iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Luhut sambangi petinggi Korsel untuk membahas investasi negeri ginseng pada ekosistem kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menemui Choo Kyung-Ho, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Korea Selatan. Pertemuan ini merupakan bagian dari perayaan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia serta Korsel yang akan diperingati dengan pertemuan tingkat tinggi pertama antara kedua negara.
Ada banyak pembahasan ketika Luhut sambangi petinggi Korsel termasuk perkembangan kendaraan listrik dan pariwisata. Menurutnya kekayaan alam Indonesia serta investasi perusahaan asal Korsel merupakan sebuah peluang menarik.
“Saya bertemu dengan Choo Kyung-Ho guna berdiskusi secara rinci mengenai beberapa investasi yang sudah ada dari Korea di Indonesia dan beberapa peluang baru untuk diciptakan bersama-sama,” ungkapnya.
Menurutnya Indonesia memiliki kekayaan alam serta pangsa pasar mobil listrik sangat besar. Sehingga perusahaan asal Korsel seharusnya bisa melihat ini sebagai peluang.
“Kekayaan alam Indonesia ditambah pangsa pasar Electric Vehicle yang besar adalah masa depan bagi pengembangan industri serta ekosistem pendukungnya. Investasi perusahaan Korsel dalam membangun seluruh rantai produksi di Tanah Air akan jadi peluang bisnis menjanjikan,” ungkapnya.
Berkat pertemuan antara keduanya maka bukan tidak mungkin akan ada investasi besar di masa depan khususnya di bidang otomotif. Pasalnya pemerintah telah menyiapkan beragam strategi untuk mengundang pabrikan kendaraan menanamkan modal di Tanah Air.
Salah satu investasi besar perusahaan Korsel yang sudah dilakukan adalah pembangunan pabrik Hyundai di Bekasi. Fasilitas tersebut bahkan sudah bisa memproduksi beberapa model termasuk mobil listrik yaitu Ioniq 5.
Selain sudah diproduksi di dalam negeri, model tersebut juga telah memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 40 persen. Dengan ini maka Hyundai Ioniq 5 berhak atas bantuan pemerintah untuk pembelian mobil listrik.
Kemudahan dari pemerintah diharapkan bisa mendorong Korsel untuk melakukan investasi lebih besar khususnya di bidang industri otomotif. Hal ini masuk akal karena selain Hyundai, Kia juga telah hadir di Tanah Air.
Sayangnya perusahaan tersebut belum memutuskan akan memproduksi mobil di Tanah Air. Padahal penjualan mereka sudah mengalami perbaikan berkat model-model terbaru yang diluncurkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang