GIIAS Bandung 2026 Digelar Pekan Ini, Siap Beri Banyak Kejutan
08 September 2026, 07:00 WIB
Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – RMA Indonesia sekali APM dari Mahindra di Tanah Air tidak ingin terburu-buru memproduksi kendaraan secara lokal. Mereka lebih memilih untuk membentuk pasar dengan menghadirkan mobil secara CBU terlebih dulu
Dengan strategi tersebut maka diharapkan masyarakat bisa melihat keunggulan dari kendaraan yang mereka tawarkan lebih dulu. Bila hal itu bisa tercapai bukan tidak mungkin penjualan makin besar dan mereka bisa mempertimbangkan untuk memproduksi mobil di dalam negeri.
“Kita lihat dulu, kalau kebutuhannya meningkat tentu bakal dipertimbangkan,” ungkap Toto Suharto, Country Manager RMA Indonesia (05/12).
Untuk meningkatkan penjualan, pihaknya akan menambah jumlah diler. Selain itu beragam layanan juga akan terus diberikan buat pelanggan.
Hal ini penting mengingat memasarkan kendaraan asal India tidaklah mudah. Ada beragam tantangan yang harus dihadapi terutama jika hadir dengan merek baru.
“Tapi sekarang konsumen sudah cerdas untuk melihat apakah produk yang dibeli value for money,” tegasnya.
Keputusan RMA Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam menggarap pasar Tanah Air patut diapresiasi. Sebab ketatnya persaingan merek baru merupakan situasi yang tak dapat dipandang sebelah mata.
Sebelumnya diberitakan bahwa RMA Indonesia selaku APM dari Mahindra berencana memperluas pasar di Indonesia. Salah satunya adalah dengan masuk ke segmen mobil penumpang yang pasarnya cukup besar.
“Mudah-mudahan tahun depan kami bisa mendatangkan kendaraan penumpang. Karena selama ini memang Mahindra lebih banyak di perkebunan atau tambah sehingga perkotaan kurang terlihat,” ungkap Toto.
Komitmen tersebut diharapkan bisa meningkatkan penjualan kendaraan di Tanah Air yang saat ini masih penuh tekanan. Pasalnya masyarakat jadi memiliki lebih banyak pilihan mobil untuk dimiliki.
Ia juga mengungkap tidak menutup kemungkinan bakal membawa EV ke Indonesia. Pasalnya mereka memang memiliki model di segmen tersebut.
“Mahindra sudah memiliki mobil listrik di India, jadi saya kira itu akan menjadi hal menarik di Tanah Air. Tapi semua bisa menjadi opsi apakah ICE, EV atau malah keduanya,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 September 2026, 07:00 WIB
04 September 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan