BYD Kembangkan Pengisian Daya EV, Lebih Cepat dari Supercharger Tesla
26 Desember 2025, 13:00 WIB
Kurang dari satu tahun BYD sudah kuasai 36 persen penjualan mobil listrik di Indonesia yang tengah berkembang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski belum setahun penuh hadir di Indonesia, BYD telah berhasil mendapat respon psotif di Indonesia. Hal ini terlihat dari tingginya angka penjualan kendaraan khususnya di segmen kendaraan listrik.
Berdasarkan data Gaikindo terlihat bahwa wholesales BYD adalah sebesar 15.429 unit sementara retailsales sebesar 13.964 unit. Dengan ini pabrikan pun berhasil duduk di posisi 11 pabrikan terlaris di Tanah Air.
“Walau tidak penuh satu tahun BYD telah menjadi pabrikan penting di Indonesia khususnya di segmen mobil listrik. Kami telah menjual (wholesales) lebih dari 15.000 unit dan menguasai pangsa pasar sebesar 36 persen dari total pasar EV,” tegas Eagle Zhou, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.
Catatan tersebut tidak lepas dari beragam strategi yang sudah dilakukan pabrikan sepanjang 2024.
“Hal pertama kami lakukan adalah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan lokal untuk membangun jaringan kendaraan. Kami memiliki 35 diler yang tersebar di 20 kota dan akan terus bertambah di 2025,” tambahnya.
Sementara di 2025 mereka menegaskan bakal lebih agresif dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik di Tanah Air. Pasalnya pabrikan bakal meluncurkan beberapa produk baru yang dipercaya bakal diterima positif masyarakat.
Salah satunya adalah Denza D9 yang masuk ke segmen MPV mewah. Mobil ini dikabarkan bakal menggunakan baterai LFP BYD Battery berkapasitas 103 kWh dengan daya jelajah 520 km (FWD) dan 480 km (AWD) berdasarkan metode pengetesan WLTC.
Bicara soal performa, tipe FWD diklaim dapat menghasilkan tenaga 308,4 hp dan torsi 360 Nm. Sedangkan varian AWD lebih gahar di 482,7 hp dengan torsi 470 Nm sehingga memudahkan kendaraan untuk menaklukkan beragam kondisi jalan.
Estimasi harga BYD Denza D9 adalah Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,3 miliar. Pemesanan pun sudah bisa dilakukan melalui booking fee sebesar Rp 50 juta.
Namun unit baru akan dikirim dari negara asalnya kira-kira pada Februari 2025. Kemudian penyerahan barang kemungkinan dilakukan pada Maret hingga Mei 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
24 Desember 2025, 12:00 WIB
23 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
26 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD jawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pengisian daya super cepat saat melakukan perjalanan jarak jauh
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Yamaha membeli motor baru menjadi opsi lebih ramah di kantong saat kondisi ekonomi sedang sulit
26 Desember 2025, 09:00 WIB
perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan
26 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah telah membatasi fungsi bahu jalan tol dan masyarakat diharapkan mematuhinya untuk kelancaran lalu lintas
26 Desember 2025, 06:00 WIB
Ada beberapa syarat maupun biaya yang diperhatikan sebelum mendatangi lokasi SIM keliling Bandung hari ini
26 Desember 2025, 06:00 WIB
Sebelum libur tahun baru, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia di sejumlah lokasi sekitar Ibu Kota
25 Desember 2025, 15:00 WIB
Cicilan paling murah all new Honda Vario Street 125 di Jakarta pada Desember 2025 adalah Rp 429 ribuan
25 Desember 2025, 13:00 WIB
Pembangunan jalur Puncak II akan dilanjutkan tahun depan dengan estimasi biaya mencapai Rp 4,7 triliun