BYD M6 EV Rakitan Lokal Debut di GIIAS 2026, Simak Harganya
30 Juli 2026, 07:00 WIB
BYD Seal jadi koleksi kendaraan Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang sempat didemo pegawainya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) menjadi sorotoran setelah didemo oleh pegawainya sendiri (20/01). Aksi dilakukan setelah dirinya disebut telah memecat karyawan tanpa melalui prosedur.
Masyarakat makin ingin mengenal dirinya termasuk kendaraan yang terdaftar sebagai miliknya. Catatan tersebut pun cukup mudah terlihat karena semua sudah disampaikan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dalam laporan di 2024, dirinya tercatat memiliki total harta senilai Rp 46,05 miliar. Dari jumlah itu, alat transportasi dan mesin mempunyai nilai sebesar Rp 1,4 miliar terbagi pada empat kendaraan.
Pertama adalah BMW X3 2016 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 400 juta.
Berikutnya adalah Toyota Kijang Innova lansiran 2020. Dalam laporan disampaikan nilai dari mobil adalah Rp 200 juta.
Lalu koleksi kendaraan selanjutnya adalah Ford Escape 2.3L limitede lansiran 2011. Harga mobil tersebut ditaksir 100 juta.
Paling menarik adalah adanya BYD Seal lansiran 2024 senilai Rp 700 juta di dalam LHKPN yang didapatkan dari hasil sendiri.
Satryo Soemantri Brodjonegoro juga memiliki tujuh aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp 33,65 miliar. Lokasinya tersebar di Jakarta hingga Bali dengan nilai cukup beragam.
Ia juga memiliki aset berupa surat berharga senilai Rp 11 miliar.
Perlu diketahui bahwa Satryo Soemantri Brodjonegoro sempat didemo oleh pegawainya karena disebut telah memberhentikan pegawai kementerian bernama Neni Herlina dari jabatannya sebagai penanggung jawab rumah tangga.
Namun ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Dirinya hanya melakukan mutasi serta rotasi yang merupakan hal biasa di suatu instansi atau kementerian.
"Tadi sudah saya sampaikan kepada yang bersangkutan bahwa kementerian tidak pernah memecat siapa-siapa. Kementerian mengadakan mutasi atau rotasi, benar-benar hal umum dikerjakan oleh sebuah institusi, lembaga dari pemerintah maupun non-pemerintah," ungkap Satryo.
Ia pun menjelaskan telah berdiskusi dengan pegawai Kemdiktisaintek yang diberhentikan yaitu Neni Herlina serta Suwitno selaku Ketua Paguyuban Pegawai Dikti. Keduanya pun disebut telah memahami kebijakan tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Juli 2026, 07:00 WIB
02 Juni 2026, 07:00 WIB
14 April 2026, 16:40 WIB
12 April 2026, 18:27 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen