Kelanjutan Kasus BYD Seal Akbar Faizal, Berakhir Damai
14 April 2026, 16:40 WIB
BYD Seal jadi koleksi kendaraan Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang sempat didemo pegawainya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) menjadi sorotoran setelah didemo oleh pegawainya sendiri (20/01). Aksi dilakukan setelah dirinya disebut telah memecat karyawan tanpa melalui prosedur.
Masyarakat makin ingin mengenal dirinya termasuk kendaraan yang terdaftar sebagai miliknya. Catatan tersebut pun cukup mudah terlihat karena semua sudah disampaikan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dalam laporan di 2024, dirinya tercatat memiliki total harta senilai Rp 46,05 miliar. Dari jumlah itu, alat transportasi dan mesin mempunyai nilai sebesar Rp 1,4 miliar terbagi pada empat kendaraan.
Pertama adalah BMW X3 2016 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 400 juta.
Berikutnya adalah Toyota Kijang Innova lansiran 2020. Dalam laporan disampaikan nilai dari mobil adalah Rp 200 juta.
Lalu koleksi kendaraan selanjutnya adalah Ford Escape 2.3L limitede lansiran 2011. Harga mobil tersebut ditaksir 100 juta.
Paling menarik adalah adanya BYD Seal lansiran 2024 senilai Rp 700 juta di dalam LHKPN yang didapatkan dari hasil sendiri.
Satryo Soemantri Brodjonegoro juga memiliki tujuh aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp 33,65 miliar. Lokasinya tersebar di Jakarta hingga Bali dengan nilai cukup beragam.
Ia juga memiliki aset berupa surat berharga senilai Rp 11 miliar.
Perlu diketahui bahwa Satryo Soemantri Brodjonegoro sempat didemo oleh pegawainya karena disebut telah memberhentikan pegawai kementerian bernama Neni Herlina dari jabatannya sebagai penanggung jawab rumah tangga.
Namun ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Dirinya hanya melakukan mutasi serta rotasi yang merupakan hal biasa di suatu instansi atau kementerian.
"Tadi sudah saya sampaikan kepada yang bersangkutan bahwa kementerian tidak pernah memecat siapa-siapa. Kementerian mengadakan mutasi atau rotasi, benar-benar hal umum dikerjakan oleh sebuah institusi, lembaga dari pemerintah maupun non-pemerintah," ungkap Satryo.
Ia pun menjelaskan telah berdiskusi dengan pegawai Kemdiktisaintek yang diberhentikan yaitu Neni Herlina serta Suwitno selaku Ketua Paguyuban Pegawai Dikti. Keduanya pun disebut telah memahami kebijakan tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 16:40 WIB
12 April 2026, 18:27 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
13 Februari 2026, 21:34 WIB
30 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan
22 Mei 2026, 11:00 WIB
PEVS 2026 bakal diselenggarakan di JIExpo Kemayoran untuk menampilkan berbagai inovasi pada kendaraan listrik
22 Mei 2026, 09:00 WIB
BYD memperkenalkan berbagai inovasi yang mereka bawa ke Indonesia melalui acara Tech Culture Fest 2026
22 Mei 2026, 07:00 WIB
Motor listrik VinFast sudah bisa dipesan oleh konsumen di Indonesia, tersedia dengan opsi sewa baterai
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal di lima lokasi berbeda mulai pukul 08.00 WIB
22 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang hadirkan untuk memudahkan mengurus dokumen berkendara
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 Mei 2026 kembali beroperasi untuk bisa memecah kebuntuan lalu lintas
21 Mei 2026, 19:21 WIB
Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater