Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Kurang dari satu tahun BYD sudah kuasai 36 persen penjualan mobil listrik di Indonesia yang tengah berkembang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski belum setahun penuh hadir di Indonesia, BYD telah berhasil mendapat respon psotif di Indonesia. Hal ini terlihat dari tingginya angka penjualan kendaraan khususnya di segmen kendaraan listrik.
Berdasarkan data Gaikindo terlihat bahwa wholesales BYD adalah sebesar 15.429 unit sementara retailsales sebesar 13.964 unit. Dengan ini pabrikan pun berhasil duduk di posisi 11 pabrikan terlaris di Tanah Air.
“Walau tidak penuh satu tahun BYD telah menjadi pabrikan penting di Indonesia khususnya di segmen mobil listrik. Kami telah menjual (wholesales) lebih dari 15.000 unit dan menguasai pangsa pasar sebesar 36 persen dari total pasar EV,” tegas Eagle Zhou, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.
Catatan tersebut tidak lepas dari beragam strategi yang sudah dilakukan pabrikan sepanjang 2024.
“Hal pertama kami lakukan adalah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan lokal untuk membangun jaringan kendaraan. Kami memiliki 35 diler yang tersebar di 20 kota dan akan terus bertambah di 2025,” tambahnya.
Sementara di 2025 mereka menegaskan bakal lebih agresif dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik di Tanah Air. Pasalnya pabrikan bakal meluncurkan beberapa produk baru yang dipercaya bakal diterima positif masyarakat.
Salah satunya adalah Denza D9 yang masuk ke segmen MPV mewah. Mobil ini dikabarkan bakal menggunakan baterai LFP BYD Battery berkapasitas 103 kWh dengan daya jelajah 520 km (FWD) dan 480 km (AWD) berdasarkan metode pengetesan WLTC.
Bicara soal performa, tipe FWD diklaim dapat menghasilkan tenaga 308,4 hp dan torsi 360 Nm. Sedangkan varian AWD lebih gahar di 482,7 hp dengan torsi 470 Nm sehingga memudahkan kendaraan untuk menaklukkan beragam kondisi jalan.
Estimasi harga BYD Denza D9 adalah Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,3 miliar. Pemesanan pun sudah bisa dilakukan melalui booking fee sebesar Rp 50 juta.
Namun unit baru akan dikirim dari negara asalnya kira-kira pada Februari 2025. Kemudian penyerahan barang kemungkinan dilakukan pada Maret hingga Mei 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif