Menakar Peluang BYD Seal PHEV Hadir di Indonesia Tahun Ini
02 Juni 2026, 07:00 WIB
BYD Seal jadi koleksi kendaraan Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang sempat didemo pegawainya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) menjadi sorotoran setelah didemo oleh pegawainya sendiri (20/01). Aksi dilakukan setelah dirinya disebut telah memecat karyawan tanpa melalui prosedur.
Masyarakat makin ingin mengenal dirinya termasuk kendaraan yang terdaftar sebagai miliknya. Catatan tersebut pun cukup mudah terlihat karena semua sudah disampaikan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dalam laporan di 2024, dirinya tercatat memiliki total harta senilai Rp 46,05 miliar. Dari jumlah itu, alat transportasi dan mesin mempunyai nilai sebesar Rp 1,4 miliar terbagi pada empat kendaraan.
Pertama adalah BMW X3 2016 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 400 juta.
Berikutnya adalah Toyota Kijang Innova lansiran 2020. Dalam laporan disampaikan nilai dari mobil adalah Rp 200 juta.
Lalu koleksi kendaraan selanjutnya adalah Ford Escape 2.3L limitede lansiran 2011. Harga mobil tersebut ditaksir 100 juta.
Paling menarik adalah adanya BYD Seal lansiran 2024 senilai Rp 700 juta di dalam LHKPN yang didapatkan dari hasil sendiri.
Satryo Soemantri Brodjonegoro juga memiliki tujuh aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp 33,65 miliar. Lokasinya tersebar di Jakarta hingga Bali dengan nilai cukup beragam.
Ia juga memiliki aset berupa surat berharga senilai Rp 11 miliar.
Perlu diketahui bahwa Satryo Soemantri Brodjonegoro sempat didemo oleh pegawainya karena disebut telah memberhentikan pegawai kementerian bernama Neni Herlina dari jabatannya sebagai penanggung jawab rumah tangga.
Namun ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Dirinya hanya melakukan mutasi serta rotasi yang merupakan hal biasa di suatu instansi atau kementerian.
"Tadi sudah saya sampaikan kepada yang bersangkutan bahwa kementerian tidak pernah memecat siapa-siapa. Kementerian mengadakan mutasi atau rotasi, benar-benar hal umum dikerjakan oleh sebuah institusi, lembaga dari pemerintah maupun non-pemerintah," ungkap Satryo.
Ia pun menjelaskan telah berdiskusi dengan pegawai Kemdiktisaintek yang diberhentikan yaitu Neni Herlina serta Suwitno selaku Ketua Paguyuban Pegawai Dikti. Keduanya pun disebut telah memahami kebijakan tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Juni 2026, 07:00 WIB
14 April 2026, 16:40 WIB
12 April 2026, 18:27 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
13 Februari 2026, 21:34 WIB
Terkini
05 Juli 2026, 07:28 WIB
Tingkat Komponen Dalam Negeri mobil listrik Xpeng X9 dan G6 teranyar bakal di atas 40 persen di masa mendatang
04 Juli 2026, 21:00 WIB
AHM memberikan sejumlah penyegaran pada Honda Monkey, meliputi sejumlah opsi kelir dan motif jok baru
04 Juli 2026, 19:15 WIB
Pertumbuhan penjualan Daihatsu kembali terlihat di Juni 2026, kendaraan komersial jadi kontributor utama
04 Juli 2026, 09:00 WIB
IMI Awards 2025 memberikan apresiasi kepada Andre Mulyadi yang konsisten dalam dunia modifikasi Indonesia
04 Juli 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tim belum memberikan pengumuman mengenai susunan pembalap yang akan mereka usung di MotoGP 2027
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha
03 Juli 2026, 17:00 WIB
Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.