Koleksi Kendaraan AKBP Benny Alamsyah, Penggugat Kapolri dan Kapolda

AKBP Benny Alamsyah yang menggugat Kapolri dan Kapolda ternyata hanya memiliki dua kendaraan bermotor

Koleksi Kendaraan AKBP Benny Alamsyah, Penggugat Kapolri dan Kapolda
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 24 Desember 2021 | 15:00 WIB

TRENOTO – Nama AKBP Benny Alamsyah, mantan Kapolsek Metro Kebayoran Baru kembali mencuat belakangan ini. Pasalnya ia menggugat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Irjen Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya karena telah memberhentikan dirinya secara tidak hormat.

AKBP Benny Alamsyah yang ketika itu menjabat Kapolsek Metro Kebayoran Baru diketahui memiliki dan menyalahgunakan narkoba jenis sabu. Akibatnya Ia pun langsung ditahan dan dicopot dari jabatannya.

Awal 2020 Ia mulai menjalani sidang sebagai terdakwa penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dari hasil sidang pun diputuskan bahwa Benny bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Photo : OLX Autos

Tak hanya itu, ia pun harus menjalani sidang kode etik Kepolisian. Pada sidang tersebut diputuskan bahwa Benny direkomendasikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari institusi yang menaunginya yaitu Kepolisian Republik Indonesia.

Merasa tidak terima, kini Ia pun melayangkan gugatan kepada Kapolri dan Kapolda yang telah menghentikan karir Kepolisiannya. Gugatan dilayangkan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan nomor 286/G/2021/PTUN.JKT.

Dalam gugatan tersebut Ia minta dikembalikan ke Kepolisian. Selain itu, Ia juga meminta Kepolisian merehabilitasi nama baik atau memulihkan harkat dan martabat dirinya sebagai seorang anggota. Namun tentunya permintaan tersebut tidak bisa didapatkan dengan mudah karena harus melalui persidangan.

Sebelum kasus tersebut terjadi, Benny telah menyerahkan laporan harta kekayaannya. Dalam laporan kekayaan tersebut, disebutkan bahwa Ia memiliki harga senilai Rp704 juta dengan dua kendaraan bermotor

Photo : OLX Autos

Kendaraan bermotor tersebut Toyota Kijang Innova 2015 yang diklaim hasil sendiri dan dinilai memiliki harga sebesar Rp80 juta. Angka tersebut sebenarnya jauh lebih rendah bila dibandingkan seharusnya.

Berdasarkan situs jual beli mobil bekas, Toyota Kijang Innova 2015 masih dijual dengan harga mulai dari Rp132 juta hingga Rp247 juta. Namun penentuan harga memang sangat tergantung dari kondisi kendaraan.

Kendaraan kedua yang Ia miliki adalah sepeda motor Yamaha Vixion 2013 dengan nilai Rp15 juta. Bila melihat situs jual beli, motor tersebut dijual mulai dari Rp7.2 juta hingga Rp19 juta tergantung kondisi kendaraan.


Terkini

mobil
BYD Mako PHEV

Wujud Pikap Double Cabin BYD Mako PHEV yang Debut Hari Ini

BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu

otosport
MotoGP Aragon 2026

Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026: Tekad Martin Jadi Jawara

Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk