Toyota Masih Pede Dominasi Pasar Mobil Baru Indonesia
08 Maret 2026, 13:00 WIB
Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – RMA Indonesia sekali APM dari Mahindra di Tanah Air tidak ingin terburu-buru memproduksi kendaraan secara lokal. Mereka lebih memilih untuk membentuk pasar dengan menghadirkan mobil secara CBU terlebih dulu
Dengan strategi tersebut maka diharapkan masyarakat bisa melihat keunggulan dari kendaraan yang mereka tawarkan lebih dulu. Bila hal itu bisa tercapai bukan tidak mungkin penjualan makin besar dan mereka bisa mempertimbangkan untuk memproduksi mobil di dalam negeri.
“Kita lihat dulu, kalau kebutuhannya meningkat tentu bakal dipertimbangkan,” ungkap Toto Suharto, Country Manager RMA Indonesia (05/12).
Untuk meningkatkan penjualan, pihaknya akan menambah jumlah diler. Selain itu beragam layanan juga akan terus diberikan buat pelanggan.
Hal ini penting mengingat memasarkan kendaraan asal India tidaklah mudah. Ada beragam tantangan yang harus dihadapi terutama jika hadir dengan merek baru.
“Tapi sekarang konsumen sudah cerdas untuk melihat apakah produk yang dibeli value for money,” tegasnya.
Keputusan RMA Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam menggarap pasar Tanah Air patut diapresiasi. Sebab ketatnya persaingan merek baru merupakan situasi yang tak dapat dipandang sebelah mata.
Sebelumnya diberitakan bahwa RMA Indonesia selaku APM dari Mahindra berencana memperluas pasar di Indonesia. Salah satunya adalah dengan masuk ke segmen mobil penumpang yang pasarnya cukup besar.
“Mudah-mudahan tahun depan kami bisa mendatangkan kendaraan penumpang. Karena selama ini memang Mahindra lebih banyak di perkebunan atau tambah sehingga perkotaan kurang terlihat,” ungkap Toto.
Komitmen tersebut diharapkan bisa meningkatkan penjualan kendaraan di Tanah Air yang saat ini masih penuh tekanan. Pasalnya masyarakat jadi memiliki lebih banyak pilihan mobil untuk dimiliki.
Ia juga mengungkap tidak menutup kemungkinan bakal membawa EV ke Indonesia. Pasalnya mereka memang memiliki model di segmen tersebut.
“Mahindra sudah memiliki mobil listrik di India, jadi saya kira itu akan menjadi hal menarik di Tanah Air. Tapi semua bisa menjadi opsi apakah ICE, EV atau malah keduanya,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Maret 2026, 13:00 WIB
06 Maret 2026, 20:00 WIB
06 Maret 2026, 10:00 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pengendara mobil dan motor bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen hari ini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini, simak persyaratan dan biayanya
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali dilakukan di sejumlah ruas untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
08 Maret 2026, 15:00 WIB
VinFast menerima pemesanan 20.000 unit mobil listrk dari dua perusahaan transportasi yang akan dikirim hingga 2028
08 Maret 2026, 13:00 WIB
Toyota Astra Motor berhasil mencatatkan pangsa pasar sampai 31,2 persen di dalam negeri sepanjang tahun lalu
08 Maret 2026, 09:00 WIB
Main dealer motor Honda, Wahana Makmur Sejati perkenalkan lini produk aditif bahan bakar ramah lingkungan
07 Maret 2026, 15:00 WIB
Kehadiran Volvo ES90 dipercaya dapat menambah opsi mobil listrik di segmen premium bagi konsumen di Indonesia
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Berkaca pada tren pada tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mobil bekas meningkat jelang Lebaran