan Lumin EV yang debut di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025.
Changan Lumin EV merupakan mobil listrik berukuran mungil, dijual seharga Rp 179 jutaan on the road Jakarta dan terpaut lebih rendah dari Atto 1.
Lalu ada Jaecoo J5 EV sebagai SUV bertenaga listrik berkonfigurasi 5-seater. Deretan model mobil listrik murah ini bakal dirakit lokal, sehingga harga kompetitifnya diharapkan bisa bertahan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan