Penjualan Mobil Mei 2026 Turun, Konsumen Tunda Pembelian
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – RMA Indonesia sekali APM dari Mahindra di Tanah Air tidak ingin terburu-buru memproduksi kendaraan secara lokal. Mereka lebih memilih untuk membentuk pasar dengan menghadirkan mobil secara CBU terlebih dulu
Dengan strategi tersebut maka diharapkan masyarakat bisa melihat keunggulan dari kendaraan yang mereka tawarkan lebih dulu. Bila hal itu bisa tercapai bukan tidak mungkin penjualan makin besar dan mereka bisa mempertimbangkan untuk memproduksi mobil di dalam negeri.
“Kita lihat dulu, kalau kebutuhannya meningkat tentu bakal dipertimbangkan,” ungkap Toto Suharto, Country Manager RMA Indonesia (05/12).
Untuk meningkatkan penjualan, pihaknya akan menambah jumlah diler. Selain itu beragam layanan juga akan terus diberikan buat pelanggan.
Hal ini penting mengingat memasarkan kendaraan asal India tidaklah mudah. Ada beragam tantangan yang harus dihadapi terutama jika hadir dengan merek baru.
“Tapi sekarang konsumen sudah cerdas untuk melihat apakah produk yang dibeli value for money,” tegasnya.
Keputusan RMA Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam menggarap pasar Tanah Air patut diapresiasi. Sebab ketatnya persaingan merek baru merupakan situasi yang tak dapat dipandang sebelah mata.
Sebelumnya diberitakan bahwa RMA Indonesia selaku APM dari Mahindra berencana memperluas pasar di Indonesia. Salah satunya adalah dengan masuk ke segmen mobil penumpang yang pasarnya cukup besar.
“Mudah-mudahan tahun depan kami bisa mendatangkan kendaraan penumpang. Karena selama ini memang Mahindra lebih banyak di perkebunan atau tambah sehingga perkotaan kurang terlihat,” ungkap Toto.
Komitmen tersebut diharapkan bisa meningkatkan penjualan kendaraan di Tanah Air yang saat ini masih penuh tekanan. Pasalnya masyarakat jadi memiliki lebih banyak pilihan mobil untuk dimiliki.
Ia juga mengungkap tidak menutup kemungkinan bakal membawa EV ke Indonesia. Pasalnya mereka memang memiliki model di segmen tersebut.
“Mahindra sudah memiliki mobil listrik di India, jadi saya kira itu akan menjadi hal menarik di Tanah Air. Tapi semua bisa menjadi opsi apakah ICE, EV atau malah keduanya,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 13:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
26 Mei 2026, 20:30 WIB
18 Mei 2026, 19:17 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Terkini
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta terus digelar setiap jam sibuk, metode ini dianggap sukses membelah kemacetan
24 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini bisa menjadi salah satu opsi untuk mengurus dokumen berkendara agar lebih mudah